Dakwaan Baru Israel terhadap Syaikh Raid Shalah
Pihak berwenang pendudukan Israel melalui hakim pengadilan di bagian barat Yerusalem pada hari Kamis kemarin (4/3) memberikan dakwaan baru terhadap Syaikh Raid Shalah, pimpinan gerakan Islam Palestina di wilayah pendudukan.
Dakwaan baru tersebut berisi beberapa tuduhan diantaranya, tidak mematuhi seruan polisi pada bulan Juli 2008 yang meminta agar Syaikh Raid Shalah tidak ikut berpartisipasi dalam sebuah acara makan malam di lingkungan Syaikh Jarrah di pusat kota Yerusalem.
Polisi menyatakan bahwa meskipun polisi telah mencegah partisipasi Syaikh Raid Shalah dan pengikutnya hadir dalam acara tersebut, namun dirinya tetap datang - menurut polisi acara tersebut lebih bermuatan politis.
Pengacara Syaikh Raid Salah, Khalil Zabarqah menyatakan bahwa mereka menolak tuduhan dari polisi dan hakim pengadilan Israel tersebut dan menegaskan bahwa polisi Israel memang sengaja mencari-cari kesalahan Syaikh Raid Shalah berdasarkan pertimbangan politik.
Sebelumnya komandan internal tentara pendudukan Israel telah melarang Syaikh Raid Shalah untuk memasuki seluruh kota di Yerusalem selama enam bulan.
Menurut kantor berita Palestina "Wafa", pihak militer Israel telah memberikan warna berbeda di peta yang menunjukkan batas-batas wilayah yang dilarang dimasuki oleh Syaikh Raid Shalah. (fq/imo)
Lainnya (Arsip)
- Hamas: Hari Jumat Ini, Hari Kemarahan Umat Islam Palestina
Jumat, 05/03/2010 13:36 WIB - Di Gaza, Tukang Cukur Rambut Pria Tak Memotong Rambut Wanita
Jumat, 05/03/2010 07:40 WIB - Hamas: Negosiasi Dengan Israel Adalah Dosa Besar
Kamis, 04/03/2010 15:34 WIB - Salah Seorang Petinggi Saraya Al-Quds Syahid
Kamis, 04/03/2010 09:20 WIB - Syaikh Hassan Yusuf, Resmi Tidak Akui Musab yang Murtad Sebagai Anaknya
Selasa, 02/03/2010 08:27 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




