Deputi Gerakan Islam: Israel Akan Bunuh Syaikh Raed Salah di Penjara

Syaikh Kamal Al-Khatib, deputi Gerakan Islam di Tepi Barat mengkhawatirkan keselamatan pimpinan Gerakan itu, Syaikh Raed Salah yang saat ini berada di penjara Israel. Al-Khatib mengatakan bahwa Israel sedang menyusun rencana untuk membunuh Syaikh Raed Salah dalam penjara.
Dalam pernyataannya hari Rabu kemarin, Al-Khatib mengatakan, Syaikh Raed Salah berada dalam bahaya dari ancaman para tahanan lainnya yang berada di penjara Ayalon, tempat Syaikh Raed Salah ditahan. Ancaman itu terutama dari para tahanan yang melakukan kejahatan pembunuhan.
Menurut Al-Khatib, pimpinan Gerakan Islam itu pernah menjadi target pembunuhan oleh tentara Zionis saat ia ikut dalam rombongan "Freedom Flotilla" yang diserang pasukan komando Israel akhir Mei kemarin. Tapi upaya membunuh Syaikh Salah gagal dan bukan tidak mungkin skenario pembunuhan itu dilakukan Israel di dalam penjara lewat tangan para agen Shabak, agen intelijen dalam negeri Israel.
Israel kembali menangkap dan menjebloskan Syaikh Salah ke penjara Ayalon pekan kemarin. Al-Khatib mengatakan, hukuman lima bulan penjara terhadap Syaikh Salah merupakan "penindasan" karena Syaikh Salah hanya mencoba mempertahankan diri dari serangan polisi Israel di Pintu Al-Maghariba, salah satu pintu kompleks Masjid Al-Aqsa yang akan digusur Israel. (ln/PIC)
Lainnya (Arsip)
- Hamas Perintahkan Toko-Toko Pakaian Tidak Umbar 'Kemaksiatan'
Kamis, 29/07/2010 08:03 WIB - AS Kucurkan Dana 400 Juta Dolar untuk Milisi Abbas dalam Menghadapi Hamas
Rabu, 28/07/2010 12:46 WIB - Pemerintah Hamas Mulai Merekrut Sukarelawan Militer dan Polisi
Rabu, 28/07/2010 12:31 WIB - Ramadan di Palestina, Rabu, 11 Agustus 2010
Selasa, 27/07/2010 13:22 WIB - Senin Pagi ini, Pesawat Tempur Israel Kembali Serang Gaza
Senin, 26/07/2010 13:06 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




