Hamas Akan Libatkan Lebih Banyak Perempuan dalam Pemerintahan
Perdana Menteri Palestina dari Hamas, Ismail Haniyah akan menunjuk seorang perempuan sebagai menteri urusan perempuan dalam kabinetnya. Haniyah yang memimpin pemerintahan Palestina di wilayah Gaza mengatakan, pemerintahannya akan memberikan perhatian yang besar terhadap isu-isu perempuan.
"Pemerintah berencana untuk menunjuk sejumlah perempuan untuk menjabat posisi menteri dan mengikutsertakan mereka dalam proses pengambilan keputusan dalam pemerintahan," kata Ismail Haniyah seperti dikutip kantor berita Ma'an dalam pidatonya untuk memberikan penghargaan pada para pekerja perempuan di Kota Gaza.
Ia menambahkan, sebagai pemerintahan nasional yang berdasarkan prinsip-prinsip Islam, pemerintahan Hamas menyerukan agar kaum perempuan lebih melibatkan diri di parlemen, pemerintahan daerah dan kementerian. "Kami bangga dengan peran serta kaum perempuan karena hal itu adalah hak perempuan," tukas Haniyah.
Pidato Haniyah bertepatan dengan peringatan Hari Perempuan Internasional yang jatuh setiap tanggal 8 Maret dan diperingati oleh seluruh pemimpin negara serta organisasi-organisasi internasional. Tema Hari Perempuan Internasional tahun ini masih seputar pengakuan terhadap hak-hak perempuan dan memberikan kesempatan yang luas bagi kaum perempuan untuk berperan serta memecahkan masalah-masalah global. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Brigade Al-Qassam Bantah Hentikan Perlawanan Bersenjata Terhadap Zionis
Rabu, 10/03/2010 09:48 WIB - Israel Ketakutan Terjadinya Intifadhah Ketiga
Selasa, 09/03/2010 12:57 WIB - Jubir Kepresidenan Palestina: Penyerbuan Israel Memicu Perang Agama
Sabtu, 06/03/2010 05:55 WIB - Polisi Israel dan Umat islam Bentrok di Kompleks Al-Aqsha
Sabtu, 06/03/2010 05:34 WIB - Dakwaan Baru Israel terhadap Syaikh Raid Shalah
Jumat, 05/03/2010 14:07 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




