Kejati Jateng: 1,2 Milyar Dana Korupsi Diduga Mengalir ke PKS

Ada berita menghebohkan yang disampaikan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Salman Maryadi Kamis kemarin kepada para wartawan. Menurutnya, menurut hasil pemeriksaan beberapa saksi, sejumlah parpol diduga menerima aliran dana korupsi yang bersumber dari dana Kementerian Perumahan Rakyat untuk pembangunan perumahan bersubsidi Griya Lawu Asri (GLA).
Parpol-parpol tersebut adalah Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrat (PD), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Pelopor.
Parpol-parpol yang disebutkan merupakan parpol yang mengusung pasangan calon bupati-wakil bupati Karanganyar, Jateng, Rina Iriani-Paryono, pada pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2008.
Aliran dana yang sebenarnya dialokasikan untuk pembangunan perumahan bersubsidi, menurut hasil pemeriksaan, diduga disalahgunakan oleh suami Bupati Karanganyar, Toni Haryono yang juga pejabat di Pemda Jateng untuk biaya pemenangan pilkada tahun 2008 atas nama isterinya, Rina Iriani.
Toni Haryono sudah ditahan pada April lalu. Jumlah kerugian negara akibat tindakan tersangka sebesar Rp15 miliar dari nilai total bantuan sebesar Rp35 miliar yang diberikan pemerintah, dengan rincian Rp 12 miliar untuk KPR bersubsidi dan Rp 23 miliar untuk subsidi Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).
Menurut Kejati Jateng, PKS diduga sebagai penerima dana yang paling besar dari parpol-parpol lain yang mengusung pasangan pilkada tersebut. Jumlah dana yang diduga diterima PKS sebesar Rp 1,2 milyar. Sementara, parpol lain sebesar ratusan juta rupiah.
Parpol-parpol tersebut menolak dikatakan sebagai penerima aliran dana korupsi.Mereka mengaku hanya menerima dana untuk operasional kampanye pasangan pilkada tersebut, dan tidak mengetahui kalau dana tersebut merupakan dana korupsi subsidi untuk perumahan rakyat.
Bendahara DPW PKS Jateng menyatakan seperti yang disampaikan inilah.com bahwa dana yang diterima PKS berkenaan dengan proses penggalangan massa pemenangan calon pasangan bupati Rina Iriani-Paryono pada pilkada tahun2008.
"DPD PKS Kabupaten Karanganyar memang menerima dana untuk proses penggalangan massa pemenangan calon pasangan bupati Rina Iriani-Paryono pada pemilihan umum kepala daerah (pilkada) tahun 2008, namun tidak sebesar itu," kata Bendahara DPW PKS Jawa Tengah, Listyo Nugroho, Kamis.
Menurut dia, sudah sewajarnya calon kepala daerah memberikan dana yang digunakan untuk sosialisasi agar terpilih dalam pilkada setempat. Hm/berbagai sumber
Lainnya (Arsip)
- PKS Siapkan Jalur Anggota Nonmuslim
Kamis, 17/06/2010 10:19 WIB - Kena Larangan Pemda, Atribut PKS Sepi di Sekitar Ritz Carlton
Rabu, 16/06/2010 17:30 WIB - PKS Jakarta Punya Kantor Baru
Senin, 14/06/2010 14:47 WIB - Dua Anak Kecil Dan Ayahnya
Jumat, 11/06/2010 10:31 WIB - Selamat Datang, Malam-Malam Piala Dunia
Kamis, 10/06/2010 08:12 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




