Lanjutkan Investigasi, MUI Belum Akui LDII
Majelis Ulama Indonesia Pusat menyatakan masih melakukan investigasi terhadap Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), terkait tuduhan-tuduhan yang dtujukan ke lembaga itu.
Hal tersebut disampaikan salah satu Ketua MUI Pusat KH. Ahmad Cholil Ridwan ditemui saat menghadiri persidangan majalah Palyboy, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (8/3).
"MUI baru menerima laporan dari LDII, dari masyarakat, dan kita sedang melakukan investigasi, " ujarnya.
Menurutnya, hingga saat ini DPP MUI secara kelembagaan sudah mengeluarkan keputusan untuk melarang pengurusnya, atas nama pribadi maupun lembaga untuk tidak menghadiri acara Rakernas LDII yang digelar sejak Selasa (6/3) lalu.
Mengenai kehadiran Ketua Komisi Fatwa MUI KH. Ma'ruf Amin dalam pembukaan Rakernas LDII, ia mengatakan, sebenarnya hal itu melanggar keputusan rapat MUI, tetapi beliau hadir di sana atas nama pribadi. Di MUI sangat sulit untuk membedakan posisi pribadi dengan institusi.
Lebih lanjut Cholil menegaskan, MUI mempunyai data-data bahwa pengikut LDII didaerah masih mengajarkan ajaran Islam jamaah.
"Kedatangan Pak Ma'ruf ke pesantren LDII hanya untuk investigasi bukan untuk mengakui LDII, " jelasnya.
Ridwan mengakui, pihak LDII sudah meminta kesempatan untuk memberikan klarifikasi, namun MUI kini sedang mengumpulkan bukti-bukti dilapanga. (novel)
Lainnya (Arsip)
- Tokoh Ulama Sampaikan Petisi Kasus Majalah Playboy
Kamis, 08/03/2007 15:28 WIB - Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi: Kita Harus Kritis terhadap Peradaban Barat
Kamis, 08/03/2007 14:03 WIB - Garuda Tetap Akan Dijual
Kamis, 08/03/2007 13:57 WIB - Majelis Hakim Kasus Majalah Playboy Tegur JPU
Kamis, 08/03/2007 13:54 WIB - Bank Indonesia Gandeng Ulama, Sosialisasikan Program Syariah
Kamis, 08/03/2007 08:57 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




