KISPA Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Ketua Umum PERSIS

Minggu, 01/11/2009 10:04 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Hari ini, Ahad, 1/11/09, ketua KISPA (komite Indonesia untuk Solidaritas Palestia ) yang sedang berada di Balikpapan, Kalimantan Timur dalam rangka dakwah merasa kaget dan sedih saat mendapatkan informasi, bahwa ust. Shiddiq Amin, Ketua Umum Persatuan Islam (Persis) meninggal dunia, Inna lillahi wainna ilaihi raji’un.

Saya dan teman-teman di KISPA sudah ada rencana akan membesuk ustadz yang sedang sakit ke Bandung, akan tetapi karena ada acara aksi pembelaan terhadap masjid Al Aqsha, mendatangi DPR-RI untuk menyampaikan sikap, dan tabligh di Al Azhar maka keinginan tidak tercapai, kata Ferry Nur di Balikpapan.

Lebih lanjut Ferry menyampaikan kenangannya bersama ustadz Shiddiq Amin, saya bersama beliau ikut hadir dalam acara Kongres Al Quds Internasional yang degelar di Istanbul Turki, 15-17 November 2007, kongres tersebut membahas tentang upaya membebaskan masjid Al Aqsha dari tangan penjajah Zionis Israel, hadir juga saat itu Syekh Raid Shalah, pemimpin harakah Islamiyah di Palestina.

Bahkan ketika saya masuk Gaza, beliau mendoakan kami dan turut mendoakan, tutur ketua KISPA.

Sebagai ucapan ta’ziyah, pagi hari ini jam 08.05am, KISPA menulis melalui email ke ke website Pimpinan Pusat Persatuan Islam: www.persis.or.id. sebagai berikut:

inna lillahi wa inna ilaihi raji’un,
Kami pengurus KISPA (Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina) turut berduka cita beriring dengan doa: semoga Allah swt mengampuni segala dosa ust. Siddiq Amin, menerima segala amal kebaikannya, dilapangkan kuburnya, dan dihimpun bersama kafilah para syuhada di akhirat kelak. Amin. (ferry nur, ketua KISPA)

NB: kenangan yang tidak terlupakan ketika saya bersama ust Sidiq Amin menghadiri Kongres Al-Quds Internasional yang digelar di Istambul, Turki, 15-17 November 2007, semoga semuanya itu menjadi saksi terhadap komitmen beliau terhadap pembelaan perjuangan bangsa Palestina dan masjid Al Aqsha.

- 1 November 2009 at 8:05 am. (fn).


(Arsip Berita Nasional)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG