Bangsa Arab Bersatu untuk Gaza

Dari jalanan sampai kerajaan, Bangsa Arab mulai mengkhawatirkan dampak Gaza pada Timur Tengah
Agresi Israel terhadap Jalur Gaza, dan sudah menewaskan lebih dari 350 orang Palestina, adalah “pembunuhan massal” yang telah memanggang Bangsa Arab. Efek dari penyerangan ini begitu dahsyat, bukan saja hanya terjadi di jalanan dan media, tapi juga mulai merambah eskalasi kerajaan-kerajaan yang sejak lama tidak pernah menyentuh isu-isu seperti ini.
Misalnya saja, Ratu Rania dari Kerajaan Yordania mengeluarkan pernyataan publik di Koran harian Alray, “Tak ada yang bisa dikatakan… kata-kata saja tidak cukup untuk mewakili apa yang kita alami semua di sini. Kita adalah umat manusia, dan hari ini batu dan pohon pun menangis—bagaimana kita tidak sampai tersentuh? Ada banyak anak-anak yatim, ibu-ibu dan orang tua, yang sekarang tengah berjuang di Palestina.”
Agresi Israel ini telah membuat bangsa Arab mulai terbangun. Ghassan Chirbel, seorang wartawan veteran asal Lebanon, menulis: “Israel telah membuat sebuah pembunuhan massal untuk dunia. Ini akan menyulut pintu kekerasaan. Sebuah kejahatan yang akan memicu rasa marah, benci, dan keinginan balas dendam. Pembunuhan keji ini memicu tensi kesakitan dunia Arab dan umat Islam sedunia."
Media di Arab meyakini bahwa agresi Israel ini akan sangat mempengaruhi perdamaian di Timur Tengah, antara Bangsa Arab dan Israel. (sa/abc)
Lainnya (Arsip)
- AS Dukung Serangan Israel, Salahkan Hamas
Minggu, 28/12/2008 22:44 WIB - Hamas Menyerukan Intifada Ketiga
Minggu, 28/12/2008 15:24 WIB - Ratusan Muslim Palestina Syahid dan Luka, Akibat Serangan Biadab Israel
Sabtu, 27/12/2008 21:39 WIB - Israel Geram Dengan Roket-Roket Hamas
Jumat, 26/12/2008 14:23 WIB - Tahanan Palestina Mengancam Mogok Makan
Rabu, 24/12/2008 13:36 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




