Gaza Bakal "Gelap" Lagi, Adakah yang Peduli?

Selasa, 26/01/2010 13:47 WIB | Arsip | Cetak

Satu-satunya pembangkit listrik di Gaza akan berhenti beroperasi pekan ini karena ketiadaan bahan bakar. Direktur Pembangkit Listrik di Gaza, Rafeeq Maliha menyerukan otoritas Palestina untuk segera menyediakan suplai bahan bakar kondisi warga Gaza yang sudah terpuruk tidak makin memburuk karena tidak adanya sumber listrik.

Menurut Maliha, keputusan Uni Eropa menghentikan pembelian bahan bakar untuk pembangkit listrik di Gaza menyebabkan satu-satunya pembangkit listrik di Gaza itu terancam berhenti beroperasi. Wakil Presiden Otoritas Energi Palestina, Imad Canaan mengakui, sejak Uni Eropa menghentikan bantuannya, pihaknya tidak mampu menyediakan sumber energi yang mampu melayani seluruh warga Gaza yang jumlahnya sekitar 1,5 juta jiwa.

"Blokade Israel dan penghentian bantuan oleh Uni Eropa menyebabkan tenaga listrik yang dihasilkan berkurang 50 persen," kata Canaan.

Sementara itu, Wakil Deputi Otoritas Energi Palestina, Kenan Obeid menyerukan negara-negara Arab untuk memberikan bantuan pada warga Gaza yang makin kesulitan mendapatkan sumber energi listrik. Padahal di Gaza terdapat fasilitas-fasilitas umum, terutama rumah-rumah sakit yang membutuhkan pasokan listrik yang cukup untuk menolong para pasien.

Pembangkit listrik di Gaza sering menjadi target serangan tentara Israel, terutama dalam agresi brutal Israel tahun 2008. Akibat rusaknya pembangkit tenaga listrik dan terbatasnya pasokan listrik, sebagian warga Gaza hidup tanpa listrik. Kondisi mereka makin parah oleh blokade Israel yang melarang masuk semua bahan kebutuhan dasar, termasuk bahan bakar untuk pembangkit tenaga listrik di Gaza. (ln/imemc/pic)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang