Empat Pembunuh Mabhuh adalah Orang Israel Berpaspor Irlandia

Senin, 08/02/2010 13:18 WIB | Arsip | Cetak

Misteri pelaku pembunuhan tokoh senior Hamas, Mahmud Al Mabhuh mulai terkuak. Surat kabar Irish Herald menyebutkan bahwa Al-Mabhuh dibunuh oleh "Regu Pembunuh" yang terdiri dari orang-orang Israel.

Menurut laporan surat kabar edisi Jumat (5/2) itu, regu pembunuh beranggotakan tujuh orang, terdapat satu orang perempuan dan empat diantaranya orang Israel itu memegang paspor Irlandia. Kementerian Luar Negeri Irlandia bekerjasama dengan otoritas pemerintah Dubai sedang menyelidiki kasus ini.

Uni Emirat Arab masih merahasiakan identitas ketujuh orang pelaku tapi sudah meminta Interpol-jaringan kepolisian dunia-untuk membantu menangkap ketujuh orang tersebut dan mengekstradisi mereka. Sebelumnya, otoritas pemerintahan Uni Emirat Arab juga mengatakan tidak segan-segan untuk memerintahkan penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu jika Netanyahu terbukti terlibat dalam pembunuhan itu.

Dalam laporannya, Irish Herald mengutip keterangan ahli patologi yang menyimpulkan bahwa penyebab utama kematian Mabhuh adalah sesak napas. Pelaku pembunuhan diduga membekap Mabhuh dengan bantal yang ditemukan di dekat jenazahnya. Di bantal tersebut terdapat ceceran darah.

Al-Madbouh, komandan senior Hamas ditemukan tewas di hotel tempatnya menginap pada 20 Januari 2010. Hamas menuding Israel sebagai pelaku pembunuhan itu tapi Israel membantah dan mengatakan bahwa Al-Mabhuh bisa saja dibunuh oleh "kelompok Arab lain" karena tokoh Hamas itu punya banyak musuh.

Kecurigaan bahwa Israel terlibat dalam pembunuhan Al-Mabhuh cukup beralasan karena selama ini Israel menempatkan Al-Mabhuh sebagai salah satu "sasaran"nya atas tuduhan penculikan dan pembunuhan dua prajurit Israel yang terjadi pada tahun 1989. Israel juga menuding Al-Mabhuh sebagai "penyelundup senjata" dan Mabhuh berada di Dubai untuk keperluan penyelundupan senjata dari Iran ke Jalur Gaza.

Al-Mabhuh sendiri pernah beberapa kali mengalami percobaan pembunuhan tapi berhasil lolos. Menurut seorang kerabatnya, Al-Mabuh pernah sempat dilarikan ke rumah sakit karena diduga diracun oleh orang yang ingin membunuhnya. Tokoh Hamas yang ikut membidani lahirnya Brigadi Izzudin Al-Qassam-sayap militer Hamas-itu dimakamkan di Damaskus, ibukota Suriah, tempat ia tinggal bersama keluarganya selama 20 tahun hingga akhir hayatnya. (ln/imemc)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang