Ketua DPP PAN: Tiga Kriteria Menteri yang Perlu di Reshuffle

Senin, 30/04/2007 17:06 WIB | Arsip | Cetak

Waktu yang dijanjikan oleh Presiden SBY untuk me-reshuffle kabinetnya pada awal Mei tinggal hitungan jam. Ketua DPP PAN Muhammad Najib mengajukan tiga kriteria menteri yang layak terkena reshuffle.

Pertama, alasan kesehatan, di mana secara fisik menteri itu tidak dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan optimal. Kedua, terlibat skandal sehingga mengakibatkan kinerja dan legitimasinya terganggu, dan ketiga faktor performa.

"Saya tidak bisa sebut namanya tapi pasti presiden dan wakil presiden sudah mempunyai catatan tentang kriteria-kriteria tersebut, "ujarnya di sela-sela diskusi publik, di Aula Universitas Paramdina, Jakarta, Senin (30/4).

Menurutnya, untuk menghindari keterpurukan atas citra pemerintah dan kehilangan harapan dari masyarakat, Presiden SBY harus melakukan perubahan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.

"Publik mempunyai hak sendiri untuk menilai, tapi kalau Presiden mempunyai pandangan memang perlu diganti dengan yang baik, mudah-mudahan masalah bisa dituntaskan dengan reshuffle, " tandasnya.

Najib juga menilai, perlombaan untuk mendapat citra positif secara tidak sadar telah dilakukan oleh pasangan Presiden dan Wapres, yang terlihat dalam kasus lumpur Lapindo, di mana warga Perumtas yang pertengahan April lalu ke Jakarta sulit sekali bertemu dengan Presiden. Namun ketika Wapres telah menerima mereka, barulah SBY membuka pintu untuk berdialog dengan warga Perumtas.

Ia berharap, dengan adanya reshuffle kabinet, kedua pemimpin itu dapat menyatu, dan tidak berjalan dengan agendanya masing-masing menuju pemilu 2009.(novel)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang