Dilema Tentara Yahudi: Untuk Tuhan Ataukah Negara?

Mengapa sekarang para rabbi Yahudi sepertinya aktif sekali terjun dalam militer Israel? Bukan sekali dua, para rabbi itu memberikan “fatwa” kepada para prajurit Yahudi. Isi fatwanya selalu hampir sama; yaitu menghabisi orang-orang Palestina.

Namun ternyata, toh di lapangan tidak seperti itu. Saat ini, banyak tentara Israel yang kebingungan dalam menjalankan perintah negaranya. Pasalnya, selalu ada embel-embel “perintah Tuhan” dalam setiap komando.

Ungkapan "loyalitas ganda" umumnya digunakan untuk merujuk kepada orang-orang Yahudi yang ditinggal di Barat yang harus memutuskan apakah mereka mendukung Israel, atau negara asing di mana mereka berada.

Tapi sekarang, ini dilema yang sama sedang terjadi di antara para prajurit IDF, yang semakin diminta untuk memilih antara kekekalan perintah militer, dan kewajiban agama mereka. Ini sama sekali bukan fenomena baru. Selalu terjadi tarik-menarik antara perang dan dan agama.

Masalah ini telah menjadi jauh lebih akut sejak tahun 2005 - ketika tentara Israel berpartisipasi dalam penggusuran penduduk Yahudi dari Gaza. Ketika itu, banyak tentara Yahudi yang menolak melaksanakan tugasnya. Tanda-tanda penolakan itu dikeluarkan dengan semacam sikap; mereka menolak jika diminta, untuk menjadi bagian dari semacam misi tertentu Israel.

Lebih jauh lagi, banyak dari tentara ini adalah lulusan dari instansi agama rabi yang terkemuka dan telah terang-terangan mengutuk pemukiman ilegal. Dengan demikian tentara sekarang harus membuat pilihan yang menyakitkan antara mengikuti perintah rabi yang mereka hormati, atau komandan kompi mereka.

Di sisi lain, menolak untuk mengikuti perintah memiliki konsekuensi serius. Pertama dan paling utama, hal itu dapat merusak sistem keseluruhan disiplin yang di atasnya tergantung tentara mana pun. Bereaksi tanpa pertanyaan atau ragu-ragu terhadap arahan tidak hanya mempertahankan komandan barisan, tapi juga untuk menyelamatkan diri.

Dalam hal ini, para prajurit Yahudi itu menghadapi dilema. Bahkan, beberapa media massa terkemuka Israel, menyatakan mengapa memberi begitu banyak tekanan kepada tentara mereka sendiri?

Tentara Israel selalu menjadi "penyeimbang besar" dalam bangsa Israel, bersatu di seluruh etnis, usia dan gender dalam membela seluruh rakyat. Hal ini selalu menjadi satu, rusak lembaga yang naik di atas politik kecil untuk membentuk dinding pelindung terhadap Israel yang memiliki banyak musuh. (sa/jp)

Selasa, 24/11/2009 12:47 WIB | email | print | share
 
 
Islamic Banking

Lowongan Bank Syariah

Bank Muamalat Cabang Cengkareng membutuhkan karyawan untuk posisi: 1. Customer Service (Wanita) 2. Legal (Pria) 3. Account Manager (Pria).

Apa itu SISTEM PERBANKAN SYARIAH?

"Sistem perbankan yang saling menguntungkan, dengan keanekaragaman produksi dan skema keuangan yang lebih variatif" Sistem perbankan syariah adalah alternatif sistem perbankan yang saling menguntungkan kedua belah pihak (nasabah dan bank), yang di dukung oleh keanekaragaman produk dan skema keuangan yang lebih variatif, dan dilakukan secara transparan agar adil bagi kedua belah pihak.

Perjalanan Dari Konvensional ke Syariah

Namaku Siko, lengkapnya Siko Tjikoa, usia 27 tahun, aku tak pernah menulis cerita, sekedar untuk berbagi maka aku ceritakan sebisaku, sebelumnya mohon maaf jika mungkin banyak hal yang tidak sesuai dengan anda para pembaca.

"Connecting People", Strategi Jemput Bola Bank Syariah Pertemukan Kawan Lama

Tak disangka, Islamic Book Fair (IBF) ke-9 yang baru usai 14 Maret lalu menyimpan kenangan bagi saya. Setidaknya, atas izin Allah swt, saya bertemu beberapa kawan saya yang telah terpisah selama tujuh tahun. Dan kami bertemu di stand bank syariah di pameran buku tersebut.

Bank Syariah Bukopin Cetak Laba Rp 831 Juta

Bank Syariah Bukopin (BSB) berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp831 juta, artinya total laba tersebut naik sebesar 110,77 persen dari tahun lalu yang rugi sebesar Rp7,71 milyar. Hal ini terungkap saat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan BSB Selasa (12/3) lalu.

 
 
 
 
 
Education Corner

Cara Mengajarkan Sex Edu Kepada Balita

Salah satu contoh dari pertanyaan yang mereka ajukan adalah saat mereka bertanya tentang - bra/bh, mereka bertanya apa fungsinya dan mengapa mereka tidak dipakaikan juga

 
 
 
Dompet Peduli Kemanusiaan

Banyak DBD, Aksi Fogging di Bojonegoro

Tiga warga Desa Sukorejo, Bojonegoro, terjangkit Demam Berdarah. Tak menunggu lama, tim ACT yang tergabung dalam Masyarakat Relawan Indonesia langsung terjun ke lokasi melakukan fogging.

 
 
 
 
Berita Palestina
membuka hati dan pikiran kita
  Arsip   RSS
 
 

PELUANG

 
 
 
Eramuslim Digest Video Mobile Webmail Index Search
Registrasi Login