Din : Perlu Gerakan Baru untuk Cegah Kerusakan Dunia

Mengatasi kerusakan dunia dewasa ini yang cukup serius diperlukan gerakan baru dari bangsa-bangsa cinta damai dan keadilan untuk bersatu dan bekerjasama melakukan langkah-langkah nyata. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Dr. Din Syamsuddin dalam pidatonya pada konferensi Russia-Dunia Islam yang berlangsung di Jeddah, 27 sampai 29 Oktober lalu.

Konferensi adalah Forum ke-4 Aliansi Strategis Russia-Dunia Islam, diikuti 300 tokoh dari berbagai negara Islam dan Russia.

Din Syamsuddin sebagai wakil Indonesia dalam Aliansi menjelaskan bahwa kerusakan dunia bersifat akumulatif dan multidimensional serta melanda berbagai aspek peradaban, baik ekonomi/keuangan, politik, budaya maupun lingkungan hidup, dll.

Kerusakan ini, lanjutnya, berpangkal pada sistem dunia yang sekuler dan mengabaikan agama. Begitu pula, penerapannya bersifat liberal seperti pada ekonomi liberal, demokrasi liberal, dan budaya liberal.

"Kerusakan menjadi lebih serius dengan adanya adikuasa dunia yang mengepak sayap hegemoninya atas negara-negara lain," ujarnya.

Oleh karena itu, Din menambahkan, diperlukan gerakan dunia baru sebagai alternatif terhadap kecenderungan merusak tadi, karena kalau tidak peradaban dunia akan meluncur ke arah kerusakan.

"Gerakan Dunia Baru perlu membawa paradigma baru yang menekankan nilai-nilai keadilan, kesejahteraan, kedamaian dan keadaban," katanya.

Ia menyatakan, paradigma baru perlu perlu bertumpu pada prinsip Jalan Tengah, yaitu prinsip yang tidak terjebak pada dua ekstrimitas, radikal dan liberal. Prinsip Jalan Tengah yang berasal dari agama-agama dapat menjadi solusi dan alternatif terhadap Sistem Dunia yang rusak selama ini.

Dalam kaitan itu, Aliansi Strategis Russia-Dunia Islam dapat menjadi kekuatan dunia baru yang mendorong munculnya Gerakan Dunia Baru, tentu tanpa meninggalkan dan bahkan perlu mengajak pihak-pihak lain, seperti Asia Timur yang akan menjadi kawasan pertumbuhan masa depan.

Khusus tentang Indonesia, Din menambahkan, sebagai negara besar dan kaya dengan sumber daya alam dapat dan harus memainkan peran determinan dalam arus baru dunia ini.

Untuk itu perlu konsolidasi nasional, baik penggalangan potensi antar kelompok, peningkatan kualitas SDM, pendayagunaan SDA untuk kepentingan rakyat, dan penyelesaian masalah-masalah domestik secara kekeluargaan dan berkeadilan.(nove/mds)

Senin, 03/11/2008 16:06 WIB | email | print | share
 
 
 
Islamic Banking

Dengan Perbankan Syariah Transaksi Bisnis Dijamin Halal

Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.

Adiwarman: Pertumbuhan Bank Syariah Akan Cepat pada 2010

Pengamat dan konsultan bisnis syariah terkemuka Indonesia, Adiwarman Karim, berani memproyeksi angka Rp101,1 triliun total aset perbankan syariah di 2010. Perhitungan itu hasil dari pertimbangan modal dan data historis pertumbuhan bank-bank syariah baru di 2010.

Kesejahteraan, Tujuan dari Perbankan Syariah

Ibarat rumah, perbankan syariah memiliki pondasi, pilar dan atap. Pondasi inilah yang menjadi dasar pembangunan bank syariah. Pembangunan pondasi harus kuat karena pondasi yang rapuh akan membuat bangunan perbankan syariah ikut rapuh.

Pendidikan dan Perbankan Syariah

Pendidikan, mencakup pengajaran, pembentukan moral, penelitian dan pengembangan, serta segala makna yang mungkin dikandung kata pendidikan, adalah isu yang sangat perlu diperhatikan di sektor perbankan syariah. Tidak bisa dipungkiri, teori dan praktek perbankan syariah saat ini banyak berangkat dari teori dan praktek perbankan konvensional.

Sekali Mendayung, Dua Manfaat di Dapat

Karena ingin mengajukan pinjaman untuk membeli kendaraan, akhirnya aku mendatangi bank-bank yang dekat dengan rumahku. Kebetulan di ruko dekat rumahku cukup lengkap banknya mulai dari yang konvensional sampai yang syariah.

 
 
 
 
 
Education Corner

Jika Terdesak Doraemon Baru Muncul

Bill menuai sukses di bisnisnya saat menjual program DOS kepada IBM. Ajaibnya saat Bill menawarkan program DOS ke IBM, BIll bersama rekannya, Paul dan Steve sama sekali belum memiliki program itu dan lebih gilanya lagi..

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Akirman: ACT di Sini Nomor One

KANGEN sekali saya dengan suasana seperti ini. Rendy, Putri, Shalma Alexa, Ahad Rifaldo dan teman-teman sebayanya tampak duduk lesehan dengan tertib di lantai mushalla. Wajah mereka terlihat ceria.

 
 
 
 
Berita Nasional
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login