Kejagung Gelar Perkara Kasus Tanker VLCC
Pendalaman kasus penjualan dua kapal tanker Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina dilanjutkan kembali. Sesuai jadwal, Kejaksaan Agung bersama dengan auditor mulai hari ini, Senin (30/4) melakukan gelar perkara (ekspos).
Kejaksaan Agung rencananya akan memutuskan hasil penyelidikan terhadap kasus penjualan dua kapal tanker itu, sesudah tim penyidik dan auditor menyelesaikan gelar perkara tersebut.
"Kemungkinan nanti akan diputuskan mengenai tindak lanjut penanganan kasus VLCC, bukti materiil kan sudah dikumpulkan, nanti cukup atau tidak bisa dilihat saat ekspos, hasilnya tunggu saja, "ujar Plt Jampidsus Hendarman Supandji, di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (30/4).
Menurutnya, dalam gelar perkara yang diikuti oleh semua direktur jaksa agung muda dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), semua pihak yang hadir akan dimintai tanggapannya untuk memberikan keputusan akhir apakah kasus tersebut layak dilanjutkan pada tingkat penyidikan atau belum.
Sebelumnya, Kejagung mengaku sudah mendapat kemajuan dalam mengumpulkan bukti-bukti, namun alat bukti itu masih harus difokuskan untuk mendalami lagi pasal 2 dan 3 UU No. 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.
Kasus penjualan dua tanker pertamina pada tahun 2003 oleh pansus DPR terindikasikan korupsi, yang diduga merugikan negara sebesar 241 miliar rupiah. Karena adanya rekomendasi itu, Kejagung dan KPK menyelidiki kasus tersebut dan memeriksa saksi-saksi di antaranya, mantan Meneg BUMN era Presiden Megawati Soekarno Putri, Laksamana Sukardi. (novel)
Lainnya (Arsip)
- Ketua DPP PAN: Tiga Kriteria Menteri yang Perlu di Reshuffle
Senin, 30/04/2007 17:06 WIB - PBNU Desak Parlemen Indonesia, Galang Dukungan untuk Perdamaian di Timur Tengah
Senin, 30/04/2007 16:52 WIB - Ribuan Buruh Akan Kepung Istana Negara
Senin, 30/04/2007 16:46 WIB - Dokumen Tidak Lengkap, Perlambat Ganti Rugi Korban Lapindo
Senin, 30/04/2007 14:03 WIB - Menteri-Menteri Korup Harus Segera Diganti
Jumat, 27/04/2007 15:59 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




