Gelar Baru Tifatul: Datuak Tumangguang

Sabtu, 27/02/2010 14:12 WIB | Arsip | Cetak

Dalam upacara adat Baralek Gadang Batagak Pangulu di Medan nan Bapaneh, Kenagarian Guguk hari ini, Tifatul Sembiring resmi mendapat gelar dari Suku Koto dengan gelar Datuak Tumangguang.

Gelar baru tersebut resmi disandang Menkominfo ini setelah melalui pengukuhan di Kanagarian Tabek Sarojo, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Tak hanya Tifatul, sebanyak 46 tokoh lain pun mendapat gelar tersendiri. Di antaranya, Ketua DPD RI, Irman Gusman yang memangku gelar Datuak Rajo Nan Labiah dari Suku Pisang.

Acara ini dihadiri sejumlah tokoh Sumbar. Antara lain, Gamawan Fauzi yang juga Menteri Dalam Negeri, Marlis Rahman (Gubernur Sumbar), Musliar Kasim (Rektor Universitas Andalas), walikota dan bupati se-Sumbar, serta para perantau Minang dari berbagai wilayah di Nusantara.

Acara ini berlangsung semarak. Pidato adat dan sambutan pun disampaikan sejumlah tokoh Sumbar yang hadir setelah acara tarian tradisional dilangsungkan.

Datuak atau pangulu di Minangkabau berarti pemimpin. Dia bertanggung jawab untuk memperhatikan anak dan kemenakannya. Tanggung jawab datuak atau seorang mamak di Minang itu dituangkan dalam pepatah Minang, ‘Anak Dipangku, Kemenakan Dibimbiang’.

Pertanyaannya, bagaimana mungkin seorang yang punya nama marga Sembiring bisa dapat gelar datuak. Untuk mereka yang belum kenal mantan Presiden PKS ini memang agak membingungkan.

Tifatul lahir di Bukit Tinggi, tanggal 28 September 1961. Ayah beliau memang berasal dari Sumatera Utara, tapi ibunya berasal dari Guguak Randah, Tabek Sarojo, Agam, Sumatera Barat. (mnh/inilah)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang