MUI Diminta Keluarkan Fatwa Hukum Soal Rokok

Sabtu, 21/06/2008 07:45 WIB | Arsip | Cetak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) diminta mengeluarkan fatwa tentang hukum mengisap rokok, karena zat adiktif ini menyebabkan banyak penyakit dan menyerap 11 persen penghasilan penduduk miskin.

"Seharusnya, MUI mengeluarkan fatwa tentang ini, banyak kandungan penyakitnya" kata Sosiolog dari Universitas Indonesia, Imam B Prasodjo, dalam diskusi publik mengenai pengendalian dampak penggunaan tembakau di Jakarta, Kamis.

Sementara itu, aktor yang belakangan ini aktif melakukan kampanye antirokok, Fuad Baradja mengatakan, banyaknya dampak buruk akibat rokok seharusnya sudah bisa menjadi dasar bagi MUI untuk mengeluarkan fatwa tentang hukum mengisap rokok.

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Komisi Fatwa MUI, Prof Dr KH Ali Mustafa Yakub, mengatakan selama ini pihaknya belum mengeluarkan fatwa tentang rokok karena memang belum ada pengaduan atau permintaan resmi dari masyarakat.

"Karena, tanpa itu, tentu kita tidak punya dasar untuk mengeluarkan fatwa, saya akan menyampaikan masukan dari Imam dan Fuad itu kepada Komisi Fatwa MUI, " ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa masalah dampak buruk rokok juga akan menjadi salah satu tema yang akan dibahas dalam musyawarah Komisi Fatwa yang diadakan setiap dua tahun.

"Hal itu sudah diagendakan untuk dibahas dalam musyawarah Komisi Fatwa yang biasanya dilakukan setiap dua tahun. Tapi, kapan musyawarah itu akan dilakukan, saat ini belum ditentukan, " katanya.

Lebih lanjut Ali Yakub menjelaskan pula bahwa di kalangan umat Islam sendiri, terdapat dua pendapat tentang hukum mengisap rokok. Sebagian kalangan, berpendapat boleh dan sebagian lain mengharamkan.(novel/ant)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang