Potret Buruk Anarkisme Supporter Bola

Senin, 01/02/2010 19:09 WIB | Arsip | Cetak

Laga Persitara versus Persik Kediri yang digelar di Stadion Gelanggang Soemantri Brodjonegoro Ahad (31/1/10) lalu berakhir 1-0 dengan kemenangan Persitara. Namun, gaung laga yang sejatinya tidak berpengaruh pada posisi klasemen di Indonesia Super League (ISL) putaran pertama, ternyata memberikan kenyataan lain: aksi supporter yang anarkis. Berikut ini adalah serangkaian foto yang direkam kamera reporter eramuslim.com di Jalan Rasuna Said sekitar pukul 15.00 WIB menjelang laga Persitara vs Persik yang menambah sejarah buruk supporter sepakbola Indonesia.

Terlihat para supporter Persitara Jakarta Utara alias Si Pitung ini sedang melempari para pejalan kaki yang mengejek mereka. Dari penyisiran polisi, ternyata di dalam tas dan bus yang mereka tumpangi terdapat batu-batu yang sudah mereka siapkan.

Para supporter Persitara makin beringas, tidak hanya sisi kanan jalan yang diterjang, tapi pejalan kaki yang berada di sebelah kiri jalan pun mereka sambangi. Dua orang pingsan dalam kejadian ini.

Ratusan massa supporter Persitara Jakarta Utara diangkut oleh belasan bus. Mereka tak hanya menyesaki seisi bus, tapi juga berdiri di atap bus sambil menyanyikan yel-yel dengan kata-kata kasar. Sungguh miris.

Meski dikawal oleh mobil polisi (di depan dan belakang konvoi bus), para supporter ini tetap berulah. Lihat saja, para pengendara pun tak berani lewat mendahului mereka sehingga jalanan terlihat 'dikuasai' supporter.

Sesungguhnya, para supporter yang sebagian besar terdiri dari remaja tersebut adalah bagian dari kehidupan kita. Sama posisinya seperti anak kita, kakak, adik, saudara, teman kita yang patut diberi peringatan jika ia melakukan tindakan anarkis atau menyakiti orang lain dan diri sendiri. Sampai kapan mereka akan bersikap seperti itu? Harus ada tindakan tegas dari asosiasi sepakbola Indonesia dan juga aparat keamanan serta masyarakat yang peduli akan masa depan mereka. (ind)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang