Potret Buruk Anarkisme Supporter Bola

Laga Persitara versus Persik Kediri yang digelar di Stadion Gelanggang Soemantri Brodjonegoro Ahad (31/1/10) lalu berakhir 1-0 dengan kemenangan Persitara. Namun, gaung laga yang sejatinya tidak berpengaruh pada posisi klasemen di Indonesia Super League (ISL) putaran pertama, ternyata memberikan kenyataan lain: aksi supporter yang anarkis. Berikut ini adalah serangkaian foto yang direkam kamera reporter eramuslim.com di Jalan Rasuna Said sekitar pukul 15.00 WIB menjelang laga Persitara vs Persik yang menambah sejarah buruk supporter sepakbola Indonesia.

Terlihat para supporter Persitara Jakarta Utara alias Si Pitung ini sedang melempari para pejalan kaki yang mengejek mereka. Dari penyisiran polisi, ternyata di dalam tas dan bus yang mereka tumpangi terdapat batu-batu yang sudah mereka siapkan.

Para supporter Persitara makin beringas, tidak hanya sisi kanan jalan yang diterjang, tapi pejalan kaki yang berada di sebelah kiri jalan pun mereka sambangi. Dua orang pingsan dalam kejadian ini.

Ratusan massa supporter Persitara Jakarta Utara diangkut oleh belasan bus. Mereka tak hanya menyesaki seisi bus, tapi juga berdiri di atap bus sambil menyanyikan yel-yel dengan kata-kata kasar. Sungguh miris.

Meski dikawal oleh mobil polisi (di depan dan belakang konvoi bus), para supporter ini tetap berulah. Lihat saja, para pengendara pun tak berani lewat mendahului mereka sehingga jalanan terlihat 'dikuasai' supporter.

Sesungguhnya, para supporter yang sebagian besar terdiri dari remaja tersebut adalah bagian dari kehidupan kita. Sama posisinya seperti anak kita, kakak, adik, saudara, teman kita yang patut diberi peringatan jika ia melakukan tindakan anarkis atau menyakiti orang lain dan diri sendiri. Sampai kapan mereka akan bersikap seperti itu? Harus ada tindakan tegas dari asosiasi sepakbola Indonesia dan juga aparat keamanan serta masyarakat yang peduli akan masa depan mereka. (ind)

Senin, 01/02/2010 19:09 WIB | email | print | share
 
 
 
Islamic Banking

Apa itu SISTEM PERBANKAN SYARIAH?

"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.

Perjalanan Dari Konvensional ke Syariah

Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.

"Connecting People", Strategi Jemput Bola Bank Syariah Pertemukan Kawan Lama

Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.

Bank Syariah Bukopin Cetak Laba Rp 831 Juta

Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.

Dengan Perbankan Syariah Transaksi Bisnis Dijamin Halal

Dengan adanya perbankkan syariah pertumbuhan ekonomi akan semakin terjamin dari kehalalnya. Karena produk-produk yang di tawarkan oleh perbankan syariah adalah sebuah produk yang mana berlandaskan dengan hukum-hukum syariah yang telah Allah berikan dan diolah sedemikian mungkin sehingga masyarakat luas menjadi tahu.

 
 
 
 
 
Education Corner

Cara Mengajarkan Sex Edu Kepada Balita

Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro

Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.

 
 
 
 
Berita Nasional
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login