Mahfud MD: Kalau Ada Unsur Kriminal, Century Bisa Berujung Impeachment

Senin, 25/01/2010 15:50 WIB | Arsip | Cetak

Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD menyatakan bahwa jika ditemukan unsur kriminal dalam pengucuran dana talangan Bank Century, tindakan hukumnya bisa berujung pada pemecatan terhadap presiden atau impeachment.

Hal ini disampaikan Mahfud usai menerima penghargaan dari Universitas Brawijaya di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, hari ini.

“Soal Century dan sebagainya, kalau benar itu ada kriminalnya, ya mengarah impeachment,” ucap Mahfud.

Bila memang harus ada impeachment, MK menyatakan siap memproses dengan tegas dan transparan. Tapi, harus jelas ditemukannya unsur kriminal dalam kebijakan dana talangan ke Bank Century. Baik hal itu menyangkut penyalahgunaan wewenang dan penyelewengan wewenang yang semuanya bentuk lain dari korupsi.

Mahfud menegaskan bahwa jika memang akan berujung pada impeachment, pihaknya sudah punya perangkap lengkah baik yang berurusan dengan hakim dan peraturan.

Mahfud juga meluruskan soal wewenang kebijakan pejabat yang tidak bisa ditindak hukum. “Kebijakan yang tidak kena hukum adalah kebijakan murni. Yaitu, wewenang seorang pejabat yang memang mengambil keputusan. Contoh, kebijakan soal jalan tol, apakah di sebelah barat atau timur,” jelas mantan menteri pertahanan di masa Gus Dur ini.

Soal impeachment ini memang menghangat seusai SBY mengundang pejabat tinggi negara dalam sebuah rapat khusus di istana Bogor beberapa hari lalu. Dalam rapat itu, hadir Ketua MPR, Ketua DPR, Ketua BPK, Ketua MA, dan Ketua MK.

Beberapa kalangan menduga kalau pertemuan khusus ini sebagai bentuk kekhawatiran SBY terhadap perkembangan kasus Bank Century di Pansus DPR. mnh/dtk

foto ilustrasi: antarajatim

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang