Detik-Detik Invasi AS Ke Iraq (8): Korupsi PBB di Iraq & Kebencian Chalabi Terhadap Iran.
Mereka merupakan suku Arab Ty dan memang sudah turun-temurun berkecimpung dalam dunia politik. Tahun 1930, ayahnya memenangkan pemilu dan menjadi perdana menteri. Saudara-saudaranya yang lain mendapat banyak posisi strategis dalam sejarah politik Iraq. Ia bisa dibilang terlibat penuh dalam upaya penggulingan Saddam Hussein.
Chalabi sangat mengagumi dan mencintai Iraq. Ia sangat menginginkan revolusi di Iraq namun Iraq menjadi ladang pembantaian oleh tentara AS pun bukan opsi yang ia inginkan. "Saddam adalah konspirator besar. Ia menyuap semua pejabat pemerintah dan militer Iraq untuk menguasai Iraq." tutur Chalabi. Ketika ia memasuki Partai Kurdi, ia tahu bahwa partai ini tidak akan bisa melakukan apa-apa. Saddam memosisikan dirinya sendiri dalam tiga hal: teror, dukungan luar negeri, dan uang. Chalabi mengetahui benar hal ini karena ia bekerja pula untuk Saddam.
Apa yang diinginkan oleh Chalabi setelah berhasil menggulingkan Saddam? "Saya tidak pernah ingin menjadi presiden Iraq, ataupun perdana menteri. Bagi saya, cukup menjadi seorang ilmuwan. Tujuan saya dalam perubahan di Iraq adalah membantu rakyat Iraq." ujarnya. Ketika Iraq berubah menjadi buram karena ulah AS yang menginginkan kependudukan, Chalabi menjadi orang yang paling menderita. Apalagi ketika Iraq berkubang dalam korupsi, baik di kalangan para pejabat Iraq sendiri ataupun AS.
Setelah AS, Chalabi sangat membenci PBB. Menurut Chalabi, PBB telah juga menyebabkan neraka di Iraq. Berbicara masalah PBB, Chalabi pasti akan menyebutkan Kofi Anan. Sekjen PBB itu juga ikut terlibat dalam aksi penyuapan dan korupsi yang banyak terjadi oleh Saddam.
Saat ini Chalabi menjadi seorang pengusaha. Ia menjual perangkat lunak komputer dan mendirikan sebuah perusahan yang bergerak di bidang teknologi. "Bagi saya, uang hanya sekadar memenuhi kebutuhan mendasar hidup."
Ada satu hal yang paling ia inginkan dalam hidupnya sekarang ini. Yaitu bertemu dengan George Bush. Jika ia bertemu dengan mantan presiden AS itu, ia akan mengatakan, "Terima kasih untuk menggulingkan Saddam, namun saya murka dengan apa yang Anda lakukan setelahnya di Iraq." Menurut Chalabi, jelas AS harus bertanggung jawab. "Bush adalah orang dengan sedikit keahlian dan sedikit pula pengetahuannya." ujarnya menggambarkan Bush.
Setelah PBB, Chalabi juga membenci Iran. Iran mendapatkan keuntungan yang banyak dari jatuhnya Saddam. "Saya yakin, Saddam tidak akan pernah bisa dikalahkan oleh AS jika AS tidak bekerja sama dengan Iran." (habis)
(sa/ahyt)
Lainnya (Arsip)
- Shalat Subuh Terakhir di Situ Gintung
Senin, 06/04/2009 18:38 WIB - Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (7) : Neokonservatif Yahudi Dalang Perang Iraq
Jumat, 03/04/2009 17:42 WIB - Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (6) : Kecerobohan dan Kegagalan CIA
Rabu, 01/04/2009 18:04 WIB - Detik-Detik Invasi AS ke Iraq (5) : Kebangkitan Kaum Syi'ah
Senin, 30/03/2009 08:29 WIB - Berkaca Pada Politik Islam di Turki (Tamat)
Jumat, 27/03/2009 08:21 WIB
Laporan Khusus
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




