Yahudi Kotori Masjid Nabi Ilyas Dengan Kotoran Babi

Salah seorang penanggung jawab bidang pemukiman di Tepi Barat, Palestina, Ghassan Daghlas mengumumkan jika para ekstrimis Yahudi-Israel mengotori sebuah masjid di perkampungan Nabi Ilyas di provinsi Calcila.
Diterangkan Daghlas, para ekstrimis Yahudi itu melempar beberapa kotoran babi ke halaman dan bagian Masjid untuk kemudian melarikan diri.
Sebelumnya, mereka juga melakukan pengotoran dinding masjid. Para ekstrimis itu mencoretinya dengan tulisan-tulisan bernada provokatif yang sarat akan SARA.
Sementara itu, di sisi yang lain, Departemen Pertanian Palestina yang berkantor di Jalur Gaza menyatakan jika para ekstrimis Yahudi-Israel juga secara berencana melakukan upaya penggagalan musim panen rakyat Palestina.
Sumber departemen itu menerangkan, hampir setiap hari, beberapa kalangan ekstrimis Yahudi-Israel kerap membakar tanaman-tanaman milik warga Palestina di ladang-ladang dan kebun-kebun.
"Sayangnya, aksi para ekstrimis itu seakan terlindungi oleh tentara keamanan Israel."
Ditambahkannya, aksi terakhir yang dilakukan mereka terjadi di daerah Nablus, ketika mereka membakar ribuan petak kebun Zaitun dan ladang gandum milik seorang warga Palestina beberapa hari silam.
Sayangnya, di tengah kondisi yang kian memilukan ini, dua sayap utama Palestina, yaitu Hamas dan Fatah, justru dikabarkan kembali "merenggang" baru-baru ini. (L2/im)
Lainnya (Arsip)
- Jihad Islam : Pembunuhan Komandan Al-Qassam Merupakan Pengkhianatan
Senin, 01/06/2009 14:21 WIB - Hamas Akan Menarik Diri Dari Dialog Setelah Kejadian Qalqilya
Senin, 01/06/2009 08:47 WIB - Brigade Al-Qassam Berkabung Atas Syahidnya 2 Anggota Mereka
Minggu, 31/05/2009 21:15 WIB - Tentara Israel Culik Warga Palestina dan Aktifis Internasional
Minggu, 31/05/2009 13:05 WIB - Ulama Palestina Peringatkan Dunia Islam Akan Virus "Flu Israel"
Minggu, 31/05/2009 09:41 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




