Menteri Pertanian Pasang Badan Bela Kebohongan Jokowi

140446_traktorEramuslim.com -Setelah berita Presiden Jokowi membohongi petani Ponorogo yang kaget traktornya ditarik kembali. Kini, pemerintah meluruskan berita tersebut. “Itu ditarik, karena traktor didistribusi untuk seluruh Jatim, Ngawi juga. Ditarik sebagian memang, itu akan dikirim ke seluruh Jatim, bukan untuk Ponorogo saja,” jelas  Menteri Pertanian, Amran Sulaiman di Jakarta, Selasa (17/3).

Pada 6 Maret 2015 lalu, Jokowi datang ke Ponorogo, Jawa Timur untuk melakukan panen padi di Desa Jetis dan membagikan traktor gratis ke para petani. Ada 3.000 traktor yang datang ke Ponorogo, namun 3.000 traktor bukan hanya untuk Ponorogo saja. Bahkan, Jokowi pakai acara terjun ke sawah tanpa alas kaki.

Namun usai kunjungan, traktor diangkut dengan truk lagi. Petani kecewa karena mengira alat pertanian tersebut bisa langsung dimiliki. Mentan mengatakan, 3.000 traktor didatangkan ke Ponorogo karena Presiden Jokowi ingin melihat fisiknya langsung. “Kedatangan Presiden kemarin ingin melihat langsung fisiknya. Oleh karena itu kita datangkan di satu titik, di Ponorogo. Kemudian dikumpulkan lagi untuk dibagikan ke seluruh Jawa Timur,” jelas Amran yang mengaku traktor-traktor tersebut memang sengaja diperlihatkan. Tujuannya agar masyarakat bisa melihat fisiknya langsung traktor tersebut.

Sebelumnya, Fastnews memberitakan, tiga hari ini, dunia daring diramaikan dengan Presiden Jokowi yang membohongi petani Ponorogo, netizen pun heboh. Bermula dari posting Djoko Yuwono dengan isi: “Deretan Traktor itu hanya Pameran, Sinuhun yg buka pameran dgn segala atraksinya. Terus? Ya sesudah pameran, segala alat diangkuti lagi, beberapa tronton ngangkut traktor2 itu. Dus, itu tidak dibagikan. Infonya, untuk acara di lain daerah nanti. Tapi, ada yg ngaku ikut bongkar muat, itu dibawa lagi ke Kubota. Tidak dibagikan.(rz)