Hamas: Agen Mossad Masuk Gaza Lewat Konvoi Bantuan Kemanusiaan

Kamis, 22/07/2010 09:49 WIB | Arsip | Cetak

Seorang pejabat keamanan gerakan perlawanan Islam Hamas Palestina mengungkapkan bahwa agen intelijen Israel (Mossad) masuk ke Gaza bersama dengan konvoi bantuan kemanusiaan.

Khalid al-Issa pejabat resmi di Kementerian Dalam Negeri Palestina di Gaza mengatakan: "Mossad membayar untuk bergabung dalam elemen konvoi kemanusiaan yang menuju ke Jalur Gaza dalam solidaritas dengan rakyat kami; dan sejumlah orang dari mereka ditemukan sedang mengumpulkan informasi atas situasi di Gaza dan menulis laporan akurat atas semua yang terkait sektor ini."

Issa seperti dikutip atas pernyataannya oleh Palestine Day mengatakan bahwa Mossad tidak menjalankan misinya di wilayah-wilayah pendudukan, atau secara resmi memasukkan agennya ke jalur Gaza. Israel sebenarnya sudah kehilangan kekuatannya lewat polisi intelijen Shin Bet karena Shin Bet lah yang banyak menjalankan misi di wilayah pendudukan, namun mereka saat ini telah kehilangan banyak 'perantara' mereka di jalur Gaza selama beberapa tahun terakhir.

Issa menekankan bahwa pukulan yang diterima oleh pendudukan telah mendorong mereka untuk meningkatkan upaya merekrut agen dengan menggunakan metode dan teknik modern, termasuk internet dan jaringan mobile seperti Facebook dan Instant Messenger serta lain-lainnya.

Berbicara tentang kampanye yang diluncurkan oleh Departemen Dalam Negeri selama beberapa bulan terakhri yang menyerukan warga Palestina yang menjadi agen Israel, Issa mengatakan bahwa seruan mereka itu telah mencapai hasil positif dalam hal membuka pintu pertobatan kepada sejumlah besar antek Israel.

Issa juga menunjukkan bahwa Israel telah kehilangan kemampuan untuk berkomunikasi dengan agen dan kolaborator mereka setelah penarikan dari Jalur Gaza, setelah terjadi perang Gaza dua tahun yang lalu.

Issa mencatat meskipun Israel telah menempatkan agen-agen mereka dari warga Gaza sendiri selama bertahun-tahun di jalur Gaza, namun mereka sampai sekarang tidak dapat memperoleh informasi keberadaan prajurit Israel Gilad Shalit yang ditahan oleh pejuang Palestina.(fq/imo)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang