Abu Ubaidah: Syahidnya Mahmud Mabhuh Bukan Akhir dari Segalanya

Brigade Izzuddin Al-Qassam sayap militer gerakan perlawanan Hamas lewat juru bicaranya Abu Ubaidah Senin kemarin (1/2) mengkonfirmasikan bahwa Zionis Israel lewat agen rahasianya Mossad tengah mencoba untuk merubah aturan permainan dengan memperluas perang terhadap perlawanan rakyat Palestina, dan mereka tidak akan mendapatkan apa-apa.
Dalam sebuah pernyataannya Senin kemarin juru bicara brigade Al-Qassam Abu Ubaidah mengatakan: "Sejak musuh kita Zionis Israel memperlihatkan bahwa merekalah dibalik pembunuhan terhadap salah seorang pimpinan Brigade Al-Qassam Mahmud Mabhuh, kami berjanji akan merespon pembunuhan itu dan darah syuhada Mahmud Mabhuh tidak akan mengalir sia-sia, kejahatan entitas zionis pengecut akan mendapat hukumannya.
Insya Allah musuh kita Zionis Israel tidak akan luput dari pembalasan atas kejahatan yang mereka lakukan, kami akan mengindentisikasikan balasan yang tepat dan kapan waktu pembalasan akan dilakukan terhadap zionis Israel."
Abu Ubaidah menegaskan bahwa pembunuhan terhadap Asy Syahid (insyaAllah) Mahmud Mabhuh tidak akan mempengaruhi aksi-aksi brigade Al-Qassam, meskipun berpisah dengan pemimpin seperti itu sangat sulit dirasakan, para pemimpin besar seperti itu telah menghabiskan hidup mereka di jalan Allah dan demi tanah air mereka, dan syahidnya mereka tidak akan mempengaruhi aksi brigade Al-Qassam karena puluhan orang seperti Mahmud Mabhuh telah antri dibelakang yang akan melanjutkan perjalanan dan perjuangan ini, insyaAllah dengan cara yang sama.
Abu Ubaidah juga menyatakan Zionis Israel ingin mengatakan bahwa mereka dapat melakukan pembunuhan di manapun mereka inginkan dan hal ini pada dasarnya merupakan suatu pesan yang harus diambil oleh bangsa Arab dan umat Islam, zionis Israel diijinkan untuk melakukan aksi mereka di negara manapun.
Pesan ini harus dijawab segera atas kejahatan zionis bahwa zionis telah melakukan penetrasi dan sabotase terhadap keamanan nasional negara-negara Arab, namun bagi kami, kami katakan bahwa syahidnya komandan kami Mahmud Mabhuh bukanlah akhir dari segalanya, dan pesan dari zionis ini akan kami tanggapi segera, insyaAllah dan musuh kami zionis akan mengetahui bahwa pembunuhan terhadap Mabhuh hanya akan menambah kekuatan kami.(fq/qassam)
Lainnya (Arsip)
- Abbas: Saya Tidak Akan Membiarkan Melawan Israel dengan Senjata
Selasa, 02/02/2010 08:51 WIB - Mahmud Mabhuh, Tokoh Brigade Al-Qassam yang Hobi "Body Building"
Senin, 01/02/2010 10:27 WIB - Untuk Apa Pemilu Palestina?
Jumat, 29/01/2010 10:00 WIB - Dewan Palestina: 2010 Akan Menjadi Saksi Mata Banyaknya Pelanggaran Israel
Jumat, 29/01/2010 09:38 WIB - Israel Hancurkan Puluhan Ribu Buku Palestina
Jumat, 29/01/2010 05:43 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




