Kemal Azis: Soal Pemutusan Hubungan Dagang Israel, Kita Harus Realistis

Kamis, 29/10/2009 16:55 WIB | Arsip | Cetak

Jakarta—Kemal Azis Stamboel, Ketua Komisi I yang menggantikan posisi Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa pemutusan hubungan dagang dengan Israel harus realistis karena banyak barang-barang kebutuhan yang dikonsumsi masyarakat dunia justru produksi Yahudi. Hal ini disampaikan di ruang Rapat Komisi I setelah menerima utusan dari ormas Islam yang mendesak agar pemerintah menentukan sikap terhadap masalah penyerbuan Masjid Al-Aqsha.

“Yah, lihat saja sepatu Anda, mungkin bikinan Yahudi. Kita harus realistis. Mungkin kita tidak membuka hubungan dagang secara formil dengan mereka karena kita tidak mempunyai hubungan diplomatik dengan Israel,” ujar Kemal yang bertindak sebagai pimpinan rapat pada pertemuan tersebut.

Lebih lanjut, anggota legislatif dari PKS ini menegaskan, “Namun, kita berdagang dengan siapa saja, kan. Policy pemerintah sebagai pemerintah yang berdaulat menyatakan bahwa kita akan melakukan multi direction diplomacy dan multi direction trade diplomacy, dan juga dalam pidato Presiden pada pelantikannya menegaskan bahwa kita akan tetap menjadi peacefull country.” Artinya, Indonesia tidak ingin membuka peperangan terbuka dengan negara manapun.

“Kita harus rasional. Sejauh itu kita temui dan teridentifikasi mungkin bisa kita lakukan, tapi perdagangan kita kan juga bersifat sangat global dan akan sulit untuk kita memantau. Rasional saja,” ungkap Kemal.

Mengenai upaya rasional, Kemal menjelaskan, “Tetap memperhatikan bahwa tidak ada direct trade kepada mereka dan tidak ada kita mempunyai direct diplomatic relation, itu saja yang bisa kita lakukan.”

Pada masa pemerintahan Abdurrahman Wahid, Indonesia pernah diusulkan untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Namun, usul ini tidak digubris oleh para pejabat negara, apalagi oleh bangsa Indonesia yang mayoritas umat Islam.

Dalam pertemuan dengan Komisi I, beberapa ormas Islam mendesak pemerintah agar konsisten mendukung Palestina dan juga menuntut agar pemerintah Indonesia mendesak PBB agar bertindak terhadap Israel. Beberapa wakil ormas tersebut bahkan menyinggung aksi lawatan ke luar negeri para anggota DPR dan mengusulkan agar mereka juga sesekali mampir ke Masjid Al-Aqsha di Palestina daripada mengunjungi negara-negara digdaya macam Amerika dan sekutunya.

Kemal Azis Stamboel menerima usulan dari para utusan tersebut dan berjanji akan menyampaikan kepada pemerintah terkait masalah Palestina. (Ind)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang