Menag Akui Depag Salah Satu Departemen Terkorup

Menteri Agama, Suryadharma Ali, mengakui bahwa ada persepsi di masyarakat bahwa Departemen Agama (Depag) adalah salah satu departemen terkorup. Hal ini disampaikannya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Kebijakan Pengawasan 2009 di Jakarta, Kamis (12/11/09) malam.
Rapat yang dihadiri oleh 33 Kepala Kantor Wilayah Depag dan 440 Kepala Kantor Depag tersebut digelar dalam rangka mengevaluasi pelayanan Depag kepada masyarakat. Menag mengharapkan agar pelayanan Depag kepada masyarakat dapat lebih maksimal.
“Bila semula mejanya panjang, perpendek mejanya. Jika semula berbelit-belit, hendaknya dipermudah,” ujar Suryadharma Ali yang masih menjabat sebagai Ketua Umum DPP PPP.
Tahun ini, Depag mendapat suntikan dana sebesar Rp27 trilyun. Di dalam pengelolaan dan pemeriksaan keuangan departemen tersebut, Menag berharap laporan keuangan Depag berubah menjadi wajar tanpa pengecualian pada tahun 2012. Namun, ia tetap berharap Inspektorat Jenderal Depag dapat merealisasikannya selambat-lambatnya pada tahun 2011.
Suryadharma pun menyinggung hal tersebut sebagai tantangan bagi departemen yang dipimpinnya.
''Tantangan yang dihadapi Depag dari tahun ke tahun semakin meningkat. Suka atau tidak suka, senang atau tidak senang, belakangan ini ada persepsi di masyarakat bahwa Depag adalah salah satu departemen yang paling korup,” ujarnya menyayangkan. (Ind)
foto: Vivanews
Lainnya (Arsip)
- Bailout Century Sangat Janggal, Anggota DPR Setujui Hak Angket
Jumat, 13/11/2009 08:23 WIB - Delapan Anggota F-PKS Dukung Hak Angket Century
Kamis, 12/11/2009 19:28 WIB - Herlini Amran: Masalah Pendidikan Kita Seperti Benang Kusut!
Kamis, 12/11/2009 13:43 WIB - Kala Shubuh Kita Lebih Awal
Kamis, 12/11/2009 07:51 WIB - Antasari Akan Adukan Rekayasa Kasusnya Ke Komnas HAM
Rabu, 11/11/2009 08:01 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




