Eramuslim » Berita Nasional http://www.eramuslim.com Media Islam Rujukan Sat, 31 Jan 2015 09:11:57 +0000 id-ID hourly 1 http://www.eramuslim.com/ Al-Quran Raksasa Sidoarjo Akhirnya Dibakar http://www.eramuslim.com/berita/nasional/al-quran-raksasa-sidoarjo-akhirnya-dibakar.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/al-quran-raksasa-sidoarjo-akhirnya-dibakar.htm#comments Fri, 30 Jan 2015 23:35:36 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=95298 qurangededEramuslim.com – Pertengahan Januari lalu ada berita heboh tentang mushaf Qur’an raksasa yang jath dari langit dan tiba-tiba ada di dalam kamar sebuah rumah. “Misteri” kemunculan Alquran raksasa di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, itu masih menimbulkan cerita-cerita mistis dan heboh. Namun akhirnya asal-usul Alquran yang sempat menggegerkan masyarakat itu akhirnya terkuak.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sidoarjo menegaskan Alquran itu tidak jatuh dari langit. Cerita tersebut hanya karangan belaka Anang Asriyanto, si penemu Alquran raksasa.

Ketua MUI Sidoarjo Usman Bahri mengatakan pelaku mengakui semua perbuatannya bahwa keberadaan Alquran bukan fenomena gaib, bukan turun dari langit. “Sengaja diatur agar seperti kejadian tidak biasa,” kata dia seperti dimuat dalam Merdeka.com (29/1).

Anang membeli Alquran itu dari warga Cangkring, kecamatan Candi seharga Rp.42 Juta. Alquran itu selanjutnya dijatuhkan pada saat acara istiqhosah sedang digelar di samping rumah Anang.

Awalnya, Anang mengklaim Alquran dengan berat dua kwintal, panjang dua meter serta lebar dua meter lebih tiba-tiba muncul di kamar rumahnya. Ia mengaku tidak tahu siapa yang menaruh Alquran itu di kamar.

Menyusul penemuan tersebut, MUI Sidoarjo turun tangan. Sehari sesudah penemuannya, Alquran tersebut diamankan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat agar tidak menimbulkan penafsiran yang aneh-aneh di kalangan masyarakat.

Majelis Ulama Indonesia akhirnya memutuskan membakar Alquran tersebut, setelah sebelumnya mereka telah melakukan pertemuan bersama para ulama, perwakilan pemerintah daerah dan pelaku atau pemilik rumah Anang Asriyansah. Dari hasil rapat, semuanya sepakat Alquran itu dimusnahkan. Karena ditemukan banyak kesalahan kalimat dan harokat, juga penyusunan juz. “Selain itu agar tidak menimbulkan kemusyrikan,” ujar Ustadz Usman.(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/al-quran-raksasa-sidoarjo-akhirnya-dibakar.htm/feed 0
Warga Depok Tulis Surat Terbuka Untuk Walikota Nurmahmudi http://www.eramuslim.com/berita/nasional/warga-depok-tulis-surat-terbuka-untuk-walikota-nurmahmudi.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/warga-depok-tulis-surat-terbuka-untuk-walikota-nurmahmudi.htm#comments Fri, 30 Jan 2015 07:00:34 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=95280 makan dengan tangan kanan_thumb[3]Eramuslim.com – Selama bulan Januari 2015, dua aksi kejahatan begal terhadap pengendara sepeda motor terjadi di Depok. Tidak hanya membawa kabur kendaraan, pelaku juga tidak segan melukai bahkan hingga mencabut nyawa jika korbannya melawan.

Aksi begal pertama terjadi di Jalan Juanda, tak jauh dari lokasi pembangunan Tol Cijago, pada Jumat (9/1). Kejadian terakhir terjadi di depan Kampus BSI, Jalan Margonda, tak jauh dari terowongan gerbang masuk kota Depok pada Minggu (25/1) dini hari.

Aksi kejahatan sadis ini kemudian menjadi keprihatinan netizen yang kemudian dialamatkan kepada Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il. Sebuah petisi yang dibuat di situs change.org meminta walikota yang berasal dari PKS itu untuk memperhatikan infrastruktur jalan.

Selain kepada Nur Mahmudi, petisi tersebut juga ditujukan kepada Polresta Depok dan anggota DPRD Depok. Hingga Jumat (30/1), petisi yang dibuat sejak 27 Januari 2015 oleh akun Arie Putra telah ditandatangani oleh 1.490 pendukung.

Berikut isi petisi tersebut:

“Sebuah standar jalan raya yang aman dan ramah untuk semua pengendara harus segara dijadikan sebuah peraturan daerah di Kota Depok, mulai dari infrastruktur lampu jalan hingga jumlah personel keamanan.

Dalam kurang dari satu bulan, dua nyawa sudah melayang akibat perampokan (begal) di Kota Depok. Dua minggu yang lalu, satu nyawa melayang di Jalan Juanda. Tadi malam (25 Januari 2015), satu nyawa melayang di Jalan Margonda di depan Kampus BSI.

Selain itu, banyak sekali kasus-kasus yang tidak merenggut nyawa pengguna jalan raya. Satu bulan yang lalu, teman saya pulang ke kos-kosan dengan sebuah celurit yang menancap di punggungnya. Itu dialaminya karena mencoba kabur dari kelompok kriminal begal di jalan raya kota Depok.

Hal ini merupakan efek dari pembangunan yang tidak merata. Lampu-lampu jalan dan aparat keamanan sangat terpusat pada tempat-tempat di mana bangunan-bangunan apartemen berada. Hal ini merupakan efek dari pembangunan kota Depok yang tidak memikirkan keamanan dari penghuninya.”

Warga Depok juga berharap Walikota yang sudah menjabat selama dua periode ini bisa bekerja dengan lebih maksimal dalam menata kota Depok, tidak saja membiarkan mal-mal bertumbuhan bagai cendawan di musim hujan, namun juga memperhatikan pembangunan fasilitas umum dan sosial yang jauh tertinggal, juga kemacetan dan banir yang tidak ada habis-habisnya. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/warga-depok-tulis-surat-terbuka-untuk-walikota-nurmahmudi.htm/feed 0
Direktur IPI: “Bisa Jadi Muncul Konspirasi Jatuhkan Jokowi” http://www.eramuslim.com/berita/nasional/direktur-ipi-bisa-jadi-muncul-konspirasi-jatuhkan-jokowi.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/direktur-ipi-bisa-jadi-muncul-konspirasi-jatuhkan-jokowi.htm#comments Thu, 29 Jan 2015 23:00:08 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=95213 news_17975_1403523180Eramuslim.com – Langkah yang diambil Jokowi menggelar pertemuan dengan mantan rivalnya Prabowo Subianto dapat menjadi bumerang bagi dirinya sendiri. Ini akan membuat partai pendukung Jokowi marah dan mencetuskan konspirasi untuk menjatuhkan dirinya. Hal ini dikatakan pengamat politi Karyono Wibowo kemarin (29/1)

“Tidak tertutup kemungkinan melihat indikator politik yang ada bisa jadi muncul konspirasi untuk menjatuhkan Jokowi,” kata Karyono usai diskusi bertajuk ‘100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK, Antara Harapan dan Kenyataan’ di Gedung Juang, Menteng, Jakarta (29/1).

Menurutnya, manuver Jokowi menemui Prabowo dapat menyinggung partai politik pendukungnya selama ini. Terlebih bagi PDIP, karena partai berlambang banteng dengan mata merah ini memiliki rekam jejak pendendam, seperti kepada SBY dan juga Prabowo.

“Bisa jadi terjadi akumulasi kekecewaan dan memunculkan konspirasi,” beber Karyono.

Karena itu, Karyono meminta Jokowi berhati-hati dalam membangun kekuatan dari luar pendukungnya selama ini. Apalagi diduga kuat, permintaan Jokowi untuk bertemu dengan Prabowo kemarin sama sekali tidak dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Ketua Umum PDIP Megawati.

“Harusnya jangan ke partai dulu tapi kepada rakyat. Ini terlalu cepat kalau Jokowi ingin membangun keseimbangan kekuatan politik dengan pihak oposisi,” tegas Karyono yang juga direktur Indonesia Public Institute (rz).

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/direktur-ipi-bisa-jadi-muncul-konspirasi-jatuhkan-jokowi.htm/feed 0
Tokoh Relawan Pendukung Jokowi: “Lebih Baik Dulu Pilih Prabowo!” http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tokoh-relawan-pendukung-jokowi-lebih-baik-dulu-pilih-prabowo.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tokoh-relawan-pendukung-jokowi-lebih-baik-dulu-pilih-prabowo.htm#comments Wed, 28 Jan 2015 23:01:47 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=95129 0Eramuslim.com –  Satu persatu tokoh-tokoh pendukung Jokowi-JK saat pilpres lalu berbalik arah. Mereka yang tadinya mati-matian mendukung dan membela Jokowi-JK, sekarang menelan pil pahit kekecewaan yang dalam dan menegaskan jika tahu seperti ini, mereka dulu akan memilih Prabowo-Hatta. Salah satunya Direktur Posko Relawan Bara JP seindonesia, Ferdinand Hutapea.

Dalam diskusi “Dialog 100 Hari Jokowi” di Jakarta (28/1), Ferdinan menyatakan kekecewaannya. Kinerja ekonomi pemerintahan Jokowi benar-benar jeblok. Baginya Jokowi telah gagal mengimplementasikan kebijakan ekonomi yang sejalan dengan semangat Trisakti dan Nawacita.

“Saya gemas sekali. Rasanya saya mau dukung Prabowo. Tapi pilpresnya sudah lewat,” kata Ferdinand.

Kekecewaan Ferdinand bukan tanpa alasan. Dia menilai Jokowi telah salah memilih menteri-menteri bidang ekonomi di Kabinet Kerja. Sebab hampir seluruh menteri-menteri bidang ekonomi Jokowi adalah penganut paham neoliberalisme (neolib) yang rela menjual bangsa ini kepada asing dan aseng, bukan penganut Trisakti dan Nawacita yang selalu menjadi jargon kampanye Jokowi.

“Saya heran kenapa Jokowi memilih menteri seperti ini. Jangan-jangan yang memilih menteri ini bukan Jokowi,” ujar Ferdinand.

Tuduhan Ferdinand bahwa menteri Jokowi adalah penganut neolib dia contohkan  lewat sikap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said. Menurutnya, Sudirman telah mengusulkan wacana ke DPR agar Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) atas Undang-Undang Nomor 4 tahun 2009 tentang Minerba.

Lewat perppu tersebut Sudirman ingin menghapus kewajiban perusahaan tambang asing mengolah bahan tambang mentah sebelum diekspor ke luar negeri.

“Menurut saya ini kejahatan yang luar biasa kepada rakyat,” kata mantan Direktur Posko Relawan Bara JP seindonesia ini.

Ferdinand mengatakan amanat UU Minerba agar perusahaan tambang mengolah bahan mentah sebelum dieksport tidak bisa ditawar-tawar. Sebab dari sanalah negara bisa mengetahui berapa keuntungan sebenarnya yang didapatkan perusahaan-perusahaan tambang asing atas kekayaan alam Indonesia.

“Saya minta Sudirman mundur dari jabatan sebagai menteri. Saya kira dia bagian dari mafia,” ujarnya.

Bukan cuma Sudirman, Menteri BUMN Rini Soemarno juga tidak luput dari kritik Ferdinand. Dia juga menilai Rini sebagai penganut paham neolib karena mewacanakan penjualan gedung Kementerian BUMN. Padahal gedung Kementerian BUMN merupakan salah satu aset strategis yang dimiliki pemerintah. Ferdinand sekarang mengaku akan terus mengawasi jalannya rezkim kekuasaan yang banyak ngawurnya ini dn berdoa semoga Indonesia ke depannya dapat memiliki pemimpin yang lebih baik dari Jokowi. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/tokoh-relawan-pendukung-jokowi-lebih-baik-dulu-pilih-prabowo.htm/feed 0
PPRI: 100 Hari Rezim Jokowi, Indonesia Tambah Gak Jelas http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ppri-10-hari-rezim-jokowi-indonesia-tambah-gak-jelas.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ppri-10-hari-rezim-jokowi-indonesia-tambah-gak-jelas.htm#comments Wed, 28 Jan 2015 03:30:55 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=95076 Jokowi16Eramuslim.com – Hari ini adalah tepat 100 hari pertama Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memerintah. Sebuah masa awal di mana pemerintahan Jokowi-JK dinilai sangat buruk dan ngawur, baik dalam bidang penyejahteraaan rakyat, pemberantasan korupsi, penegakan kedaulatan bangsa, dan penegakan hukum.

Berkaitan itu, hari ini, Pusat Perlawan Rakyat Indonesia (PPRI) menggelar aksi nasional “100 Hari Jokowi-JK”.  Dalam rilisnya, PRRI yang merupakan gabungan dari organisasi gerakan mahasiswa, buruh, rakyat miskin dan dosen-dosen progresif akan mengusung isu “Jokowi-JK Rezim Neolib, Gagal Beri Kepastian Kesejahteraan Rakyat, Jokowi- JK Bukan Kita”.

Rencananya, aksi demo bakal dimulai pukul 10.00 WIB nanti menuju kawasan Istana Negara. Kalangan aktivis menilai, selama 100 hari ini, banyak kebijakan yang dibuat pemerintahan Jokowi-JK justru melenceng dari janji-janjinya ketika berkampanye di Pilpres 2014 dengan mengambil konsep Trisakti dan dituangkan dalam program Nawacita. Sebab itu, Jokowi dianggap sungguh-sungguh pemimpin yang suka membohongi rakyatnya.

Salah satunya kebijakan fenomenal yang berdampak luas adalah pencabutan subsidi bahan bakar minyak (BBM).

“Ada logika yang keliru ketika Jokowi mengatakan bahwa subsidi BBM terlalu besar dan membebani APBN,” kata koordinator Pusat Perlawanan Rakyat Indonesia (PPRI) Lamen Hendra Saputra dalam jumpa pers di kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta (26/1).

Menurutnya, akar persoalan BBM adalah ketiadaan daulat negara dalam mengelola sektor hulu migas, dan pembiaran negara terhadap mafia migas yang menguasai sektor hilir. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/ppri-10-hari-rezim-jokowi-indonesia-tambah-gak-jelas.htm/feed 0
Politisi Hanura Syarifuddin Suding: “Pemerintahan Jokowi Tidak Jelas.” http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politisi-hanura-syarifuddin-suding-pemerintahan-jokowi-tidak-jelas.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politisi-hanura-syarifuddin-suding-pemerintahan-jokowi-tidak-jelas.htm#comments Wed, 28 Jan 2015 02:08:52 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=95061 141062Eramuslim.com – Walau menempatkan dua kadernya di dalam kabinet Jokowi, namun hal itu tidak menghalangi anggota Fraksi Hanuradi  DPR, Syarifuddin Sudding, untuk mengatakan jika selama ini pemerintahan Kokowi tidak jelas.

Suding mengatakan, di masa 100 hari kekuasaannya, Jokowi sebaiknya melakukan evaluasi, baik terhadap diri sendiri maupun untuk seluruh anggota kabinet. Pasalnya, kinerja pemerintahan sekarang jauh dari harapan.

“Enggak jelas. Orientasi kerjanya enggak jelas,” kata Suding di gedung DPR (27/1).

Dia pun mengkritik gaya blusukan yang dicitrakan Jokowi selama ini yang tidak ada hasilnya. “Tidak jelas. Hanya sekedar blusukkan ke sana kemari. Apa yang dilakukan Jokowi?” sambung dia.

Dia menyesalkan, gaya kepemimpinan Presiden iyang gak jelas itu malah diikuti oleh semua anggota kabinet. Suding menilai, para menteri Kabinet Kerja melakukan ketidakjelasan serupa. Termasuk Menkopolhukam Tedjo yang malah menuding rakyat pendukung KPK sebagai rakyat tidak jelas. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politisi-hanura-syarifuddin-suding-pemerintahan-jokowi-tidak-jelas.htm/feed 0
Politikus PDIP Effendi Simbolon: Jokowi Akan Jatuh Dalam Hitungan Bulan http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politikus-pdip-effendi-simbolon-jokowi-akan-jatuh-dalam-hitungan-bulan.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politikus-pdip-effendi-simbolon-jokowi-akan-jatuh-dalam-hitungan-bulan.htm#comments Tue, 27 Jan 2015 04:00:37 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=94887 33807_06035104112014_effendi_simbolon_2Eramuslim.com – Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla diprediksi tak akan tuntas hingga lima tahun, tandas Politikus PDIP. Itu akan menjadi kenyataan jika Jokowi masih saja tidak tegas dalam menyikapi berbagai persoalan bangsa.

“Saya kira dalam hitungan bulan. Paling lama dua tahun,” ujar politikus PDI Perjugan Effendi Simbolon di sela-sela diskusi publik yang bertajuk ‘Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK di Gedung Energy, Kawasan SCBD, Jakarta (26/1).

Effendi mengatakan bahwa Jokowi tak kunjung memperlihatkan ketegasannya saat menghadapi sejumlah persoalanm, antara lain penyikapan polemik KPK-Polri, pelantikan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri, dan pembahasan RAPBN-P.

“Ini seperti pesawat mau take off. Ada awan besar, turbulance. Mudah-mudahan satu bulan ke depan, sudah bisa clear weather. Tapi satu hal, bahwa ada yang kemudian turbulance kedua. Adanya potensi terjadinya turbulance ketika pembahasan RAPBNP 2015. Ketika itu, tidak bisa disahkan, maka yang digunakan APBN 2015. Kalau begitu maka game over pemerintahan,” tegasnya.

“Saya terus terang miris. Saya takut. Siapapun yang ingin jatuhkan Jokowi, maka saatnya itu, memang sekarang, karena banyak celahnya. Mudah-mudahan dua-duanya (Jokowi-JK) yang jatuh. Kalau kira-kira di Senayan, mau jatuhkan nomor satu, saya jatuhkan juga nomor dua. Jadi peluang jatuhkan Jokowi terbuka, saya pribadi kasihan,” ungkap dia.

Maka dari itu, Effendi ingin Jokowi segera sadar dan kembali melek dengan suasana yang semakin runyam ini. Bergerak sesuai dengan Nawa Cita, sesuai dengan janji kampanye-kampanyenya yang sekarang belum satu pun yang direalisasikan, dan memerhatikan kondisi masyarakat. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politikus-pdip-effendi-simbolon-jokowi-akan-jatuh-dalam-hitungan-bulan.htm/feed 0
Politisi PDIP Effendi Simbolon: Jokowi Pemimpin Setengah Matang, Andi Widjajanto Itu Pengkhianat http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politisi-pdip-effendi-simbolon-jokowi-pemimpin-setengah-matang-andi-widjajanto-itu-pengkhianat.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politisi-pdip-effendi-simbolon-jokowi-pemimpin-setengah-matang-andi-widjajanto-itu-pengkhianat.htm#comments Mon, 26 Jan 2015 12:44:26 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=94865 33807_06035104112014_effendi_simbolon_2Eramuslim.com – Entah angin apa yang membuat politisi PDIP ini meradang. Dalam diskusi publik bertajuk Evaluasi 100 Hari Pemerintahan Jokowi-JK di Jakarta siang tadi (26/1), Effendi Simbolon dengan terus terang menyatakan jika Jokowi adalah pemimpin yang masih setengah matang dan Andi Widjajanto sebagai anak kemarin sore yang sudah mau mengatur negara serta pengkhianat.

“Saya menganggap dia (Andi Widjajanto) sebagai anak baru kemarin sore sudah sok ngatur republik ini,” kata Effendi. “Andi itu pengkhianat, itu kurang ajar sekali,” hujatnya

Bahkan Effendi menuding kepemimpinan Presiden Joko Widodo seperti pemimpin setengah matang namun dilahirkan alias prematur

“Yang diatur prematur (Presiden Jokowi) lagi ya sudah. Yang ngatur anak kecil yang diatur prematur ya jadi dah tuh (pemerintahan) inkubator,” sindirnya.

Patut diketahui, Andi Widjajanto adalah anak dari mendiang Theo Sjafei, seorang jenderal pembisik Megawati nomor wahid ketika Mega menjabat presiden dan dikenal sangat Islamopobhi.

Islamophobinya Theo Syafei

Tahun 1998 silam, nama Theo Sjafei menjadi buah mulut seantero tanah air, dalam kasus ceramah bernuansa SARA. Ceramahnya di hadapan aktivis gereja di Anyer, Jawa Barat, dan Kupang, Nusa Tenggara Timur dinilai menjelek-jelekkan Islam, Qur’an, dan Presiden (waktu itu) Habibie.
Isi ceramahnya amat pedas. Theo menuduh ICMI dan Muhammadiyah akan membentuk negara Islam. Lalu partai-partai Islam seperti Partai Bulan Bintang, Partai Keadilan, PAN, dll, dituding Theo sebagai bentukan tokoh Golkar, Akbar Tanjung. Harian milik umat Islam, Republika, disebut Theo sebagai “Republik Agama.”
Theo meledek Habibie dan membandingkan Alkitab dengan Al-Qur’an. Theo menghina kitab suci umat Islam sebagai kitab yang tipis, tidak seperti Alkitab (Bibel) milik umat Kristen.
“Al-Qur’an itu adalah buku yang begitu tipis, hanya 30 juz isinya. Hadits itu adalah perbuatan-perbuatan Nabi dan sahabat-sahabat Nabi ketika mereka masih hidup, yang kemudian diingat-ingat, bahwa perbuatan itulah yang harus dicontoh apabila kita tidak menemukan jawabannya di Qur’an. Tidak seperti Alkitab kita, semua kita bisa cari jawabannya di Alkitab, di Qur’an tidak,” ujar Theo bersemangat, sebagaimana ditranskrip oleh Harian Abadi.
Kaset rekaman Theo itu menghebohkan karena beredar luas menjelang Tragedi Kupang 30 November 1998. Theo pun dituding sebagai provokator kerusuhan itu, karena Kaset itu  disebut-sebut menjadi pemicu kepada sekelompok umat Kristen di Kupang, sehingga merusak dan membakar madrasah, masjid, dan asrama haji. Ribuan warga muslim yang selama ini hidup damai harus mengungsi.
Tuduhan ini tidak omong kosong. Pasalnya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Nusa Tenggara Timur menemukan kaset rekaman itu telah beredar luas di Kupang sebelum terjadi kerusuhan.
Tabloid Abadi, edisi 24-30 Desember 1998 pun menurunkan kasus kaset Theo tersebut sebagai “Laporan Utama”, lengkap dengan transkrip utuh ceramah itu. Abadi juga menyebut adanya keterkaitan antara peredaran kaset ceramah dan kerusuhan di Kupang. Reaksi makin meluas, sejumlah pimpinan ormas Islam bereaksi keras.
Buntut dari ceramah provokatif itu, Theo Syafei menuai  reaksi keras dari berbagai ormas Islam: KISDI, ICMI, HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), KAHMI (Keluarga Alumni HMI), PPMI (Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia), DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), serta BKSPPI (Badan Kerja Sama Pondok Pesantren Indonesia).
Diwakili oleh Asosiasi Pembela Islam (API), umat Islam mengadukan Theo Syafei ke Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya, (5/1/1999), dengan tuduhan menghina dan mencemarkan nama baik umat Islam Indonesia.
Tentang Theo Syafei, Andi Widjajanto berujar singkat, “Theo itu guru saya.” Cukup jelas bukan? (rz)
]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/politisi-pdip-effendi-simbolon-jokowi-pemimpin-setengah-matang-andi-widjajanto-itu-pengkhianat.htm/feed 0
Adhie Massardi: KPK Dihancurkan Karena Pengusutan BLBI Mengarah ke Mega http://www.eramuslim.com/berita/nasional/adhie-massardi-kpk-dihancurkan-karena-pengusutan-blbi-mengarah-ke-mega.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/adhie-massardi-kpk-dihancurkan-karena-pengusutan-blbi-mengarah-ke-mega.htm#comments Mon, 26 Jan 2015 04:33:15 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=94818 ADHIE-MASSARDI-201405071059231-201501132208501Eramuslim.com – Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Massardi berkeyakinan jika konflik KPK vs Polri, dengan melakukan penghancuran terhadap KPK, erat kaitannya dengan pengusutan kasus korupsi Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang mengarah ke sosok pimpinan PDIP Megawati.

“Ada dugaan, kalau dibiarkan masuk, KPK akan ke Bu Mega. Ada anggapan supaya Mega tidak dipanggil KPK dan ditersangkakan. Rumornya sekarang PDI-P untuk melawan KPK menggunakan polisi,” ujar Adhie dalam acara diskusi di Jakarta (25/1).

Bila dulu, cicak vs buaya terkait dengan Century, maka sekarang ini terkait dengan BLBI. “Kalau dulu cicak versus buaya, ada hubungannya dengan kasus skandal Bank Century. Sekarang ini ada hubungannya dengan semakin intensifnya KPK mendalami kasus SKL BLBI,” ungkap Adhie.

Menurut analisisnya, kasus yang menjerat Komjen Pol Budi Gunawan adalah pintu masuk mengusut kasus SKL BLBI. Sehingga, KPK harus dihancurkan. KPK memang tengah mendalami dugaan korupsi dalam proses pemberian SKL BLBI.

Adhie mengungkapkan SKL BLBI dikeluarkan ketika Megawati Soekarnoputri menjadi Presiden RI.Ironisnya, di masa kekuasaan Megawati pula KPK dibentuk.

Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto mengungkapkan, KPK ingin membuktikan jika ada proses yang salah dalam pemberian SKL ini. Sekaligus menampik, jika KPK sedang mencoba mengkriminalisasi kebijakan seperti yang dituduhkan banyak orang saat KPK menyidik kasus Century.

SKL seperti diketahui, dikeluarkan Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) berdasarkan Instruksi Presiden Megawati Nomor 8 Tahun 2002. SKL tersebut berisi pemberian jaminan kepastian hukum kepada debitor yang telah menyelesaikan kewajibannya atau tindakan hukum kepada debitor yang tidak menyelesaikan kewajibannya berdasarkan penyelesaian kewajiban pemegang saham, dikenal dengan inpres tentang release and discharge.

Berdasarkan inpres tersebut, debitor BLBI dianggap sudah menyelesaikan utang walaupun hanya baru membayar 30 persen dari jumlah kewajiban pemegang saham (JKPS) dalam bentuk tunai dan 70 persen dibayar dengan sertifikat bukti hak kepada BPPN. Atas dasar bukti itu, mereka yang diperiksa dalam penyidikan Kejaksaan Agung akan mendapatkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3). Kebijakan kontroversial ini mendapat banyak tentangan karena tidak memenuhi rasa keadilan rakyat dan sangat menguntungkan para pengusaha hitam yang terlibat di dalam BLBI. (rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/adhie-massardi-kpk-dihancurkan-karena-pengusutan-blbi-mengarah-ke-mega.htm/feed 0
Arief Poyuono: “Licik Sekali Pemerintahan Jokowi” http://www.eramuslim.com/berita/nasional/arief-poyuono-licik-sekali-pemerintahan-jokowi.htm http://www.eramuslim.com/berita/nasional/arief-poyuono-licik-sekali-pemerintahan-jokowi.htm#comments Mon, 26 Jan 2015 04:00:33 +0000 http://www.eramuslim.com/?p=94814 6e2feccf1476f3ee2b16761e8d2601f56e3ba5ccEramuslim.com – Dalam keterangan persnya (26/1), Ketua DPP Partai Gerindra FX Arief Poyuono menegaskan jika rezim penguasa saat ini sungguh licik dengan menciptakan konflik antara KPK dengan Polri, namun diam-diam memperpanjang kontrak PT. Freeport Indonesia agar masyarakat tidak terlalu memperhatikan proses perpanjangan kontrak tersebut.

Arief menandaskan jika perpanjangan kontrak Freeport merupakan bentuk pengkhianatan terhadap ajaran Trisakti Bung Karno yang sesungguhnya selama ini menjadi platform Jokowi saat melakukan kampanye.

“Dengan perpanjangan Freeport, dimana lagi ada kedaulatan dan berdikari secara ekonomi?” protes Arief.

Selain berkhianat terhadap Trisakti, Jokowi juga melanggar konstitusi dengan memperpanjang kontrak Freeport. Sebab ada tiga alasan utama penolakan perpanjangan kontrak tersebut:

Pertama, pasal 169 ayat (B) UU Mineral dan Batubara mengamanatkan, kontrak karya akan tetap dihormati hingga masa berakhirnya. “Amanah itu harus dihormati karena UU Minerba merupakan pengejawantahan kehendak dari masyarakat Indonesia. Yaitu, agar presiden mempunyai kewajiban memegang teguh sesuai sumpahnya ketika dilantik,” ujar Arief.

Kedua, Freeport sudah terlalu banyak menikmati kekayaan yang seharusnya digunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia. Apalagi, Freeport hingga saat ini enggan untuk transparan berapa keuntungan yang diperoleh.

Ketiga, bila perpanjangan diluluskan oleh pemerintah atas desakan pemerintah AS berarti negara Paman Sam tersebut telah menerapkan politik adu domba, mengadu antara pemerintah RI dengan rakyatnya sendiri.

Selain itu, tambah Arief, Freeport selama beroperasi juga sudah banyak melanggar keselamatan dan kesehatan kerja, seperti insiden runtuhnya terowongan Big Gossan milik PT Freeport Indonesia di Timika, Papua, pada 14 Mei 2013, yang mengakibatkan 28 orang tewas. Serta kerusakan lingkungan yang sangat parah di bumi Papua dan tidak sebanding dengan royalti yang diterima masyarakat Papua yang saat ini kehidupan sosialnya masih jauh tertinggal baik dari sisi pendidikan, kesejahteraan serta fasilitas kesehatan.

“Saat ini masyarakat Indonesia tidak bisa menerima keberadaan Freeport yang terus menguras kekayaan di Papua. Tidak dibangunnya smelter oleh Freeport selama ini juga bentuk pelanggaran UU serta sebagai cara untuk Freeport menyembunyikan hasil eksploitasinya serta penghindaran dari pengenaan pajak pertambahan nilai. Dalam kontrak perpanjangan Freeport yang baru ditanda tangani ada klausul 2017 Freeport membangun Smelter pasti akan diabaikan okeh Freeport dengan berbagai alasan kepada pemerintah Indonesia,” tegas Arif yang juga Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu ini.(rz)

]]>
http://www.eramuslim.com/berita/nasional/arief-poyuono-licik-sekali-pemerintahan-jokowi.htm/feed 0