PKS Tolak Boediono Jadi Pasangan SBY
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperlihatkan sinyal tidak setuju dengan isu terpilihnya Gubernur BI Boediono sebagai cawapres yang akan mendampingi capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Untuk itu, PKS akan meminta klarifikasi langsung dengan SBY.
"Kalau Pak Boediono ditempatkan (untuk posisi) yang lain saya setuju saja. Saya mengakui dan menghormati beliau sebagai seorang profesional. Tapi kalau untuk cawapres, kenapa tidak diambil dari partai politik. Parpol yang mengusung SBY kan 30 persen," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam jumpa pers, di Gedung Markas Dakwah PKS, Jakarta, Selasa (12/5).
Sebelum SBY mengambil keputusan akhir, Tifatul mengatakan, PKS ingin berbicara dulu dengan SBY, sebagaimana janji SBY yang akan mengajak PKS berbicara. "Beliau kan menjanjikan kepada kita mengajak bicara, sekarang belum mengajak bicara hanya memberitahukan pemberitahuan awal. Alternatif (cawapres) kan lebih banyak yang lain," tukas TIfatul.
Apalagi, lanjutnya, hingga kini kontrak politik antara PKS dengan Partai Demkrat belum ditandatangani, meski demikian partai dakwah itu tidak kecewa dan akan tetap berjuang.
Tifatul membantah, jika PKS meragukan kemampuan Boediono, sebagai perwakilan sosok kaum nasionalis, SBY seharusnya memilih cawapres yang mewakili kalangan umat Islam. "Kita menginginkan adanya keterwakilan umat dalam cawapres ini, paling tidak karena SBY calon dari nasionalis, kita ingin wakilnya dari calon Islamis untuk stabilitas kita ke depan, untuk kebaikan kita ke depan," ujarnya.
Ketika ditanya siapa calon Islamis itu, Ia menegaskan, ambil saja salah satu calon dari parpol yang berkoalisi. Dalam hal ini, PKS sudah mencalonkan tiga, dimana salah satunya adalah anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. (nov)
Lainnya (Arsip)
- Balon Capres/Wapres 2009 Akan Jalani Pemeriksaan Selama 10 Jam
Selasa, 12/05/2009 17:40 WIB - Sebanyak 50 Pengikut Ahmadiyah Bertobat
Senin, 11/05/2009 17:06 WIB - Alasan Darurat, MUI Bolehkan Vaksin Maningitis
Jumat, 08/05/2009 16:12 WIB - Deplu Klarifikasi Kewarganegaraan Kastari
Jumat, 08/05/2009 16:06 WIB - Qatar Charity Dukung BAZNAS Dengan Sinergi Program
Jumat, 08/05/2009 09:25 WIB
Berita Nasional
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




