Keganjilan-keganjilan di Pernyataan Kapolri

Jumat, 06/11/2009 16:17 WIB | Arsip | Cetak

Sejak Senin hingga Jumat ini, publik seolah diperlihatkan dengan tontonan keganjilan-keganjilan pernyataan Kapolri berkaitan dengan kasus KPK dan Anggodo. Setidaknya, itu terlihat dalam beberapa pernyataan Kapolri di sejumlah media dan disaksikan jutaan orang.

Episod pertama adalah penegasan Kapolri didampingi Menkominfo kepada sejumlah wartawan bahwa Polri tidak melakukan kriminalisasi terhadap KPK. Kapolri pun meminta media untuk tidak lagi menggunakan istilah tersebut.

Keesokan harinya, Selasa, publik akhirnya bisa membandingkan antara pernyataan Kapolri dengan pemutaran rekaman telepon Anggodo ke sejumlah petinggi di kepolisian dan kejaksaan. Di situ, semua orang yang mendengar, tidak perlu lagi pendidikan tinggi dan logika yang jelimet, apa yang tersingkap dari rekaman jelas-jelas merupakan adanya upaya-upaya untuk mengkriminalisasi pimpinan KPK, khususnya Bibit dan Chandra.

Episod kedua adalah pernyataan awal Kapolri soal pengunduran diri Susno Duadji. Awalnya, ketika bertemu dengan tim pencari fakta, Kapolri menyatakan bahwa Susno Duadji mengundurkan diri atau dinonaktifkan.

Tapi, ketika rapat kerja dengan komisi III semalam, Kapolri menyatakan bahwa penonaktifan Susno hanya sementara selama proses pemeriksaan oleh TPF. Kalau sudah selesai, Susno Duadji pun bisa aktif kembali di posisi semula sebagai Kabareskrim.

Episod ketiga adalah soal kepergian Anggodo dari Mabes Polri ketika menjalani pemeriksaan. Kepada TPF, Kapolri menegaskan, seperti yang diucapkan Adnan Buyung Nasution, bahwa Anggodo masih berada di Mabes untuk menjalani pemeriksaan.

Ternyata, beberapa wartawan di antaranya dari media televisi pada Rabu malam sekitar jam 22.30, sempat merekam kepergian Anggodo dengan menumpangi mobil Avanza warna hitam. Anggodo keluar Mabes melewati pintu belakang. Dan ini pun akhirnya disaksikan jutaan penonton.

Episod Keempat adalah soal pencabutan pengakuan Ari Muladi soal pemberian langsung uang suap dari Anggodo ke pimpinan KPK, Bibit dan Chandra. Pada acara raker dengan komisi III DPR RI semalam, Kapolri menyatakan bahwa Ari Muladi tidak pernah mencabut pengakuannya pada BAP yang pertama. Artinya, Ari Muladi memang menyampaikan langsung uang suap tersebut ke Bibit dan Chandra.

Siang tadi, dalam wawancara dengan stasiun televisi, Ari Muladi menegaskan bahwa ia tidak memberikan langsung uang suap dari Anggodo ke pimpinan KPK, baik Chandra maupun Bibit. Ari memberikannya ke orang yang bernama Yulianto. mnh

foto: antara

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...

Safe Deposite Box di BCA Syariah
Barang-barang berharga seperti emas, perhiasan ataupun surat-surat berharga seperti sertifikat rumah, tanah, kendaraan dan lainnya tentu harus disimpan baik agar tidak hilan/r...


Peluang