Waspadai Banjir di Awal Tahun

Rabu, 18/11/2009 18:46 WIB | Arsip | Cetak

WALHI memprediksi banjir akan kembali menggenangi Jakarta awal tahun depan. Ubaidillah, Direktur WALHI, mengungkapkan banjir merupakan akibat negara salah urus dalam mengelola sumber daya dan ruang (penataan kota).

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) memprediksi puncak banjir di Jakarta akan terjadi pada Januari 2010 dengan kenaikan daerah dan tinggi banjir. “Akan ada perluasan, ketinggian maupun besaran dampak banjir yang akan berpuncak di tahun 2010 dibandingkan awal tahun 2009,” ujar Ubaidillah pada konferensi pers di Sekretariat Walhi, Kalibata Timur, Rabu (18/11/09).

Ubaidillah menambahkan, beberapa faktor terjadinya banjir di Jakarta antara lain karena alih fungsi lahan yang mengurangi daerah resapan air. Bagaimana tidak, lahan terbuka hijau di Jakarta hanya 96, persen, sementara sisanya dijejali dengan bangunan beton dan gedung bertingkat. Keadaan tersebut juga diperparah dengan buruknya saluran drainase serta sistem utilitas, yaitu kabel-kabel yang ditanam di dalam saluran air yang mengakibatkan air tak leluasa mengalir di drainase. Tidak hanya sampai di situ, menurut data WALHI, 40 persen lahan di Jakarta berada di bawah permukaan air laut.

Lebih lanjut, Ubaidillah berharap alokasi anggaran untuk penanganan banjir 2010 di DKI Jakarta sebesar Rp 855 miliar bisa digunakan secermat mungkin untuk antisipasi banjir. Dalam kesempatan jumpa pers tersebut, Ubaidillah memprediksi Jakarta akan tenggelam pada tahun 2030 jika pemerintah tidak memperhatikan keseimbangan ekologis. Hal ini sangat menohok Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, dengan gelar perencana tata kota yang disandangnya selama 30 tahun, rupanya selama 2 tahun memimpin Jakarta tak mampu menangani masalah banjir tahunan tersebut. (Ind)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Nasional

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang