Menag Akui Depag Salah Satu Departemen Terkorup

Jumat, 13/11/2009 10:47 WIB | Arsip | Cetak

 

Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengakui bahwa ada persepsi di masyarakat bahwa Departemen Agama (Depag) adalah salah satu departemen terkorup. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Kebijakan Pengawasan 2009 di Jakarta, Kamis (12/11/09) malam.

Rapat yang dihadiri oleh 33 Kepala Kantor Wilayah Depag dan 440 Kepala Kantor Depag tersebut digelar dalam rangka mengevaluasi pelayanan Depag kepada masyarakat. Menag mengharapkan agar pelayanan Depag kepada masyarakat dapat lebih maksimal.
“Bila semula mejanya panjang, perpendek mejanya. Jika semula berbelit-belit, hendaknya dipermudah,” ujar Suryadharma Ali yang masih menjabat sebagai Ketua Umum DPP PPP.

Tahun ini, Depag mendapat suntikan dana sebesar Rp27 trilyun. Di dalam pengelolaan dan pemeriksaan keuangan departemen tersebut, Menag berharap laporan keuangan Depag berubah menjadi wajar tanpa pengecualian pada tahun 2012. Namun, ia tetap berharap Inspektorat Jenderal Depag dapat merealisasikannya selambat-lambatnya pada tahun 2011.

Suryadharma pun menyinggung hal tersebut sebagai tantangan bagi departemen yang dipimpinnya.
''Tantangan yang dihadapi Depag dari tahun ke tahun semakin meningkat. Suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, belakangan ini ada persepsi di masyarakat bahwa Depag adalah salah satu departemen yang paling korup,” ujarnya menyayangkan. (Ind)

foto: Vivanews

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang