Dilema Tentara Yahudi: Untuk Tuhan Ataukah Negara?

Selasa, 24/11/2009 12:47 WIB Cetak |  Kirim |  RSS

Mengapa sekarang para rabbi Yahudi sepertinya aktif sekali terjun dalam militer Israel? Bukan sekali dua, para rabbi itu memberikan “fatwa” kepada para prajurit Yahudi. Isi fatwanya selalu hampir sama; yaitu menghabisi orang-orang Palestina.

Namun ternyata, toh di lapangan tidak seperti itu. Saat ini, banyak tentara Israel yang kebingungan dalam menjalankan perintah negaranya. Pasalnya, selalu ada embel-embel “perintah Tuhan” dalam setiap komando.

Ungkapan "loyalitas ganda" umumnya digunakan untuk merujuk kepada orang-orang Yahudi yang ditinggal di Barat yang harus memutuskan apakah mereka mendukung Israel, atau negara asing di mana mereka berada.

Tapi sekarang, ini dilema yang sama sedang terjadi di antara para prajurit IDF, yang semakin diminta untuk memilih antara kekekalan perintah militer, dan kewajiban agama mereka. Ini sama sekali bukan fenomena baru. Selalu terjadi tarik-menarik antara perang dan dan agama.

Masalah ini telah menjadi jauh lebih akut sejak tahun 2005 - ketika tentara Israel berpartisipasi dalam penggusuran penduduk Yahudi dari Gaza. Ketika itu, banyak tentara Yahudi yang menolak melaksanakan tugasnya. Tanda-tanda penolakan itu dikeluarkan dengan semacam sikap; mereka menolak jika diminta, untuk menjadi bagian dari semacam misi tertentu Israel.

Lebih jauh lagi, banyak dari tentara ini adalah lulusan dari instansi agama rabi yang terkemuka dan telah terang-terangan mengutuk pemukiman ilegal. Dengan demikian tentara sekarang harus membuat pilihan yang menyakitkan antara mengikuti perintah rabi yang mereka hormati, atau komandan kompi mereka.

Di sisi lain, menolak untuk mengikuti perintah memiliki konsekuensi serius. Pertama dan paling utama, hal itu dapat merusak sistem keseluruhan disiplin yang di atasnya tergantung tentara mana pun. Bereaksi tanpa pertanyaan atau ragu-ragu terhadap arahan tidak hanya mempertahankan komandan barisan, tapi juga untuk menyelamatkan diri.

Dalam hal ini, para prajurit Yahudi itu menghadapi dilema. Bahkan, beberapa media massa terkemuka Israel, menyatakan mengapa memberi begitu banyak tekanan kepada tentara mereka sendiri?

Tentara Israel selalu menjadi "penyeimbang besar" dalam bangsa Israel, bersatu di seluruh etnis, usia dan gender dalam membela seluruh rakyat. Hal ini selalu menjadi satu, rusak lembaga yang naik di atas politik kecil untuk membentuk dinding pelindung terhadap Israel yang memiliki banyak musuh. (sa/jp)


(Arsip Berita Palestina)

BPRS Harta Insan Karimah, Bersama dalam Usaha dan Ibadah

Tak banyak bank syariah seperti BPRS Harta Insan Karimah. Meski tak sebesar bank umum syariah, BPRS HIK mampu menerapkan manajemen perbankan yang baik dan akuntabel serta mampu memelihara ruh syariah dalam diri para pegawai. Satu poin yang patut ditiru oleh bank berlabel syariah lainnya.

Meredam Keraguan Demi Selamat Dunia Akhirat

0leh: Khoiriyati Kusumaningtyas. Saya termasuk golongan masyarakat yang sejak awal mendukung 100% perbankan syariah. Keraguan itu justru muncul di saat Bank Syariah booming bagaikan jamur di musim hujan, kira-kira tahun 2006-an. Saat itu saya bertanya.tanya, mengapa semua bank konvensional mengadakan program syariah

Laba yang Adil, Margin tiap Bank dan Rumus Umum KPR iB

Tanya : Berapakah margin yang ditentukan oleh KPR Syariah untuk pinjaman sebesar 100 jt dengan angsuran selama 6 tahun ? apakah masig-masig daerah penetapan margin tersebut berbeda, bagaimana dengan margin untuk lokasi di daerah Depok dan DKI, kalau tidak salah dalam Al .Quran atau Hadist disebutkan untuk besaran nilai keuntungan seseoramg dari penjualan adalah maksimal 10%

Bank Syariah di Minimarket

uchiemasdar.blogspot.com Ide ini muncul saat saya berkunjung ke kota Metro di provinsi Lampung. Siapa nyana, ternyata di kota kecil tersebut, jaringan Indomaret dan Alfamart bertebaran di mana-mana. Sebagaimana transaksi di minimarket, masyarakat sekitar sudah akrab dengan alat pembayaran seperti Debit Card BCA, BNI, dan Mandiri.

BNI iB OTO, Pembiayaan untuk Pembelian Kendaraan

BNI iB Oto merupakan pembiayaan untuk pembelian kendaraan dengan proses yang mudah dan cepat berdasarkan syariah. Uang muka relatif ringan dan pembayaran dapat dilakukan secara debet otomatis. Keunggulan: 1. Rasa tenteram dan tenang karena dengan pembiayaan syariah terhindar dari transaksi yang ribawi. 2. Selama masa pembiayaan besarnya angsuran tetap dan tidak berubah sampai lunas.

 

Anak Ngambek Tidak Mau Sekolah

Bagaimana menghadapi sikap anak saya yang saat ini berusia 6 tahun 2 bulan, baru 2 minggu masuk SD yang jam belajarnya full day (pulang sekolah pukul 14.30). Pekan ke-2 ini dia malah ngambek (menangis dengan keras dan tidak mau ditinggal)

PELUANG