Julia Roberts, Film Hollywood di Bali, dan Sekolah Yang Diungsikan

Selasa, 27/10/2009 15:43 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Inilah potret negara inferior yang selalu tersudutkan oleh segala hal di dunia ini. Ini pula gambaran nyata dari sebuah keadaan bahwa duniawi yang sesaat lebih penting daripada kepentingan lain yang lebih panjang manfaat dan hasilnya.

Seperti kita ketahui, hari-hari ini, Julia Roberts, aktris film Hollywood yang melejit lewat film Pretty Woman dan Erin Brockovich, sedang melaksanakan syuting film terbarunya. Film berjudul Eat, Pray, Love itu salah satunya mengambil tempat di Bali. Dengan alasan keamanan dan sebagainya, lokasi syuting yang dilakukan di Pantai Padang-Padang, Pecatu, Kabupaten Badung, Bali ini ditutup untuk umum.

Pengamanan yang sangat ketat dilakukan dalam setiap pengambilan gambar film tersebut. Dalam radius sekitar 500 meter, lokasi syuting telah disisir, dengan penjagaan empat lapis. Penjagaan melibatkan polisi, TNI, bodyguard lokal dan luar negeri. Yang tidak berkepentingan, diminta meninggalkan lokasi itu. Tentu saja hal ini membuat aktivitas warga sehari-hari terganggu. Rencananya, syuting di Bali ini akan dilaksanakan selama satu bulan.

Yang mengenaskan, untuk kepentingan “sekadar” film Hollywood ini, kru film meminta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Bali meliburkan sekitar 480 murid SDN 3 Ungasan yang memang dekat dengan lokasi syuting. Alasannya? Ya itu tadi, untuk keamanan. Untungnya, permintaan yang “keblinger” ini ditolak oleh pihak yang berwenang. Namun, tetap saja, murid-murid SDN 3 Ungasan “diungsikan” ke SDN 1 Ungasan untuk numpang belajar.

Sementara sang aktris jelita Hollywood itu seusai syuting bisa menikmati sunset dengan tenang, siswa-siswa SD itu pindah tempat belajarnya. Bukan karena gempa. Atau bencana alam lainnya. Kelak, mungkin mereka akan berkata, “Aku sekolahnya pernah ngungsi dulu. Ada Julia Roberts ke sini!” (sa/ip)


(Arsip Berita Nasional)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG