<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Eramuslim &#187; Berita Nasional</title>
	<atom:link href="http://www.eramuslim.com/berita/nasional/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.eramuslim.com</link>
	<description>Media Islam Rujukan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 24 May 2013 11:37:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id-ID</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>PKS Berwacana Untuk Keluar Dari Setgab Koalisi</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pks-berwacana-untuk-keluar-dari-setgab-koalisi.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pks-berwacana-untuk-keluar-dari-setgab-koalisi.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 May 2013 07:09:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=55313</guid>
		<description><![CDATA[Menyusul kasus hukum mantan presidennya, PKS kembali berwacana untuk keluar dari Setgab Koalisi. Tapi menurut Ketua DPP PKS Mahfudz Sidik, bukan kasus Luthfi Hasan Ishaaq yang membuat sebagian politisi partainya merasa tidak nyaman lagi berkoalisi mendukung pemerintahan SBY-Boediono. Lantas apa alasannya? &#8220;Bukan nyaman atau tidak nyaman (dalam koalisi -red), tapi memang ada kebijakan-kebijakan yang pemerintah [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/pks.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-54611" alt="pks" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/pks.jpeg" width="292" height="173" /></a>Menyusul kasus hukum mantan presidennya, PKS kembali berwacana untuk keluar dari Setgab Koalisi. Tapi menurut Ketua DPP PKS Mahfudz Sidik, bukan kasus Luthfi Hasan Ishaaq yang membuat sebagian politisi partainya merasa tidak nyaman lagi berkoalisi mendukung pemerintahan SBY-Boediono.</p>
<p>Lantas apa alasannya?</p>
<p>&#8220;Bukan nyaman atau tidak nyaman (dalam koalisi -red), tapi memang ada kebijakan-kebijakan yang pemerintah ingin mengambil keuntungan sendiri,&#8221; jawab Mahfudz di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/5/2013).</p>
<p>Politisi senior PKS ini tidak merinci lebih kebijakan apa dari pemerintahan SBY-Boediono yang tergolong &#8216;mengambil keuntungan sendiri&#8217; itu. Tapi dia memastikan sejauh ini di internal PKS belum ada pembicaraan serius yang menjurus kepada pengambilan keputusan untuk menarik keanggotaannya dari Setgab Koalisi.</p>
<p>&#8220;Sampai hari ini belum ada pembicaraan keluar (dari koalisi -red). Tetapi itu bisa terjadi kapan saja,&#8221; tegas Ketua Komisi I ini.</p>
<p>Soal dorongan dari para pendiri partai agar PKS dibubarkan saja, Mahfudz menganggap itu hanya sebagai komentar yang biasa saja. Jika ada kader yang merasa sudah tidak nyaman dengan PKS, maka Mahfudz mempersilahkan hengkang ke parpol lain.</p>
<p>&#8220;Saya sarankan, kalau tidak nyaman di PKS, pindah, cari partai lain yang satu pikiran,&#8221; pungkasnya. (KH/Detik/Dz)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pks-berwacana-untuk-keluar-dari-setgab-koalisi.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tifatul : PKS Tidak Berniat Melawan KPK</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tifatul-pks-tidak-berniat-melawan-kpk.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tifatul-pks-tidak-berniat-melawan-kpk.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 09:00:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=55268</guid>
		<description><![CDATA[Masuknya dua Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil dan Fahri ke Komisi III ditengarai sarat muatan politis. Diduga, kepindahan mereka ke komisi yang membidangi hukum dan keamanan itu bertujuan untuk mengatasi hiruk pikuk  kasus suap impor daging Sapi. Terlebih beberapa waktu lalu, Fahri Hamzah sempat bersitegang dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang juga [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/tifatul.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-55269" alt="tifatul" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/tifatul.jpeg" width="194" height="259" /></a>Masuknya dua Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasir Djamil dan Fahri ke Komisi III ditengarai sarat muatan politis. Diduga, kepindahan mereka ke komisi yang membidangi hukum dan keamanan itu bertujuan untuk mengatasi hiruk pikuk  kasus suap impor daging Sapi.</p>
<p>Terlebih beberapa waktu lalu, Fahri Hamzah sempat bersitegang dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang juga mitra kerja Komisi III, terkait tindak lanjut penanganan kasus tersebut.</p>
<p>Namun, hal itu dibantah anggota Majelis Syuro PKS, Tifatul Sembiring. Dia menegaskan kepindahan Fahri dan Nasir ke Komisi III bukan bertujuan untuk melawan KPK.</p>
<p>&#8220;Saya pikir rotasi ini bukan untuk melawan KPK,&#8221; kata Tifatul usai menggelar rapat dengan Komisi I di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/5/2013).</p>
<p>Sementara itu terkait kasus hukum mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Menteri Komunikasi dan Informatika itu enggan untuk berkomentar. &#8220;PKS tidak ada niat untuk melawan dan kita serahkan ke penegak hukum,&#8221; katanya. (Okz/HK)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tifatul-pks-tidak-berniat-melawan-kpk.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tujuan Akhir Syiah adalah Mendirikan Hukum Syi&#8217;ah di Indonesia</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tujuan-akhir-syiah-adalah-mendirikan-hukum-syiah-di-indonesia.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tujuan-akhir-syiah-adalah-mendirikan-hukum-syiah-di-indonesia.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 May 2013 08:08:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=55262</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lebih dari tiga puluh tahun syi’ah menyebarkan paham sesatnya kepada kaum muslimin Indonesia yang mayoritas sunni. Pada tahun 1980 Syi’ah Rafidhah datang ke Indonesia pasca suksesnya revolusi Iran yang menumbangkan rezim Reza Pahlevi dukungan Amerika Serikat di tahun 1979. Ketika itu memang Iran berkeinginan mengekspor apa yang mereka sebut Revolusi Islam Iran ke negeri-negeri [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/khumaini.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-55263" alt="khumaini" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/khumaini.jpg" width="826" height="826" /></a>Sudah lebih dari tiga puluh tahun syi’ah menyebarkan paham sesatnya kepada kaum muslimin Indonesia yang mayoritas sunni. Pada tahun 1980 Syi’ah Rafidhah datang ke Indonesia pasca suksesnya revolusi Iran yang menumbangkan rezim Reza Pahlevi dukungan Amerika Serikat di tahun 1979. Ketika itu memang Iran berkeinginan mengekspor apa yang mereka sebut Revolusi Islam Iran ke negeri-negeri muslim.</p>
<p>Meski berbeda sangat jauh dalam perkara-perkara pokok dalam agama Islam, Syi’ah tidak menyebut dirinya sebagai agama Syi’ah, tapi melabelkan dan menyandarkan pada Islam. Kata mereka Syi’ah itu adalah Islam, hanya beda madzhab saja. Kalau kita mengenal Al aimmatul madzahib itu ada 4 yakni Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal. Maka orang Syiah (syi’i) mengatakan kepada orang Ahlussunnah (sunni ) bahwa madzhab yang kelima adalah Syi’ah dengan imamnya adalah Ja’far Ash-Shodiq. Pengaburan semacam inilah yang nampaknya tidak disadari muslim sunni di tanah air.</p>
<p>Pengaburan juga dilakukan di dunia maya. Kamuflase<a href="http://www.arrahmah.com/kajian-islam/islamtimes.org" rel="content"><em> islamtimes.org</em></a> dan <a href="http://www.arrahmah.com/kajian-islam/kabarislam.wordpress.com" target="_blank" rel="content"><em>kabarislam.wordpress.com</em></a> menjadi contoh bagian yang sangat nyata atas dukungan mereka terhadap Syi’ah. Muslim sunni harus berhati-hati terhadap situs-situs yang menyuarakan persatuan Sunnah-Syi’ah, penyebutan bahwa perang di Syiria sebagai perang antar sekte dalam umat Islam, memberikan kesan buruk dan benci terhadap Wahabi. Sudah pasti adanya, itu adalah situs Syi’ah tulen. Pengaburan yang menyesatkan. Mereka juga seringkali bersembunyi di balik ketiak beberapa orang tokoh muslim sunni tradisionalis negeri ini, – orangnya itu-itu juga – untuk mencari dukungan.</p>
<p>Para ulama Ahlussunnah sudah menegaskan dengan sangat, bahwa tidak akan mungkin bersatu Sunnah dan Syi’ah layaknya tidak akan bercampur air dan minyak. Perbedaan Sunnah dan Syi’ah dalam perkara-perkara pokok dalam agama Islam (ushul) dan juga dalam yang cabang (furu’) sangat jauh sekali. Sudah seharusnya Syi’ah tidak disebut sebagai firqoh dalam Islam. Karena itu melabelkan agama Syi’ah pada keyakinan yang mereka anut adalah keniscayaan.</p>
<p>Perang di Syiria adalah jihad fi sabilillah untuk kaum muslimin melawan Syi’ah . Sudah banyak fakta dan data mengenai hal itu dan dapat dilihat pada situs-situs muslim sunni.</p>
<p>Syi’ah berusaha menjauhkan kaum Muslimin dan memberikan kesan buruk terhadap sebuah ajaran yang mereka benci yaitu Wahabi. Kalimat ini sering diulang-ulang, tanpa ada penjelasan terperinci, siapa dan apa ajaran Wahabi itu. Sehingga setiap ajaran dakwah atau yang berlawanan dengan Syi’ah dijauhi oleh kaum Muslimin.</p>
<p>Padahal sebenarnya, lafadz Wahabi disematkan oleh musuh-musuh Islam kepada ajaran dakwah al-Imam Mujaddid Muhammad bin Abdul Wahab rahimahullâh. Lalu mereka memanfaatkannya untuk menjauhkan kaum Muslimin dari dakwah yang lurus. Saat ini tokoh Syi’ah Indonesia,Jalaluddin Rahmat mengklaim pengikut Syi’ah di Indonesia berjumlah 5 juta orang. Klaim sepihak ini dibantah oleh Ustadz Farid Ahmad Okbah, MA, ulama pemerhati Syi’ah bahwa “jumlah mereka tidak lebih dari 100 ribu orang”, katanya . Indikatornya dari perayaan-perayaan mereka seperti Asyuro, Idul Ghodir, dan majelis doa kumail.</p>
<p>Lebih jauh ustadz Farid mengungkapkan, “Tujuan mereka menyebarkan Syi’ah adalah untuk menegakkan hukum Syi’ah di Indonesia.” Meski jumlah mereka sekarang baru sebatas itu namun mereka terus membangun kekuatan melalui semua lini; pendidikan, politik, media masa dan lain-lain. “Karena itu mereka akan memperbanyak markaz-markaz Syi’ah, memperbanyak pengikut syi’ah, memperbanyak komunitas-komunitas Syi’ah sampai terbentuknya suatu kekuatan untuk meraih kekuasaan untuk memberlakukan hukum syi’ah di Indonesia.” Begitu urai Direktur Yayasan Pesantren Al Islam Bekasi.</p>
<p>Muslim sunni diharapkan lebih tanggap dan peduli terhadap penyebaran Syi’ah di Indonesia, dengan cara meningkatkan ilmu dan pemahaman Islam yang shahih. Karena dengan cara itu muslim tahu bahwa Syi’ah adalah sesat dan menyesatkan.</p>
<p>(Arrahmah/Eramuslim/KH)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tujuan-akhir-syiah-adalah-mendirikan-hukum-syiah-di-indonesia.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jawaban Anis Matta Mengenai  Tuntutan Pembubaran PKS</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/jawaban-anis-mengenai-tuntutan-pembubaran-pks.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/jawaban-anis-mengenai-tuntutan-pembubaran-pks.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 May 2013 09:14:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=55190</guid>
		<description><![CDATA[Sejumlah pendiri partai meminta PKS  segera dibubarkan. Presiden PKS Anis Matta pun angkat bicara. Anis memisahkan masalah hukum yang menjerat eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dengan PKS sebagai partai,  Sehingga wacana pembubaran partai dirasa tak relevan. &#8220;Jadi kita lebih bagus ikuti saja pengadilan karena toh belum selesai. Dari awal saya memisahkan antara masalah individu [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/pks.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-54611" alt="pks" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/pks.jpeg" width="292" height="173" /></a>Sejumlah pendiri partai meminta PKS  segera dibubarkan. Presiden PKS Anis Matta pun angkat bicara.</p>
<p>Anis memisahkan masalah hukum yang menjerat eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dengan PKS sebagai partai,  Sehingga wacana pembubaran partai dirasa tak relevan.</p>
<p>&#8220;Jadi kita lebih bagus ikuti saja pengadilan karena toh belum selesai. Dari awal saya memisahkan antara masalah individu dan partai,&#8221; kata Anis usai bertemu dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Jl Menteng Raya, Jakarta, Selasa (21/5/2013).</p>
<p>Anis menegaskan orang-orang yang bersuara keras di luar sudah tak lagi di PKS. Termasuk yang santer meminta pembubaran PKS yang terus mengemuka di banyak media.</p>
<p>&#8220;Saya tidak mendengar sendiri mereka berbicara soal itu. Tetapi umumnya mereka itu tidak lagi di PKS,&#8221; tegas Anis.</p>
<p>Anis Matta dan jajaran petinggi PKS baru saja bertamu ke Muhammadiyah. Mereka merangkul Muhammadiyah dalam forum legislasi. (Jktp/Dtk/KH)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/jawaban-anis-mengenai-tuntutan-pembubaran-pks.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PKS Bantah Cari Dana Dari Ketiga Menterinya</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pks-bantah-cari-dana-dari-ketiga-menterinya.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pks-bantah-cari-dana-dari-ketiga-menterinya.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 May 2013 07:26:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=55086</guid>
		<description><![CDATA[Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah tudingan pemanfaatan pembiayaan kampanye dari tiga kementerian. PKS dengan tegas membantah tiga kadernya yang menjadi menteri ditargetkan untuk mengumpulkan dana hinggga Rp 2 triliun bagi Pemilu 2014. &#8220;Mana mungkin Rp 2 triliun nyari dari kementerian, memang kementerian anggarannya berapa? Itu rekayasa-rekayasa aneh yang kami gak mengerti,&#8221; kata Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq, di Komplek [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/pks.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-54611" alt="pks" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/pks.jpeg" width="292" height="173" /></a>Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membantah tudingan pemanfaatan pembiayaan kampanye dari tiga kementerian.</p>
<p>PKS dengan tegas membantah tiga kadernya yang menjadi menteri ditargetkan untuk mengumpulkan dana hinggga Rp 2 triliun bagi Pemilu 2014.</p>
<p>&#8220;Mana mungkin Rp 2 triliun <em>nyari </em>dari kementerian, memang kementerian anggarannya berapa? Itu rekayasa-rekayasa aneh yang kami <em>gak </em>mengerti,&#8221; kata Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (20/5).</p>
<p>Tiga kader PKS duduk di pemerintahan dengan  menjadi anggota Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2. Mereka adalah Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri, Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring dan Menteri Pertanian Suswono.</p>
<p>Ketua Komisi I DPR itu memastikan, hingga saat ini DPP PKS belum membahas pendanaan kampanye untuk pemilu 2014. DPP dan Majelis Syuro baru menyiapkan langkah pemenangan dan merealisasikan target PKS menjadi tiga besar dalam pemilu legislatif nanti.</p>
<p>Pendanaan, anggaran, dan distibusi dana kampanye, menurut Mahfudz, belum dibahas sama sekali. Oleh karena itu, Mahfudz mengaku heran dengan isu yang menyebutkan PKS memanfaatkan tiga kementerian untuk menyediakan dana kampanye.</p>
<p>Apalagi opini itu bergulir seiring dengan kasus hukum yang dialami mantan presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaq di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (RoL/HK)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/pks-bantah-cari-dana-dari-ketiga-menterinya.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yusuf : Jika Ingin Bertahan, PKS Harus Dipimpin oleh Orang yang Berakhlak Mulia</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/yusuf-jika-ingin-bertahan-pks-harus-dipimpin-oleh-orang-yang-berakhlak-mulia.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/yusuf-jika-ingin-bertahan-pks-harus-dipimpin-oleh-orang-yang-berakhlak-mulia.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 May 2013 09:07:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=55047</guid>
		<description><![CDATA[Pendiri Partai Keadilan, cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi merestui jika Ketua Majelis Syuro dijabat Hidayat Nur Wahid. Dia menilai, PKS harus dipimpin orang-orang yang berakhlak mulia dan berintegritas jika masih ingin bertahan. Saat ini, Hidayat menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS. &#8220;Hidayat harus berani jadi Majelis Syura. Dan Al Muzammil Yusuf harus siap [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/yusuf-supendi.jpeg"><img class="alignleft size-full wp-image-54545" alt="yusuf-supendi" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/yusuf-supendi.jpeg" width="260" height="194" /></a>Pendiri Partai Keadilan, cikal bakal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yusuf Supendi merestui jika Ketua Majelis Syuro dijabat Hidayat Nur Wahid. Dia menilai, PKS harus dipimpin orang-orang yang berakhlak mulia dan berintegritas jika masih ingin bertahan.</p>
<p>Saat ini, Hidayat menjabat sebagai Ketua Fraksi PKS. &#8220;Hidayat harus berani jadi Majelis Syura. Dan Al Muzammil Yusuf harus siap menjadi ketua umumnya,&#8221; kata Yusuf.</p>
<p>Usulan itu dia lontarkan menyusul pemeriksaan Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin dan Ketua Umum PKS Anis Matta di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Status Hilmi dan Anis baru hanya sebagai saksi untuk kasus dugaan suap kuota impor daging sapi dalam pemeriksaan itu.</p>
<p>&#8220;Jika anggota Majelis Syuro PKS tetap pada pendiriannya, kehancuran PKS hanya menunggu waktu saja. Karena suap atau korupsi impor daging sapi telah menyita perhatian masyarakat,&#8221; kata dia.</p>
<p>Apalagi, kata dia, setelah kesaksian dua tersangka dalam kasus ini di Pengadilan Khusus Tindak Pidana Korupsi, Jumat 17 Mei lalu. Kedua tersangka itu adalah Ahmad Fathanah dan Luthfi Hasan Ishaaq, mantan Presiden PKS.</p>
<p>Dalam sejumlah rekaman sadapan antara Fathanah dan Luthfi terungkap bahwa LHI ikut mengurusi kuota impor daging. Padahal, Luhfi tercatat sebagai anggota Komisi I DPR yang sama sekali tidak mengurusi masalah tersebut. (Viva/KH)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/yusuf-jika-ingin-bertahan-pks-harus-dipimpin-oleh-orang-yang-berakhlak-mulia.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Suswono Akui Pernah Bertemu Fathanah</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/suswono-akui-pernah-bertemu-fathanah.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/suswono-akui-pernah-bertemu-fathanah.htm#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 May 2013 06:24:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=54885</guid>
		<description><![CDATA[Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengakui pernah bertemu dengan tersangka kasus suap kuota impor daging, Ahmad Fathanah. Ia mengatakan pernah dua kali kali bertemu dengan Fathanah. &#8220;Di Makassar waktu itu akhir 2012, lupa persisnya. Ada kampanye Pilkada Takalar. Beliau bersama Anis Matta. (Pertemuan) kedua di Medan,&#8221; kata Suswono saat menjadi saksi bagi dua terdakwa, Arya Abdi [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/suswono.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-54886" alt="suswono" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/suswono.jpeg" width="275" height="183" /></a>Menteri Pertanian (Mentan) Suswono mengakui pernah bertemu dengan tersangka kasus suap kuota impor daging, Ahmad Fathanah. Ia mengatakan pernah dua kali kali bertemu dengan Fathanah.</p>
<p>&#8220;Di Makassar waktu itu akhir 2012, lupa persisnya. Ada kampanye Pilkada Takalar. Beliau bersama Anis Matta. (Pertemuan) kedua di Medan,&#8221; kata Suswono saat menjadi saksi bagi dua terdakwa, Arya Abdi Effendy dan Juard Effendi, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Jumat (17/5).</p>
<p>Meski dua kali bertemu, Suswono menegaskan tidak mengenal sosok Fathanah. Ia hanya mengetahui nama Fathanah dengan sebutan Olong.</p>
<p>Menyoal pertemuan kedua dengan Fathanah, Suswono menceritakan keduanya berjumpa di Medan pada 11 Januari 2013. Ketika itu ada agenda Kementerian Pertanian dan safari dakwah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), tapi Suswono juga mempunyai kegiatan lainnya.</p>
<p>Suswono bertemu dengan pelaku usaha, Maria Elizabeth Liman, yang juga merupakan Direktur Utama PT Indoguna. Saat itu, Maria mengaku dari Asosiasi Pengimpor Daging. Pertemuan antara Suswono dan Maria itu difasilitasi oleh mantan presiden PKS, Luthfi Hasan Ishaaq.</p>
<p>Suswono bertemu Maria di Hotel Aryaduta, tempat di mana Luthfi menginap. Dalam pertemuan itu, hadir juga orang dekat Suswono, Soewarso dan Fathanah. Pertemuan itu membahas mengenai krisis daging sapi sesuai dengan data yang dibawa Maria.</p>
<p>Suswono membantah bahwa pertemuan tersebut untuk membahas permohonan penambahan kuota daging impor. &#8220;Saat itu saya aktif dengan Maria. Yang lain pasif. Fathanah juga,&#8221; kata dia.</p>
<p>Suswono tidak mengingat lagi pernah bertemu Fathanah. Ia juga mengaku tidak pernah berjumpa dengan Fathanah di lingkungan Kementerian Pertanian. Namun, Suswono kemudian kembali mengingat pernah bersama Fathanah ketika jaksa penuntut umum memperlihatkan foto yang diambil dari BlackBerry Messenger pada September 2012.</p>
<p>&#8220;Oh, saya ingat itu waktu sarapan di rumah walikota Makassar,&#8221; ujar Suswono.</p>
<p>Dalam foto itu diperlihatkan Suswono duduk di samping Fathanah. Keduanya terlihat tengah tersenyum. Suswono tidak mengingat apakah pertemuan itu terjadi setelah atau sebelum di Kabupaten Takalar. Namun, ia menegaskan sama sekali tidak ada pembicaraan mengenai kuota impor dengan Fathanah. (RoL/KH/PK)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/suswono-akui-pernah-bertemu-fathanah.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Muhammadiyah Tetap Menggunakan Metode Hisab untuk Tentukan Awal/Akhir Romadhon</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/muhammadiyah-tetap-menggunakan-metode-hisab.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/muhammadiyah-tetap-menggunakan-metode-hisab.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 02:27:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=54778</guid>
		<description><![CDATA[Muhammadiyah menggunakan metode hisab wujudul hilal untuk melihat wujud hilal atau anak bulan. Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Syamsul Anwar menjelaskan ada tiga parameter yang menentukan apakah sudah memasuki bulan baru atau belum. Pertama, telah terjadi ijtimak (konjungsi). Kedua, ijtimak itu terjadi sebelum matahari terbenam. Terakhir, saat matahari terbenam hilal di atas ufuk. Artinya, matahari lebih dulu tenggelam daripada bulan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/rukyathilal.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-54414" alt="rukyathilal" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/rukyathilal.jpeg" width="274" height="184" /></a>Muhammadiyah menggunakan metode <em>hisab wujudul hilal </em>untuk melihat wujud hilal atau anak bulan. Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah Syamsul Anwar menjelaskan ada tiga parameter yang menentukan apakah sudah memasuki bulan baru atau belum.</p>
<p>Pertama, telah terjadi<em> ijtimak</em> (konjungsi). Kedua,<em> ijtimak</em> itu terjadi sebelum matahari terbenam. Terakhir, saat matahari terbenam hilal di atas ufuk. Artinya, matahari lebih dulu tenggelam daripada bulan dan piringan bulan belum sepenuhnya terbenam. Yang dimaksud<em> ijtimak</em>adalah posisi bulan saat berada di tengah matahari dan bulan.</p>
<p>Kriteria ini adalah suatu kriteria yang sifatnya non penampakan. Karena itu tidak memerlukan observasi untuk mengujinya seperti halnya peristiwa ijtimak dan terbenamnya matahari tidak diobservasi. Kalau diragukan akurasi kriteria ini, maka ini bukan soal kriteria itu, tetapi  soal akurasi metode menghitung posisi bulan. Metode menghitung ini bisa terus diperbaiki.</p>
<p>Penghitungan hisab dilakukan pada hari ke 29 Parameter tersebut bersifat kumulatif, yaitu jika salah satu kriteria tidak terpenuhi, maka bulan baru akan terjadi lusa. Misalnya, pada hari ke 29 bulan Sya&#8217;ban kriteria hisab terlihat, maka malam itu dan keesokan harinya adalah bulan Ramadhan. Jika salah satu kriteria tidak terlihat, maka hari itu masih hari ke 30. Begitu juga dalam menentukan masuknya bulan Syawal.</p>
<p>Metode ini berbeda dengan Nahdlatul Ulama (NU) yang berpegang pada rukyat (mengintai posisi anak bulan secara langsung).  &#8220;Kita berjuang keras agar tercapai kompromi (dengan NU), tapi persoalannya bukan hanya kompromi. Persoalannya adalah umat Islam tidak mempunyai sistem waktu Islam sehingga Hari Raya tidak bisa dirayakan secara serentak,&#8221; ujar Syamsul .</p>
<p>Ia berpendapat rukyat berpedoman pada faktor alam. Faktor alam ini tidak ada yang sama di berbagai belahan dunia. Dia mencontohkan, saat bulan berjalan meninggi dari timur ke barat. Saat melintas di wilayah timur, bulan belum terlihat. Namun, terus ke barat bulan kemudian terlihat di Makkah. Hal inilah yang kerap menimbulkan perbedaan sebab bulan yang terlihat di Mekkah belum tentu terlihat juga di Indonesia.</p>
<p>Syamsul menambahkan, selama 1500 tahun peradaban Islam di muka bumi belum ada satu kalender bumi yang komprehensif dimana satu hari satu tanggal sehingga tidak ada perbedaan lagi di kalangan umat Muslim. Ia menyebut perlu adanya kontekstualisasi pemahaman hadits rukyat. &#8220;Saat Nabi memerintahkan dilakukan rukyat, Islam hanya ada di jazirah Arab. Belum ada di negara lain sehingga bulan yang terlihat di Makkah tidak menimbulkan problem di negara lain, &#8221; katanya.</p>
<p>Namun, sekarang konteks tersebut telah berubah. Islam ada di berbagai penjuru dunia. Bulan yang terlihat di Mekkah belum tentu terlihat di Hawai, misalnya. Persoalan fakta alam inilah, imbuh Syansul, yang belum sepenuhnya  dipahami masyarakat. Karena itu perlu ada edukasi bagi masyarakat mengenai fakta alam tersebut. (RoL/HK)</p>
<p>baca juga : <a title="Awal Puasa 2013 : Muslim Perancis, Turki, Bosnia Sepakat Awal Puasa 9 Juli 2013" href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/muslim-perancis-turki-bosnia-sepakat-awal-puasa-9-juli-2013.htm">Awal Puasa 2013 : Muslim Perancis, Turki, Bosnia Sepakat Awal Puasa 9 Juli 2013</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/muhammadiyah-tetap-menggunakan-metode-hisab.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>NU tetap Memilih Metoda Rukyat, Kalau Bersepakat Dengan Metoda Hisab harus Tinggi Hilal 2 Derajat</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/nu-tetap-memilih-metoda-rukyat-kalau-bersepakat-dengan-metoda-hisab-harus-tinggi-hilal-2-derajat.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/nu-tetap-memilih-metoda-rukyat-kalau-bersepakat-dengan-metoda-hisab-harus-tinggi-hilal-2-derajat.htm#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 May 2013 02:17:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=54776</guid>
		<description><![CDATA[Nahdlatul Ulama (NU) tetap memilih metode rukyat dalam menentukan bulan baru Islam atas dasar penafsiran  hadis Rasulullah mengenai rukyat. Nabi bersabda, &#8220;Berpuasalah kalian karena melihat (ru’yah) hilal, dan berbukalah karena melihat hilal. Maka jika ia tertutup awan bagimu, maka sempurnakanlah bilangan Sya’ban tiga puluh.” (HR Bukhori dan Muslim). Sekretaris Lajnah Falakiyah NU Nahari Muhlis mengatakan [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/awal-puasa.jpeg"><img class="aligncenter size-full wp-image-54379" alt="awal-puasa" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/awal-puasa.jpeg" width="318" height="159" /></a>Nahdlatul Ulama (NU) tetap memilih metode rukyat dalam menentukan bulan baru Islam atas dasar penafsiran  hadis Rasulullah mengenai rukyat. Nabi bersabda, &#8220;Berpuasalah kalian karena melihat (ru’yah) hilal, dan berbukalah karena melihat hilal. Maka jika ia tertutup awan bagimu, maka sempurnakanlah bilangan Sya’ban tiga puluh.” (HR Bukhori dan Muslim).</p>
<p>Sekretaris Lajnah Falakiyah NU Nahari Muhlis mengatakan atas dasar itulah, NU memilih untuk melihat hilal (anak bulan) dengan nyata dan bukan dengan angka-angka. Dari hadits tersebut, menurutnya sudah jelas.<br />
&#8220;Kami juga melakukan hisab (perhitungan) dulu, lalu kita verifikasi benar tidaknya hitungan itu dengan cara melihat (rukyat). Kalau belum terlihat betul, kami belum menjatuhkan tanggal,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Metode hisab dan rukyat itu merupakan satu rangkaian yang dipakai NU. Ia berpendapat, metode yang digunakan Muhammadiyah berhenti di<em>wujudul hilal. Wujudul hilal </em>adalah posisi bulan berada di atas 0 derajat.</p>
<p>Sedangkan berdasarkan kesepakatan di kawasan Asia, tinggi hilal adalah 2 derajat. Maka, kemungkinan bulan sudah bisa terlihat. Perbedaan kriteria inilah yang menyebabkan perbedaan penentuan awal Ramadhan atau Idul Fitri. Selain bisa dilihat mata, ada kriteria lain, yaitu umur bulan delapan jam dan jarak antara matahari dan bulan sebesar tiga derajat.  &#8220;Jika angka hilal itu dinaikkan menjadi 2 derajat, mungkin bisa terjadi kompromi,&#8221; kata Nahari.(RoL/HK)</p>
<p>Baca juga : <a title="Awal Puasa 2013 : Muslim Perancis, Turki, Bosnia Sepakat Awal Puasa 9 Juli 2013" href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/muslim-perancis-turki-bosnia-sepakat-awal-puasa-9-juli-2013.htm">Awal Puasa 2013 : Muslim Perancis, Turki, Bosnia Sepakat Awal Puasa 9 Juli 2013</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/nu-tetap-memilih-metoda-rukyat-kalau-bersepakat-dengan-metoda-hisab-harus-tinggi-hilal-2-derajat.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Penangkapan Pilih Akibatkan Anaknya Trauma</title>
		<link>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/penangkapan-pilih-akibatkan-anaknya-trauma.htm</link>
		<comments>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/penangkapan-pilih-akibatkan-anaknya-trauma.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 15 May 2013 12:33:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Redaksi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Nasional]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.eramuslim.com/?p=54759</guid>
		<description><![CDATA[Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) Pagi itu Selasa, 14 Mei 2013 sekitar jam 7.00 Slamet Pilih Utomo alias Pilih sedang mengantarkan kedua anaknya ke sekolah. Anak pertama perempuan [UN] kelas 2 SD di daerah Gading Serengan Solo Jawa Tengah. Setelah mengantarkan anak pertama, Pilih melanjutkan mengantarkan anaknya yang kedua laki-laki [NH] yang masih TK di [...]]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/NH-dan-Wiji-Lestari-di-PKU.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-54760" alt="NH dan Wiji Lestari di PKU" src="http://www.eramuslim.com/framework/media/2013/05/NH-dan-Wiji-Lestari-di-PKU.jpg" width="1200" height="1600" /></a><b>Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS)</b></p>
<p>Pagi itu Selasa, 14 Mei 2013 sekitar jam 7.00 Slamet Pilih Utomo alias Pilih sedang mengantarkan kedua anaknya ke sekolah. Anak pertama perempuan [UN] kelas 2 SD di daerah Gading Serengan Solo Jawa Tengah. Setelah mengantarkan anak pertama, Pilih melanjutkan mengantarkan anaknya yang kedua laki-laki [NH] yang masih TK di daerah Dipotrunan di dekat rumahnya.</p>
<p>Dalam perjalanan menuju TK tepatnya di jalan sadewa depan Kantor Kelurahan Serengan tiba-tiba kendaraan Pilih Susuki Jet Coolet ditabrak mobil. Pilih dan anaknya langsung dimasukan ke dalam mobil. Dalam kondisi ini Nur Hasananh Istrinya Pilih Kebingungan karena tidak membawa HP dan tidak pulang. Ia lalu cek anaknya yang SD ternyata di sekolah, sedangkan anaknya yang masih TK tidak ada di sekolah.</p>
<p>Kemudian datanglah 3 perempuan dan 2 laki-laki yang mengaku dari Polres Solo. Lalu anak diserahkan ke keluarga diterima kakak kandung perempuan Pilih Wiji Lestari. Menurut Kesaksian Wiji Lesteri ketika anak diserahkan ke dia, anaknya pucat sekali, anak mengaku pusing. Tidak lama anak langsung muntah-muntah dan berak-berak. Walau diberikan makanan dari Polres Solo, anak yang masih usia 6 tahun ini tetap saja tidak mau makan. Bahkan anak ini sering kencing. Sementara itu Istri Pilih syok dan menangis, lalu miminta Laskar Umat Islam Surakarta untuk membantunya.</p>
<p><b>Anak dilarikan ke PKU Muhammadiyah Solo</b></p>
<p>Mendengar kesaksian dari keluarga, LUIS langsung mengantar NH ke PKU Muhammadiyah Solo. NH langsung ditangani Dr. Ganang Harsono, Sp. A untuk didiagnosa. Selanjutnya NH diijinkan pulang dengan diberikan sejumlah resep.</p>
<p><b>Keluarga dan LUIS datangi Mapolres Solo</b></p>
<p>Untuk memastikan keberadaan Pilih, LUIS mengantarkan keluarga Pilih ke Mapollres Solo untuk memastikan hilangnya Pilih dan kendraannya. Di Mapolres Solo Keluarga dan LUIS diterima Kasat Reskrim Kompol Rudi Hartono. Kepada Keluarga dan LUIS, Kasat Reskrim memastikan bahwa yang melakukan penangkapan bukanlah Gerombolan Preman tapi Densus 88, Ia juga menjamin yang bersangkutan tidak dianiaya dan tuntutan keluarga atas kendaraan yang dibawa di Mapolres Solo bisa dibawa pulang. Namun Rudi Hartono belum menerima surat dari Densus  88 baik surat penangkapan maupun surat Penahanan. Ia berjanji jika ada surat untuk keluarga nantinya akan disampaikan secepatnya.</p>
<p>Surakarta, 15 Mei 2013</p>
<p>Humas LUIS</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Endro Sudarsono, S. Pd</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.eramuslim.com/berita/nasional/penangkapan-pilih-akibatkan-anaknya-trauma.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
