Separuh Mantan Anggota DPRD Bogor Ditahan

Kamis, 10/12/2009 13:13 WIB | Arsip | Cetak

Ada hadiah menarik dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bogor pada hari ulang tahun anti korupsi sedunia kemarin. Sebanyak 21 dari 42 mantan anggota DPRD Kota Bogor periode 1999 – 2004 ditahan di LP Paledang. Keterkejutan dan isak tangis pun mewarnai penahanan ini.

Penahanan ini merupakan lanjutan dari kasus tunjangan anggota DPRD yang terjadi pada anggaran tahun 2002. Dari kasus ini, semua anggota DPRD menjadi tersangka dan negara dirugikan sekitar Rp 6,8 milyar. Bahkan, mantan ketua DPRD, Mohamad Sahid telah lebih dulu divonis 4 tahun penjara oleh Kejari pada bulan April lalu.

Sebelumnya, dari seluruh anggota DPRD yang menjadi tersangka, sebagiannya diberikan waktu oleh kejaksaan untuk mengembalikan uang yang masuk dalam kategori korupsi tersebut. Bahkan, kejaksaan memberikan kebijakan 80 persen uang harus dikembalikan.

Kepala Kejari Bogor, Andi Muhammad Taufik menyatakan, “Mereka (yang ditahan, red) tidak kooperatif mengembalikan dana APBD yang dikorupsi. Kebijakan kami 80 persen. Dari semua tersangka sudah mengembalikan lunas hanya tiga orang dan sisanya kurang dari 80 persen. Bahkan, ada yang sama sekali belum mengembalikan.”

Sebelum melakukan penahanan, Kejari memeriksa para tersangka sejak pagi hingga sore hari yang tepat pada hari anti korupsi sedunia. Setelah dinyatakan cukup bukti, Kejari pun melakukan penahanan.

Hanya satu orang tersangka, menurut Kepala Kejari,  yang belum dilakukan pemeriksaan dan penahanan. Yakni, Achmat Ru’yat. Hal ini karena mantan anggota DPRD dari PKS ini saat ini menjabat wakil wali kota Bogor. Dan pemeriksaan terhadap Ru’yat menunggu izin dari Gubernur Jabar dan Presiden. Mnh/berbagai sumber

foto: kotabogor.go.id

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang