FUI: Rencana Perampokan Uang Negara Melibatkan Para Elit di Negeri Ini

Rabu, 16/12/2009 16:48 WIB | Arsip | Cetak

Forum Umat Islam siang tadi menyampaikan siaran persnya terkait skandal Bank Century yang saat ini sudah mulai menggoyang beberapa pejabat tinggi negara. Disampaikan oleh Sekretaris Jenderalnya, Muhammad Al-Khaththath, sikap FUI terhadap skandal Century terdiri dari empat hal.

Pertama, apa yang dilakukan oleh kelompok sekuler liberal dalam mengelola kebijakan perekonomian Indonesia selama ini adalah merupakan usaha-usaha yang sistematis untuk menjerumuskan bangsa Indonesia kepada system ekonomi ribawi dan memperkuat ketergantungan bangsa Indonesia kepada system ribawi tersebut.

Kedua, kehadiran Marsilam Simanjuntak selaku Ketua UKP3R (Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program Reformasi) dalam rapat KSSK (Komita Stabilitas Sektor Keuangan) untuk memutuskan bailout Bank Century memperlihatkan bahwa rencana perampokan uang Negara melibatkan para elit di republic ini yang merupakan lingkaran dalam istana.

Ketiga, berdasarkan laporan audit SBY telah jelas bahwa kondisi neraca keuangan Bank Century dalam posisi minus pada saat persetujuan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) diberikan dan hal ini jelas-jelas merupakan pelanggaran atas aturan Bank Indonesia.

Keempat, dari laporan audit BPK juga ternyata Bank Century bukanlah bank yang terintegrasi dalam system perekonomian dunia dan pasar keuangan internasional. Krisis Bank Century adalah disebabkan perampokan oleh pemiliknya dalam hal ini Robert Tantular terhadap uang nasabah Bank Century bukan dikarenakan oleh krisis ekonomi sebagaimana yang diopinikan oleh para konspirator Bank Century.

Karena itu, FUI menyerukan agar pansus Bank Century segera memanggil pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam skandal Century. Selain itu, FUI juga menyerukan umat Islam agar segera meninggalkan system ekonomi ribawi dalam berbagai bentuknya. mnh

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang