Eramuslim » Berita Nasional http://www.eramuslim.com Media Islam Rujukan Tue, 28 Jul 2015 08:48:07 +0000 id-ID hourly 1 http://www.eramuslim.com/ Musdah Mulia Tidak Berhak Bicara Soal Islam, Gak Paham Soalnya http://www.eramuslim.com/berita/nasional/musdah-mulia-tidak-berhak-bicara-soal-islam-gak-paham-soalnya.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/musdah-mulia-tidak-berhak-bicara-soal-islam-gak-paham-soalnya.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 08:40:00 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109407 musdah mulia kurangi pendidikan islamEramuslim.com – Politikus PDIP yang juga salah satu tim sukses Jokowi, Musdah Mulia, kembali mengeluarkan gagasan yang kontroversial. Salah satu tokoh JIL ini ingin pendidikan Islam dan sekolah Islam di Indonesia  dikurangi agar perkembangan terorisme di Indonesia bisa dibendung. Menurut Musdah Mulia, pendidikan Islam dan sekolah Islam yang berkembang ditakutkan akan memunculkan orang jihad lainnya seperti “Nurdin M Top”

Musdah menyarankan agar sekolah Islam seperti Muhammadiyah atau sekolah pesantren untuk dikurangi dan kalau bisa disamakan dengan sekolah kristen yang dikatakannya masih sangat jarang. “Mungkin sekolah Islam harus dikurangi, ini sangat penting agar generasi Indonesia kedepannya semakin baik, jadi tidak berkembang lagi terorisme di negeri ini,” ujar Musdah Mulia seperti dilansir Majalah Berita.

Musdah Mulia mengharapkan agar sekolah kristen dan Islam akan berdiri sama rata. Tidak hanya itu saja, Musdah Mulia juga sebelumnya pernah mengatakan bahwa pembelajaran agama Islam sebaiknya ditiadakan saja. Pernyataannya ini pun langsung menuai banyak kecaman dari netizen.

“Kenapa gak musda mulia ini aja yang dihapus dari muka bumi ini.” sebut Adhar Khan.

“Kenapa agama yg disalahkan…? Justru agama yg menuntun kepada kebenaran, aduh bu mending jilbab dilepas aja karena bikin malu umat Islam yg seolah olah orang Islam benci terhadap agamanya sendiri, astagfirullah.” ujar Iwan Sp di lain waktu. Iwan mungkin tidak tahu, seorang rekan penulis yang bertetangga dengan Musdah bilang kalau ibu yang satu ini pakai jilbab di acara-acara khusus saja. “Kalau pagi beli sayur di tukang sayur yang lewat, dia pakai daster tanpa lengan saja. Keteknya kemana-mana…” (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/musdah-mulia-tidak-berhak-bicara-soal-islam-gak-paham-soalnya.htm/feed 0
KH. Arifin Ilham: Kalau Gereja Yang Dibakar Baru Dunia Gempar! http://www.eramuslim.com/berita/nasional/kh-arifin-ilham-kalau-gereja-yang-terbakar-baru-dunia-gempar.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/kh-arifin-ilham-kalau-gereja-yang-terbakar-baru-dunia-gempar.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 08:21:17 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109405 Muhammad-Arifin-IlhamEramuslim.com – KH. Muhammad Arifin Ilham selaku Pimpinan Majelis Az Zikra menyayangkan pemberitaan tragedi penyerangan jamaah shalat Idul Fitri dan pembakaran masjid di Tolikara Papua yang tidak seimbang.

“Seandainya umat Islam yang membakar gereja apa yang terjadi? semua media akan turun, dunia akan gempar,” ujar KH Arifin Ilham saat pengajian halaqah shubuh di masjid Az Zikra, Ahad (26/7/2015) seperti dilansir SI-Online.

Menurutnya, media sekuler mengalihkan pemberitaan, “Misalnya, seharusnya pembakaran masjid dibilangnya mushalla bahkan menghilangkan tragedi pembakaran masjid itu sendiri, padahal ini adalah penistaan terhadap agama,” ujar Ustadz Arifin.

Terlalu banyak opini liar yang diputarbalikan oleh media sekuler dan kelompok anti Islam, tambahnya.

Namun dibalik itu semua, kata Ustaz Arifin, dampak positifnya membuat kita lebih dekat dengan muslim Papua. “InsyaAllah sejuta hikmah, dakwah semakin terbuka, mesjidnya semakin besar dan indah, umat semakin kompak, muallaf semakin banyak, dan Papua pun semakin berkah,” ujar ustadz yang lebih suka memanggil dirinya Abang.(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/kh-arifin-ilham-kalau-gereja-yang-terbakar-baru-dunia-gempar.htm/feed 0
Minta Dilatih Kopassus, Kapolri Berdalih Untuk Kejar Teroris, Tapi Teroris GIDI Yang di Depan Mata Saja Dibiarkan http://www.eramuslim.com/berita/nasional/minta-dilatih-kopassus-kapolri-berdalih-untuk-kejar-teroris-tapi-teroris-gidi-yang-di-depan-mata-saja-dibiarkan.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/minta-dilatih-kopassus-kapolri-berdalih-untuk-kejar-teroris-tapi-teroris-gidi-yang-di-depan-mata-saja-dibiarkan.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 05:30:53 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109392 badrotinEramuslim.com – Kapolri jenderal Polisi Badrotin Haiti berdalih jika permintaan Polri agar Kopassus bisa melatih Brimob diperlukan agar Brimob Polri bisa lebih sigap dalam mengejar teroris di area hutan dan pegunungan.

“Kami dalam penegakan hukum pengejaran terhadap Santoso (teroris Poso, red) yang ada di gunung dan hutan. Karena itu kami perlu peningkatan tertentu saja,” ujar Badrodin di kompleks Istana, Jakarta (27/7). Anehnya, POlri hanya menyebut teroris terhadap orang-orang Islam tapi terhadap pelaku aksi teror di Tolikara yang terang-terangan dilakukan Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) yang dibackup Zionis-Israel, polisi sama sekali tidak menyebut teroris dan malah membiarkan para teroris GIDI tersebut masih keluyuran hingga sekarang.

Permintaan Kapolri ini ditolak mentah-mentah oleh TNI, karena Polri punya asas dan tugas yang berbeda dengan tentara. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/minta-dilatih-kopassus-kapolri-berdalih-untuk-kejar-teroris-tapi-teroris-gidi-yang-di-depan-mata-saja-dibiarkan.htm/feed 0
Ahok Diduga Tengah Mengambil Hati TNI/Polri, Ada Apa Ya? http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ahok-diduga-tengah-mengambil-hati-tnipolri-ada-apa-ya.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ahok-diduga-tengah-mengambil-hati-tnipolri-ada-apa-ya.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 04:40:05 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109390 ahok cinaEramuslim.com – Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sepertinya mau mengambil hati personel TNI dan Polri. Caranya, dengan berencana memberi uang saku, uang makan, plus tiket busway gratis kepada personel TNI-Polri. Hal ini diutarakan Ahok, sapaan akrab Basuki, saat apel bersama TNI, Polri dan aparat Pemerintah DKI Jakarta di Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta, kemarin.

Hadir dalam acara ini, Pangdam Jaya Mayor Jenderal Agus Sutomo, Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian, Panglima Komando Operasi Udara I, Marsekal Muda Agus Dwi Putranto dan Danjen Kopassus Mayor Jenderal Doni Monardo.

“Rencananya, saya ingin ada Peraturan TIF Gubernur yang memberi uang saku Rp 250 ribu per hari dan uang makan Rp 48 ribu per hari untuk tiap personel,” kata Ahok.

Meski kesejahteraan TNI dan Polri sudah cukup baik, namun, Ahok merasa pemberian uang saku masih layak. “Tapi adanya syaratnya, mereka ikut membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta ikut membereskan kesemrawutan Ibu kota, seperti parkir liar,” kata dia.

Bekas Bupati Belitung Timur ini mencontohkan, penataan parkir di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan Jalan Sabang, Jakarta Pusat, terbukti menambah pemasukan daerah. “Saya juga sedang merancang bagaimana peraturannya setiap PAD yang kita pungut bisa tarik 2,5 persen sebagai insentif. Ini juga sedang saya hitung buat TNI dan Polri,” kata dia.

Selain itu, dia juga berkeinginan anggota TNI dan Polri bebas biaya naik transportasi umum. Akan tetapi rencana ini, kata dia, masih perlu dikaji terlebih dahulu sebelum direalisasikan. “Saya akan uji coba para pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP) naik TransJakarta tidak perlu bayar, begitu juga nanti akan diperluas untuk TNI/ Polri aktif tidak perlu bayar naik transportas umum,” kata dia.

Dia berkeinginan kesejahteraan rakyat harus ditingkatkan dan berjanji akan terus menghemat setiap sen uang negara untuk keadilan menyeluruh. “Kami tidak ingin TNI, Polri ada kesulitan, sedangkan PNS sekarang sudah lumayan. Ini sedang diperbaiki, saya yakin Pak Jokowi akan terus memperbaiki ini,” janji dia.

Pengamat perkotaan DKI Jakarta, Amir Hamzah menilai, rencana Ahok yang akan memberikan uang saku dan makan maka kepada personel TNI dan Polri kurang tepat. Pasalnya, belum ada payung hukum yang mengatur hal tersebut.

“Saya khawatir rencana ini sebagai langkah strategis Ahok menjelang Pilkada untuk mendekati dan menarik simpati semua kalangan termasuk TNI dan Polri agar mendapat dukungan yang luas,” kata Amir Hamzah kepada Rakyat Merdeka, kemarin.

Seperti diketahui, Ahok sudah ancang-ancang mengikuti Pilkada Jakarta, 2017 nanti. Bila tidak ada partai yang mau mencalonkan, kubu Ahok sudah berusaha mengumpulkan KTP warga Ibukota sebagai tanda mendukung Ahok. Calon tanpa partai alias independen disyaratkan mendapat dukungan berupa 750 ribu KTP warga.

Melanjutkan keterangan, kata Amir, peningkatan kesejahteraan TNI dan Polri merupakan tugas dan wewenang pemerintah pusat dan bukan pemerintah daerah. “Dalam undang-undang pemerintah daerah tidak ada otonomisasi peninggakatan kesejahteraan TNI/Polri. Kalau ingin mensejahterakan kedua institusi tersebut kita harus mendorong pemerintah pusat,” saran dia.

Terlebih bila rencana tersebut betul-betul dilaksanakan, kata dia, akan terbentur oleh beberapa persoalan. Seperti, apakah sudah dianggarkan dalam APBD DKI Jakarta. “Kalau belum dianggarkan akan diambil dari pos apa, itu yang harus dipikirkan,” kata dia.

Selain itu, lanjut dia bila dalam bentuk hibah harus mendapat persetujuan dari anggota DPRD DKI Jakarta. “Sampai saat ini dewan belum pernah sekalipun membahas ini,” kata dia. Untuk itu, dia menyarankan bila memang tidak ada payung hukumnya maka lebih baik rencana pemberian uang saku dan makan untuk TNI/ dan Polri dibatalkan saja agar tidak melanggar aturan yang ada.(rz/RMOL)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ahok-diduga-tengah-mengambil-hati-tnipolri-ada-apa-ya.htm/feed 0
Nasib Pasar Tradisional, Jika Tidak Dibakar ya Digusur: Kali Ini Pasar Sandang di Sumedang http://www.eramuslim.com/berita/nasional/nasib-pasar-tradisional-jika-tidak-dibakar-ya-digusur-kali-ini-pasar-sandang-di-sumedang.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/nasib-pasar-tradisional-jika-tidak-dibakar-ya-digusur-kali-ini-pasar-sandang-di-sumedang.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 02:00:58 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109380 Pasar-Sumedang-660x330Eramuslim.com – Di rezim Neolib, termasuk rezim Jokowi, pasar-pasar tradisional yang merupakan tempat usaha kaum Pribumi terus dimusnahkan. Jika tidak dibakar maka digusur atas nama penegakan hukum. Entah hukum yang mana. Nantinya, diatas lahan pasar tradisional yang sudah dimusnahkan akan dibangun pusat pertokoan modern di mana hanya pedagang bermodal kuat yang bisa membeli kiosnya. Pedagang pribumi sangat sedikit yang punya akses kesitu, dan bulan rahasia umum lagi jika para pedagang Aseng yang akan menguasainya. Kali ini menimpa Pasar Sandang di Sumedang.

Pedagang pasar sandang Sumedang di Jawa Barat kembali bersiaga atas rencana penggusuran paksa yang akan dilakukan oleh Pemda Sumedang. Langkah ini dilakukan sebagai penyikapan atas penyataan Kasat Pol PP yang memperkeruh suasana. Pernyataan Kasat Pol PP yang mengatakan dapat menggusur pasar sandang kapan pun juga adalah pernyataan yang menggambarkan dangkalnya pemahaman hukum.

“Selain itu, pernyataan tersebut adalah bentuk provokasi yang dilakukan pejabat daerah terhadap pedagang. Kami ingatkan Kasat Pol PP jangan memerankan diri sebagai provokator yang memperkeruh suasana dan menghormati segala proses hukum yang tengah berjalan,” kata Ketua Bidang Organisasi DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) Imam Hadi Kurnia, Selasa (28/7).

DPP IKAPPI dan IWAPA pasar sandang Sumedang melakukan siaga atas rencana penggusuran tersebut.

“Tidak ada dasar hukum yang kuat dalam rencana penggusuran ini, sehingga kami memandang rencana ini adalah bentuk pemaksaan kehendak yang terlalu di ada-adakan oleh Pemda Sumedang. IKAPPI tetap menghimbau kepada para pedagang pasar sandang agar tetap menjalankan aktifitas perdagangannya seperti biasa namun tetap waspada,” ujar imam.

DPP IKAPPI juga telah menelaah dan mengkaji secara mendalam atas rencana penggusuran paksa ini. Pihaknya tidak menemukan satu alasan pun yang melegalkan upaya tersebut.

Maka dari itu mereka juga menurunkan tim pendamping langsung dari DPP IKAPPI untuk memastikan bahwa segala langkah Pemda tersebut cacat secara hukum sehingga tidak boleh dilakukan. Pedagang masih memiliki hak berdagang hingga tahun 2030. Selain itu proses hukum terhadap upaya penggusuran ini pun masih berjalan di pengadilan.

“Maka bila Pemda Sumedang tetap memaksakan kehendaknya untuk menggusur pasar sandang Sumedang, kami pastikan seluruh pedagang bersama IKAPPI tidak akan tinggal diam dan akan melakukan perlawanan. Langkah pedagang ini adalah upaya untun mempertahankan haknya yang ingin dirampas secara paksa oleh Pemda. Kami himbau kepada seluruh pedagang untuk tidak terprovokasi atas pernyataan ngawur Kasat Pol PP maupun oknum lainnya,” demikian Imam.(rz/RMOL)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/nasib-pasar-tradisional-jika-tidak-dibakar-ya-digusur-kali-ini-pasar-sandang-di-sumedang.htm/feed 0
Tidak Punya Wibawa, Cameron Acuhkan Permintaan Jokowi Soal Bea Masuk Produk Indonesia ke Inggris http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tidak-punya-wibawa-cameron-acuhkan-permintaan-jokowi-soal-bea-masuk-produk-indonesia-ke-inggris.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tidak-punya-wibawa-cameron-acuhkan-permintaan-jokowi-soal-bea-masuk-produk-indonesia-ke-inggris.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 01:00:33 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109378 JOkowi11Eramuslim.com – Kewibawaan merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki seorang pemimpin, selain kecerdasan, keberanian, dan sebagainya. Dan semua itu tidak dimiliki oleh presiden RI sekarang yang lebih suka cengengesan dan banyak melakukan kesalahan-kesalahan mulai dari yang paling sepele hingga yang krusial. Dan ini parahnya sudah diketahui para pemimpin dunia. Sebab itu, dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron, Senin (27/07), ketika Jokowi meminta Inggris untuk menekan tarif masuk bagi produk-produk asal Indonesia, Cameron sama sekali tidak meresponnya. Istilah lagu dangdut, bagi Jokowi, “Sakitnya tuh disini…”

DPR sendiri ingin meminta Jokowi menekan Cameron untuk membubarkan atau setidaknya melarang organisasi perwakilan OPM yang ada di Inggris. Namun agaknya permintaan ini pun akan dianggap angin lalu oleh Cameron. Pemimpin yang tidak punya wibawa memang hanya menyusahkan rakyatnya. Dan Jokowi seharusnya sadar hal itu.(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tidak-punya-wibawa-cameron-acuhkan-permintaan-jokowi-soal-bea-masuk-produk-indonesia-ke-inggris.htm/feed 0
Aneh, Jokowi Tidak Tersinggung Dengan Banyaknya Bendera Zionis-Israel Berkibaran di Papua http://www.eramuslim.com/berita/nasional/aneh-jokowi-tidak-tersinggung-dengan-banyaknya-bendera-zionis-israel-berkibaran-di-papua.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/aneh-jokowi-tidak-tersinggung-dengan-banyaknya-bendera-zionis-israel-berkibaran-di-papua.htm#comments Tue, 28 Jul 2015 00:00:45 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109374 JokowiBlenyun-300x350Eramuslim.com – Tragedi Tolikara membuka mata kita, betapa wilayah Indonesia yang bernama Tolikara Papua marak dengan berbagai simbol atribut bendera Zionis-Israel. Ini bukan hanya terjadi di Tolikara namun juga di daerah-daerah pedalaman lain di Papua.

Setelah Tim Pencari Fakta yang dibentuk Komite Umat untuk Tolikara berkunjung langsung ke Tolikara melakukan investigasi, fakta-fakta baru mengemuka, Diantaranya maraknya simbol negara Israel. Warga Tolikara menyampaikan mereka “dipaksa” mengecat rumah/kios mereka dengan simbol Israel. Kalau tidak mau maka mereka kena denda Rp 500 ribu.

DPR sudah bersuara. Ketua Komisi I DPR RI yang menangani urusan Luar Negeri, Mahfudz Siddiq, meminta pemerintah menyelidiki penyebab banyaknya simbol-simbol Zionis-Israel di Tolikara. Ia juga meminta pemerintah membersihkan Tolikara dari unsur-unsur asing yang mengganggu keamanan masyarakat.

“Harus juga diselidiki mengapa banyak lambang tersebut di sana,” kata Mahfudz lewat pesan singkat kepada Republika, Sabtu (25/7). Mahfudz mengatakan, secara politik hal ini melanggar. Ini lantaran, sambungnya, Indonesia tidak menjalin hubungan kerja sama dengan Israel. Ia meminta pemerintah membersihkan Tolikara dari unsur-unsur asing yang bisa mengganggu kedamaian dan keamanan masyarakat. Termasuk, membersihkan lambang-lambang Israel. Kerja sama, lanjutnya, perlu dilakukan oleh jajaran aparat Pemda, Polri, dengan dibantu TNI dan BIN (Badan Intelijen Negara).

Namun sampai saat ini belum ada suara pernyataan dari Presiden RI Yth. Bapak Joko Widodo terkait maraknya simbol-simbol Israel di wilayah RI. Orang yang satu ini masih saja diam bagai perawan yang akan dipinang.

Aneh. Kepala Negara berdaulat bernama Indonesia malah membiarkan dan tidak merasa tersinggung dengan maraknya lambang dan simbol negara asing ‘bebas berkeliaran’ di negara yang dipimpinnya. Maka jangan salahkan rakyat jika rakyat mengangap orang ini bukanlah Kepala Negara, tapi sekadar Puppet Aseng dan Asing. Apalagi, simbol dan bendera yang beredar itu adalah simbol dan bendera dari negara penjajah yang ditentang oleh Konstitusi NKRI yaitu UUD 1945.

Lantas kemana saja TNI? Mengapa TNI tidak juga bergerak membersihkan semua anasir teroris dan begundal Zionis-Israel di NKRI? Kasihan sekali Pak Dirman dan semua pejuang kemerdekaan jika kemerdekaan yang dihasilkan dari darah dan keringat mereka akhirnya dikhianati penerusnya sendiri. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/aneh-jokowi-tidak-tersinggung-dengan-banyaknya-bendera-zionis-israel-berkibaran-di-papua.htm/feed 0
Presiden GIDI Mangkir Dari Panggilan Polisi http://www.eramuslim.com/berita/nasional/presiden-gidi-mangkir-dari-panggilan-polisi.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/presiden-gidi-mangkir-dari-panggilan-polisi.htm#comments Mon, 27 Jul 2015 23:00:11 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109372 GIDIEramuslim.com – Presiden Gereja Injil di Indonesia (GIDI), Pendeta Dorman Wandikmbo tidak datang pada panggilan pihak kepolisian Polda Papua, Senin (27/7).

“Sejak pagi di tunggu belum datang,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Patrige kepada Republika (26/7).

Patrige menjelaskan, saat ini terdapat 68 saksi terperiksa. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 51 yang dijelaskan oleh Polres Tolikara. Berdasarkan keterangan dari kedua tersangka, 17 saksi yang diperiksa, empat di antaranya mahasiswa luar Papua.

“Salah satunya presiden GIDI,” tambahnya.

Insiden pembakaran rumah kios dan Masjid Baitul Mutaqin diawali pembubaran dan pelemparan jamaah muslim yang sedang menunaikan shalat Idul Fitri di lapangan koramil di Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara.

Digelarnya shalat id bertepatan dengan acara Seminar dan Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) Internasional GIDI yang berlangsung 15 Juli-19 Juli. Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan sinagog Zionis- Israel, Gereja Kanada, Belanda, Australia, Amerika, dan Papua.(rz/ROL)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/presiden-gidi-mangkir-dari-panggilan-polisi.htm/feed 0
Polisi Tangkap 31 Aseng Kriminal di Medan http://www.eramuslim.com/berita/nasional/polisi-tangkap-31-aseng-kriminal-di-medan.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/polisi-tangkap-31-aseng-kriminal-di-medan.htm#comments Mon, 27 Jul 2015 08:30:21 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109364 Keyboard-with-handcuffsEramuslim.com – Petugas dari  Dirkrimsus Polda Sumut menggerebek sebuah rumah mewah di Komplek Tasbih, Blok E No 81, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Sumut (Senin, 27/7). Informasi dihimpun, petugas mengamankan 31 warga negara asing (WNA) diantaranya 11 orang WNA Cina dan 20 WNA Taiwan. Ke-31 warga asing tersebut diantaranya 14 orang perempuan dan 17 pria yang diduga terlibat jaringan Cyber Crime Internasional.

Dari lokasi, petugas mengamankan beberapa paspor, uang, handphone, laptop, telepon rumah, CPU dan TV. Seperti dilaporkan MedanBagus.com , hingga berita ini diturunkan, pertugas masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.

Mereka dicurigai tengah melakukan operasi kejahatannya terhadap sasaran-sasaran baik di Indonesia maupun dunia internasional. Ulah mereka ini menjelekkan citra Indonesia di dunia internasional karena orang-orang di luar Indonesia akan menduga kejahatan mereka berasal dari Indonesia. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/polisi-tangkap-31-aseng-kriminal-di-medan.htm/feed 0
Kapolres Tolikara AKBP Suroso: “Itu Massa Gabungan Dari Gereja-Gereja GIDI di Seluruh Indonesia!” http://www.eramuslim.com/berita/nasional/kapolres-tolikara-akbp-suroso-itu-massa-gabungan-dari-gereja-gereja-gidi-di-seluruh-indonesia.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/kapolres-tolikara-akbp-suroso-itu-massa-gabungan-dari-gereja-gereja-gidi-di-seluruh-indonesia.htm#comments Mon, 27 Jul 2015 08:19:30 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=109370 Kapolres-Tolikara-copyEramuslim.com – Kapolres Tolkara, AKBP Suroso, SH mengungkapkan saat negoisasi dengan massa pemuda dari Gereja Injili di Indonesia (GIDI)-yang merupakan para peserta Seminar Internasional (KKR)-pada Jum’at (17/7/2015) dirinya disuruh melepaskan songkok yang dipakainya.

“Saya disuruh untuk melepas songkok Dan saya juga dipukul sekali di dada,” kata AKBP Suroso, SH kepada wartawan di Kantor Polres Tolikara, Sabtu (25/07/2015).

Bahkan AKBP Suroso, SH menuturkan, jika dalam negoisasi itu, Bupati Tolikara Usman Winambo juga didorong-dorong dan ditunjuk-tunjuk oleh massa GIDI. Namun usai kejadian pendorongan itu, Usman Winambo menghilang entah kemana.

“Pak Bupati kemana saya tidak tahu. Kabarnya Pak Bupati itu pulang ke rumah setelah didorong-dorong,” imbuh AKBP Suroso yang ada saat tragedi berlangsung.

AKBP Suroso mengatakan, Bupati Usman memang ikut membantu untuk melakukan negoisasi dan menghalau, tetapi ia sudah tidak dianggap lagi oleh massa GIDI yang merupakan peserta Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Seminar Internasional itu.

“Bisa jadi massa yang melakukan aksi itu bukan dari pemuda gereja GIDI Tolikara tetapi dari wilayah luar Tolikara. Sebab kalau orang sekitar Tolikara itu mereka pasti tahu dan kenal saya. Meskipun saya pakai kaos, atau tidak pakai baju dinas,” papar AKBP Suroso.

“Tetapi yang jelas itu kan massa dari gabungan dari gereja-gereja GIDI di seluruh Indonesia,” tegas AKBP Suroso.

Untuk itu, dalam kesimpulan sementaranya, AKBP Suroso menegaskan bisa jadi aksi anarkis massa dari pemuda gereja GIDI itu juga akibat provokasi dari pihak di luar gereja GIDI Karubaga, Tolikara.

Seperti diketahui, pada Jum’at (17/7/2015) sekelompok massa teroris melempari batu kaum Muslimin yang tengah Shalat Idul Fitri Masjid Baitul Mutaqqin dan membakar kios-kios milik umat muslim. Dalam aksi penyerangan itu, Masjid Baitul Mutaqqin dibakar masa teroris hingga rata dengan tanah, jamaah shalat pun berhamburan keluar.

(rz/Laporan Achmad Fazeri/JITU)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/kapolres-tolikara-akbp-suroso-itu-massa-gabungan-dari-gereja-gereja-gidi-di-seluruh-indonesia.htm/feed 0