Jalankan Aksi Pemurtadan, 3 Warga AS Diusir dari Aceh

Tiga orang warga Amerika diusir dari provinsi Nangro Aceh Darussalam pada hari Rabu kemarin (21/7) setelah penduduk setempat menuduh mereka berusaha untuk mengubah umat Islam menjadi Kristen, kata juru bicara pemerintah setempat.
Pejabat Imigrasi, mengatakan belum ada keputusan deportasi yang dibuat untuk Robin Kay Jordan, istrinya dan putri mereka Kelly Claire. Kristenisasi adalah tindakan ilegal di Indonesia, negeri yang memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia.
Jordan dan keluarganya, yang berkedok sebagai pekerja kemanusiaan dan amal dari California, terpaksa harus keluar dari rumah sewaan mereka di kabupaten Aceh Barat dan ditransfer ke kantor imigrasi di provinsi Sumatra Utara, kata Mulyagus, juru bicara kabupaten.
"Mereka diduga kuat memiliki misi untuk menyebarkan agama Kristen," kata Mulyagus, "Oleh karena itu kami usir dan melarang mereka memasuki Aceh Barat."
Dia menambahkan bahwa mereka diusir keluar dari Aceh, untuk keselamatan mereka sendiri, setelah beredar desas-desus yang menyatakan bahwa keluarga misionaris tersebut telah mengkristenkan tiga orang Muslim di kabupaten Aceh barat.
Jordan sendiri tidak bisa dihubungi untuk dimintai komentar atas pengusirannya pada hari Rabu kemarin. Panggilan telepon juga tidak diangkat di konsulat AS di Medan, ibukota Sumatera Utara.
Menurut situs ABCNews, 237 juta umat Islam Indonesia menjalankan praktek ajaran Islam yang 'moderat', namun kabupaten Aceh Barat bisa dikatakan sebagai pengecualian karena di kabupaten tersebut penegakkan hukum secara tegas berdasarkan nilai-nilai Islam. Pada bulan Mei lalu, pemerintah daerah telah memulai melarang perempuan muslim mengenakan celana ketat. (fq/abc)
Lainnya (Arsip)
- Astaghfirullah, Hari Gini Masih Ada SMP Negeri yang Melarang Siswinya Berjilbab
Kamis, 22/07/2010 10:33 WIB - Menjelang Uji Kelayakan Gubernur BI, PKS Melakukan Pergantian Ketua Komisi I
Rabu, 21/07/2010 11:11 WIB - MUI: Haram Vaksin Meningitis
Rabu, 21/07/2010 11:09 WIB - Kebahagiaan Tim Mer-C Bisa Bertemu PM Haniya di Gaza
Rabu, 21/07/2010 09:22 WIB - Tim Mer-C Disambut Staf Kemenkes Gaza
Selasa, 20/07/2010 11:22 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




