MUI: Standar Halal ASEAN Akan Terwujud Dalam Waktu Dekat
Majelis Ulama Indonesia berupaya menggolkan standar halal se-ASEAN. Hal ini mengemuka saat Indonesia menjadi tuan rumah pertemuan lembaga sertifikasi halal se-ASEAN pekan lalu di Jakarta.
Pertemuan yang bertajuk "Harmonization of Halal Standard Among Halal Certifying Bodies In ASEAN Region" tersebut dihadiri oleh Bahagian Kawalan Makanan Halal Jabatan Hal Ehwal Kementrian Hal Ehwal Ugama Negara Brunei Darussalam,Halal Industry Development Corporation Sdn Bhd (HDC), Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (Jakim), Islamic Da`wah Council of The Philipines (IDCP), The Central Islamic Commette of Thailand (CICOT), dan Majlis Ugama Islam Singapore (MUIS).
Ichwan Syam, Sekretaris Umum MUI mengatakan bahwa standar produk halal ASEAN akan mendorong produsen untuk menghasilkan produk pangan yang kompetitif di dunia internasional. Ia juga mengatakan bahwa upaya tersebut didasarkan pada keinginan kuat dari lembaga halal di ASEAN dan banyak pihak lain.
"Dengan dukungan semua pihak dan satu keinginan kuat dari lembaga halal di ASEAN ini, tentunya satu standar halal ASEAN akan dapat terwujud dalam waktu dekat," ujar Ichwan Syam.
Standar halal yang sedang diupayakan ini nampaknya dapat terwujud meski tidak mudah. Salah satu faktor pendorong terwujudnya satu standar halal ASEAN adalah penggunaan mazhab Syafii yang dianut oleh sebagian besar negara di kawasan Asia Tenggara.
Perwujudan standar halal tersebut berangkat dari keprihatinan bersama terhadap sertifikasi halal di negara-negara Eropa. Hal ini dikemukakan oleh Direktur LPPOM MUI, Lukmanul Hakim. Ia juga menyampaikan bahwa hasil pertemuan tersebut adalah terbentuk kelompok kerja atau working group yang bertugas membahas secara detil dalam upaya harmonisasi bidang fatwa dan standar halal.
Sebagai umat muslim, kita berharap standar halal se-ASEAN ini dapat segera terwujud karena banyak manfaat yang didapat, misalnya, kenyamanan dalam mengkonsumsi produk makanan dan minuman di kawasan Asia Tenggara. (Ind/Ant)
Lainnya (Arsip)
- Bendera : Datanya Valid
Kamis, 03/12/2009 09:39 WIB - Mahkamah Konstitusi Siap Menangani Pemakzulan
Kamis, 03/12/2009 08:23 WIB - Lima Isi Hak Angket Bank Century
Selasa, 01/12/2009 14:03 WIB - Sri Mulyani dan Boediono Terancam?
Selasa, 01/12/2009 12:39 WIB - Anas Urbaningrum: Itu Fitnah yang Keji
Selasa, 01/12/2009 12:16 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




