Gus Dur Tutup Usia

Kamis, 31/12/2009 08:52 WIB | Arsip | Cetak

Sekitar sepekan lalu, Gus Dur jatuh sakit saat sedang bersilaturahim ke beberapa pondok pesantren di Jawa Timur. Saat itu, Gus Dur langsung dirawat di RS Jombang sebelum dibawa ke RSCM. Berangsur membaik, Gus Dur sempat mengajak Erman Suparno (mantan Menakertrans yang juga politisi dari PKB) dan beberapa sejawat untuk menjenguk Kantor PBNU di Jakarta pada Ahad (27/12/09). Entah kenapa, Erman saat itu berfirasat bahwa kunjungan tersebut adalah kunjungan terakhir Gus Dur ke PBNU. Gus Dur pun masih berceloteh dan mengatakan akan menjalani operasi gigi pada keesokan harinya. Namun, Allah swt memanggil cucu K.H. Hasyim Asy'ari itu pada Rabu petang.

Presiden keempat Indonesia, K.H. Abdurrahman Wahid atau yang lebih dikenal dengan Gus Dur tutup usia pada Rabu (30/12/09) pukul 18.45 petang di RS Cipto Mangunkusumo. Setelah sempat disemayamkan di kediamannya di Warung Sila, Ciganjur, jenazah Gus Dur pagi ini diterbangkan ke Jombang pagi ini untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Presiden SBY sempat menjenguk Gus Dur menjelang detik-detik sakaratul maut. Presiden datang sekitar pukul 18.30 disusul oleh Menkes Endang Sedyaningsih. Gus Dur dirawat di ruang VVIP nomor 116 Gedung A RSCM. Sekitar 15 menit kemudian, Gus Dur menghembuskan nafas terakhir.

Gus Dur menjadi presiden Indonesia pada tahun 1999—2001. Pada masa pemerintahannya, sejumlah kebijakan kontroversial sempat menjadi buah bibir. Di antaranya dengan menjadikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur nasional dan juga membuka hubungan dagang dengan Israel. Gus Dur pun pernah diberikan gelar Doktor Kehormatan oleh salah satu universitas di Israel dan juga Korea Selatan.

Jenazah Gus Dur rencananya akan dimakamkan di dekat pusara sang kakek, K.H. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdhatul Ulama, yaitu di areal Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jatim. Upacara serahterima jenazah Gus Dur dari pihak keluarga ke pemerintah diiringi isak tangis. Ketua MPR, Taufik Kiemas, memimpin upacara tersebut. Sementara itu, Presiden SBY dan Wapres Boediono telah terbang terlebih dahulu ke Jombang. (Ind/berbagai sumber)

foto: antara

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang