Polri Gelar Perkara, Misbakhun Bersikeras Tak Punya L/C Bodong

Senin, 15/03/2010 14:43 WIB | Arsip | Cetak

foto ilustrasi: inilah.com

Gelar perkara kasus dugaan penyimpangan letter of credit (L/C) Bank Century senilai US$ 22,5 juta yang menyeret politisi PKS, Mukhammad Misbakhun telah dilakukan Sabtu (13/3) lalu. Edward Aritonang, Kadiv Humas Mabes Polri mengatakan hal tersebut kepada wartawan.

Namun, Edward tidak mengetahui hasil dari gelar perkara tersebut dan menyerahkan kepada para penyidik untuk terus mengumpulkan alat bukti.

Pada pekan sebelumnya, Ito Sumardi (Kabareskrim Polri), kasus dugaan L/C fiktif itu diselidiki karena ada instruksi dari Presiden SBY untuk menyelesaikan kasus tersebut. Akan tetapi, ia belum bisa menyimpulkan apakah L/C tersebut fiktif atau tidak meskipun sudah memeriksa sejumlah saksi terkait.

Kasus dugaan penyelewengan ini mencuat setelah laporan audit BPK menyatakan bahwa PT Selalang Prima Internasional milik Misbakhun menjadi salah satu dari sepuluh debitor penerima fasilitas kredit pembiayaan impor (L/C) senilai total US$ 177,8 juta. Belakangan diketahui, kredit itu macet dan janggal dalam pengucurannya. Kasus ini sebelumnya ditangani oleh Kepolisian Resor Jakarta Pusat namun ditarik ke Mabes Polri agar pemahamannya tidak keliru, ujar Kapolri Bambang Hendarso Danuri.

Di lain pihak, Misbakhun membantah bahwa L/C tersebut bermasalah dan ia kembali menegaskan bahwa perusahaannya tidak pernah memiliki L/C fiktif atau bodong. "Ini sudah dipertegas oleh manajemen Bank Mutiara (sebelumnya Bank Century)," katanya. (ind/tmpo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang