Tifatul 'Disentil' SBY

Kamis, 18/02/2010 16:46 WIB | Arsip | Cetak

Saat membuka sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Presiden SBY menyampaikan arahan soal aturan-aturan yang akan diajukan para menterinya. Menurut SBY, jika sebuah kementerian berencana untuk membuat RPP atau RUU, wajib melaporkan kepada presiden melalui sekretaris kabinet.

Arahan atau teguran SBY ini terkait dengan Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang konten media yang menyedot perhatian begitu banyak publik.

“Hari-hari terakhir ini, saya mengikuti pemberitaan di media masa yang berkaitan dengan entah pemikiran, entah gagasan untuk menerbitkan semacam aturan yang berkaitan dengan internet. Misalnya apakah kontennya, apakah subtansinya dan hal-hal yang berkaitan dengan itu," ujar SBY.

Menurut SBY, hal ini menjadi hangat sekarang, seolah-olah pemerintah ingin membatasi kebebasan. Selain itu, pemerintah ingin mengatur lagi apa yang selama ini menjadi domen dari hak warga, hak politik. Sehingga, akhirnya melebar kesana-kemari.
Pada kesempatan itu, SBY menyampaikan sejumlah prosedur bagaimana aturan yang akan diajukan menteri akan disosialisasi.

"Apabila ada pemikiran atau rencana untuk menyusun sebuah peraturan pemerintah (RPP) ataupun rancangan UU (RUU) maka wajib untuk melaporkan kepada peresiden melalui sekertaris kabinet tentang pemikiran atau rencana itu," ucap presiden.

Baru setelah itu, lanjut SBY, dirinya akan memberikan deposisi. Bahwa peraturan pemerintah itu diperlukan misalnya, apa lagi RUU. Sehingga seorang menteri dapat mulai menyusun yang nantinya juga dilaporkan kembali.

"Bahkan beberapa RUU dan RPP dipresentasikan dalam sidang kabinet baik terbatas maupun paripurna untuk mendapatkan persetujuan dan baru kalau peraturan pemerintah kita terbitkan, kalau RUU kita serahkan ke DPR," kata SBY.

Dalam masa pembahasan itu, SBY mengharapkan para menteri KIB II tidak mengeluarkan statemen terlalu dini. Ataupun jajarannya yang bisa menimbulkan salah persepsi di kalangan masyarakat luas. (mnh/inilah)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang