HTI: Pemerintah Jangan 'Tebang Pilih' Larang Aliran Sesat

Senin, 12/11/2007 17:03 WIB | Arsip | Cetak

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) meminta pemerintah juga bersikap tegas terhadap keberadaan aliran sesat lainnya di Indonesia, meski telah mengeluarkan keputusan tentang pelarangan terhadap aliran Al-Qiyadah Al-Islamiyah.

"Tindakan tegas Bakorpakem diharapkan tidak berhenti hanya kasus Al-Qiyadah Al-Islamiyah, tapi juga pada seluruh aliran sesat yang saat ini masih merajalela di tengah masyarakat seperti Ahmadiyah, Kerajaan Syurga Lia Eden, LDII dan lainnya, " ujar Juru bicara HTI Muhammad Ismail Yusanto dalam pernyataan persnya, Senin (12/11).

HTI juga mendesak, agar pemerintah melalui Badan Koordinasi Pengawas Aliran dan Kepercayaan Masyarakat (Bakorpakem) dapat melarang aliran-aliran tersebut untuk berkembang di Indonesia.

"Hanya dengan cara itu saja maka kita (HTI) bisa mengatakan, bahwa pemerintah memang sedang benar-benar melindungi Islam dan umatnya dari rongrongan pihak yang tidak bertanggungjawab dari penyimpangan aqidah dan syariah baik karena motif politik, ekonomi atau yang lain, "tegasnya.

Apabila Pemerintah hanya bertindak tegas kepada Al-Qiyadah, lanjut Ismail, maka tidak salah bila di tengah umat muncul anggapan pemerintah melakukan tebang pilih dalam pelarangan aliran sesat.

"Kita mengingatkan seluruh umat Islam untuk mewaspadai upaya stigmasi, dan penyelewengan ajaran Islam oleh orang atau kelompok, yang jelas-jelas meyimpang dari Islam, "imbuhnya. (novel)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang