Pemerintah Himbau Daerah Bencana Cairkan Beras Cadangan Bulog

Selasa, 06/03/2007 16:40 WIB | Arsip | Cetak

Pemerintah menghimbau daerah-daerah yang terkena bencana untuk segera mencairkan beras cadangan Bulog sebesar 100 ton per kabupaten, untuk menutupi kekurangan pangan akibat keterlambatan bantuan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kesra Aburizal Bakrie usai membuka Rakernas LDII, di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (6/3).

"Sebetulnya Depsos telah menyiapkan 100 ton beras untuk setiap kabupaten, yang saat bencana bisa segera dicairkan, silahkan ambil, dengan tanda tangan Bupati saja, Bulog dapat mengeluarkan itu, " ujarnya.

Menurutnya, pemerintah akan memberikan bantuan bagi daerah bencana seperti bancana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur sesuai kebutuhan dan permintaan dari Pemerintah Daerah tersebut.

Lebih lanjut Ical mengaku, dalam penanganan bencana yang kerap kali terjadi di Indonesia, kesulitan yang dihadapi dalam pendistribusian bantuan disebabkan karena kurangnya sarana akomodasi dan peralatan, sedangkan untuk penanganan korban tanah longsor sulit dilakukan karena tidak dapat melalui jalur darat, padahal distribusi hanya bisa melalui jalur darat dan laut.

"Kita tidak mempunyai helikopter yang cukup disetiap kabupaten, padahal untuk mengangkut barang itu sangat diperlukan dan harga sewa terlalu mahal. Selain itu kita juga harus menambah truk dan ambulan, " jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat belum akan mengambil alih penanganan bencana di Kabupaten Manggarai sebab pemerintah kabupaten dan provinsi NTT sudah dapat menangani masalah itu, meski demikian korban longsor dan banjir di NTT tetap memerlukan bantuan, seperti bantuan makanan siap saji, obat-obatan, selimut, sepatu bot dan bensin.(novel)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang