Apakah Fatah dan Hamas Dapat Bersatu di Lapangan Bola?

Pelopor dibalik "kenafeh" (sebuah kue pencuci mulut yang terbuat dari semolina dan keju manis) terbesar di dunia, Muhammad Ar-Rabi mengatakan ia berencana untuk mengatur pertandingan sepak bola antara personil dari otoritas Palestina yang berada di bawah gerakan Fatah/PLO dengan pejabat Palestina lainnya di kota Nablus.
Pertandingan tersebut akan berlangsung pada akhir bulan ini dan akan menyertakan dua tim yang berbeda afiliasi politik, para pejabat keagamaan dan perwakilan dari kelompok Islam dan Nasionalis, kata Ar-Rabi yang merupakan manajer perusahaan Diyarna kepada MNA.
Hamas sendiri belum berkomentar apakah mereka akan ikut berpartisipasi dalam pertandingan sepak bola tersebut. Namun Ar-Rabi mengatakan "akan ada banyak kejutan" selama pertandingan berlangsung, yang belum bisa ia ungkapkan saat ini. Ar-Rabi juga menyatakan bahwa idenya ini telah ada sebelum pemerintahan berbasis di Ramallah berkuasa dan ia menyatakan banyaknya orang yang berminat untuk ikut berpartisipasi dalam pertandingan bola ini.
Permainan ini, tambahnya, dimaksudkan untuk menyampaikan pesan bahwa "kami adalah bangsa yang mencintai hidup dan merupakan satu tim. Kami akan membiarkan semua masalah kami pergi demi untuk kepentingan bangsa Palestina." (fq/mna)
Lainnya (Arsip)
- Rubinstein: Blokade Israel di Gaza Gagal Tumbangkan Pemerintahan Hamas
Selasa, 18/05/2010 09:40 WIB - Rabbi Yahudi Serukan Peningkatkan Serangan Terhadap Warga Palestina
Selasa, 18/05/2010 09:05 WIB - Jihad Islam: Inggris Juga Berlumuran Darah Rakyat Palestina
Senin, 17/05/2010 16:24 WIB - Boikot Produk Yahudi Berbuah Hasil, Belasan Pabrik Milik Yahudi Tutup
Senin, 17/05/2010 13:41 WIB - Pasukan Zionis Serang Pengunjuk Rasa Anti Dinding Apartheid Israel
Senin, 17/05/2010 12:18 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




