BAZNAS Dukung Program 1.000 Dai DDII Anti Liberalisme

Jumat, 20/06/2008 22:15 WIB | Arsip | Cetak

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mendukung program kaderisasi 1.000 Ulama yang diluncurkan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) untuk periode 2008-2018.

Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia Syuhada Bahari menyatakan, kegiatan ini dilatarbelakangi kebutuhan terhadap dai yang meningkat di Indonesia, seiring semakin meluasnya paham sekuler dan liberal di kalangan umat Islam, bahkan di kalangan ulama Islam.

Melalui program ini, Ia mengatakan, tahun ini Dewan Dakwah akan memberi beasiswa kepada 46 aktivis dakwah untuk mengambil studi S-2 di bidang pemikiran Islam di universitas Muhammadiyah Surakarta dan Universitas Ibnu Khaldun Bogor. Selain itu, Dewan Dakwah juga telah mengirimkan 5 orang mahasiswa S-3 untuk mengambil program doktor di bidang Pendidikan Islam di UIKA Bogor.

"Diharapkan pada tahun 2018 melalui program ini dapat tercetak 400 ulama yang berkiprah di masyarakat, 400 master dan 200 doktor di bidang tafsir, syariah, Hadist, pendidikan Islam, Sejarah Islam dan beberapa studi Islam lainnya. Program sepuluh tahun ini, diperkirakan akan membutuhkan biaya total sekitar 26 miliar rupiah, " jelasnya dalam acara Focus Group Discussion (FGD) antara BAZNAS dengan berbagai Unit Pengelola Zakat, di Kantor BAZNAS Kebon Sirih, Jakarta.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Dewan Dakwah Adian Husaini mengatakan, program ini bertujuan mencetak 1.000 ulama yang memiliki kriteria penguasaan ulumuddin yang baik, menguasai bahasa Arab dan Inggris, seta mampu menjawab tantangan kontemporer dengan tepat, berjiwa jihad yang tinggi, memiliki kemampuan leadership dan komuniasi secara lisan dan tulisan dengan baik.

Koordinator partnership program BAZNAS M Shaleh menyatakan, program ini merupakan bagian dari program Indonesia Dakwah untuk mendukung program dakwah di Indonesia. "Melalui program ini BAZNAS berharap dapat membantu menyalurkan dana zakat dan infaq yang terkumpul untuk mendukung program ini, " pungkasnya.(novel)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang