PKS Tolak Boediono Jadi Pasangan SBY

Rabu, 13/05/2009 13:27 WIB | Arsip | Cetak

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memperlihatkan sinyal tidak setuju dengan isu terpilihnya Gubernur BI Boediono sebagai cawapres yang akan mendampingi capres Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Untuk itu, PKS akan meminta klarifikasi langsung dengan SBY.

"Kalau Pak Boediono ditempatkan (untuk posisi) yang lain saya setuju saja. Saya mengakui dan menghormati beliau sebagai seorang profesional. Tapi kalau untuk cawapres, kenapa tidak diambil dari partai politik. Parpol yang mengusung SBY kan 30 persen," ujar Presiden PKS Tifatul Sembiring dalam jumpa pers, di Gedung Markas Dakwah PKS, Jakarta, Selasa (12/5).

Sebelum SBY mengambil keputusan akhir, Tifatul mengatakan, PKS ingin berbicara dulu dengan SBY, sebagaimana janji SBY yang akan mengajak PKS berbicara. "Beliau kan menjanjikan kepada kita mengajak bicara, sekarang belum mengajak bicara hanya memberitahukan pemberitahuan awal. Alternatif (cawapres) kan lebih banyak yang lain," tukas TIfatul.

Apalagi, lanjutnya, hingga kini kontrak politik antara PKS dengan Partai Demkrat belum ditandatangani, meski demikian partai dakwah itu tidak kecewa dan akan tetap berjuang.

Tifatul membantah, jika PKS meragukan kemampuan Boediono, sebagai perwakilan sosok kaum nasionalis, SBY seharusnya memilih cawapres yang mewakili kalangan umat Islam. "Kita menginginkan adanya keterwakilan umat dalam cawapres ini, paling tidak karena SBY calon dari nasionalis, kita ingin wakilnya dari calon Islamis untuk stabilitas kita ke depan, untuk kebaikan kita ke depan," ujarnya.

Ketika ditanya siapa calon Islamis itu, Ia menegaskan, ambil saja salah satu calon dari parpol yang berkoalisi. Dalam hal ini, PKS sudah mencalonkan tiga, dimana salah satunya adalah anggota Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid. (nov)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang