Royal Ke Atas, Mencekik ke Rakyat

Urat empati pemerintah terhadap rakyat mungkin sudah putus. Di satu sisi fasilitas dan gaji bagi para pejabat terus naik, di satu sisi harga barang kebutuhan pokok terus mencekik rakyat. Kehidupan rakyat kecil terus digerus oleh kebijakan pemerintah yang sangat liberal di sektor ekonomi, yang dampaknya sangat terasa bagi rakyat.

Di 100 Hari Pemerintahan SBY-Boediono, terbukti para pejabat tinggi, segera akan menikmati dengan kenaikan gaji dan tunjangan, yang jumlahnya Rp 32,5 juta, dan ini menyakitkan buat rakyat miskin. Karena, akibat kenaikan gaji dan tunjangan pejabat tinggi itu, dipastikan APBN akan membengkak dengan bertambah Rp 26 triliun di tahun 2010, sehingga mengalami kenaikan APBN yang mula-mula Rp 132 triliun menjadi Rp 158 triliun. Gaji seorang menteri yang sebelumnya Rp 19,3 juta dinaikkan menjadi Rp 32 juta.

Itu pun belum termasuk dana operasi menteri atau DOM yang jumlahnya sekitar 100 juta rupiah untuk tiap menteri. Dana tersebut biasa digunakan para menteri untuk melaksanakan tugas-tugas kementrian selama satu bulan.

Selain itu, membeli mobil mewah Royal Saloon, yang harganya per unit Rp 1.3 milyar, yang khusus untuk para pejabat tinggi negara. Rencananya juga akan membeli pesawat kepresidenan yag harganya Rp 200 milyar. Lebih-lebih lagi, renovasi pagar Istana Presiden yang anggarannya berjumlah Rp 22,5 milyar. Inilah ironi yang terjadi di zaman Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II. Di mana fasilitas dan gaji membubung tinggi dengan akibat beban APBN yang semakin berat, dan menggerus kehidupan rakyat, karena terbebani dengan pajak dan kenaikan-kenaikan.

Sementara itu, rakyat kecil menjerit dengan kehilangan pekerjaan, akibat PHK. Sudah lebih 500.000 buruh yang terkena PHK, akibat dari perjanjian ACFTA (perdagangan bebas antara Asean – Cina), yang dampaknya, bagi kehidupan sekarang ini kebanjiran barang import dari Cina. Tahun 2009, import barang non migas dari Cina mencapai 13,49 milyar dolar AS, mengalami lonjakan yang luar biasa dibandingkan dengan tahun 2004, yang hanya 3,4 milyar dolar AS.

Dibagian lainnya, nilai ekport Indonesia menurun drastis di tahun 2009 ini, hanya mencapai 116,49 miliar dolar AS, dan turun drastis dari 137 miliar dolar di tahun 2008 yang lalu. Menurut catatan BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan situasi yang suram bagi masa depan produk-produk yang dihasilkan oleh Indonesia, dan akan terus menurun bersamaan dengan adanya perjanjian ACFTA ini.

Indonesia benar-benar memasuki skenario ‘kiamat’, yang diakibatkan kesalahan yang fatal, karena melakukan liberalisasi perdagangan dan membiarkan Indonesia menandatangani ACFTA, yang dampaknya sudah berada di depan hidung. Seluruh pabrik gulung tikar, karena sudah tidak kompetitip lagi menghadapi serbuan produk-produk asing, khususnya dari Cina.

Rakyat melarat tercekik, tidak masalah, yang penting, para pejabatnya bergembira ria dengan berbagai fasilitas dan kenaikan gaji, meskipun prestasi mereka belum ada yang nampak. (m/rpblk/mntr)

Selasa, 02/02/2010 10:49 WIB | email | print | share
 
 
Islamic Banking

Lowongan Bank Syariah

Bank Muamalat Cabang Cengkareng membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Customer Service (Wanita) 2. Legal (Pria) 3. Account Manager (Pria).

Apa itu SISTEM PERBANKAN SYARIAH?

"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.

Perjalanan Dari Konvensional ke Syariah

Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.

"Connecting People", Strategi Jemput Bola Bank Syariah Pertemukan Kawan Lama

Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.

Bank Syariah Bukopin Cetak Laba Rp 831 Juta

Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.

 
 
 
 
 
Education Corner

Cara Mengajarkan Sex Edu Kepada Balita

Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro

Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.

 
 
 
 
Berita Nasional
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login