Hamas Desak Presiden Abbas Segera Umumkan Jadwal Pemilu Presiden Baru
.jpg)
Hamas menyatakan tidak akan mengakui Mahmud Abbas sebagai presiden Palestina begitu masa jabatan Abbas berakhir sekitar bulan Januari mendatang. Hamas-mengutip undang-undang yang berlaku di Palestina- menegaskan, begitu masa jabatan Abbas habis, maka yang harus menggantikan Abbas adalah salah satu pimpinan Hamas.
Pernyataan itu disampaikan setelah anggota legislatif Hamas di Kota Ghaza melakukan voting untuk mengeluarkan resolusi tentang hal tersebut. Bagi Fatah, resolusi yang dikeluarkan Hamas dianggap sebagai sabotase atas upaya rekonsiliasi antara Hamas dan Fatah yang dimediasi negara Mesir.
Menurut undang-undang Palestina, pemilu presiden dan parlemen dilakukan setiap empat tahun sekali. Namun ada celah dalam undang-undang tersebut yang memungkinkan Abbas memperpanjang masa jabatannya jika dianggap perlu "untuk kepentingan nasional."
Dalam voting yang digelar hari Senin (6/10) Hamas menyatakan akan menempatkan deputi wakil ketua parlemen, Ahmad Bahar sebagai pengganti Abbas sementara, jika Abbas tidak juga mengumumkan tentang pemilu presiden yang baru sampai hari Rabu (8/10).
Sementara itu, kepala biro politik Hamas yang sedang dalam pengasingan di Suriah, Khalid Mishaal mengatakan bahwa negosiasi dengan Israel tentang pembebasan prajurit Israel yang ditawan Hamas, mengalami jalan buntu. Pasalnya, kata Mishaal, juru runding dari pihak Israel selalu mangkir dari kesepakatan-kesepakatan terdahulu yang sudah disetujui bersama. (ln/arb/aljz)
Lainnya (Arsip)
- Pemukim Yahudi di Tepi Barat Serang Petani Palestina
Selasa, 07/10/2008 09:06 WIB - Pemukim Yahudi Terapkan Taktik "Serang Warga Palestina"
Sabtu, 27/09/2008 16:17 WIB - TPF PBB: Israel Lakukan Kejahatan Perang terhadap Warga Palestina
Selasa, 16/09/2008 10:05 WIB - Popularitas Partai Likud Mencuat, Ancaman Bagi Perdamaian di Palestina
Senin, 15/09/2008 16:26 WIB - Mahmud Abbas Ulur Waktu Pemilu di Palestina
Senin, 15/09/2008 11:13 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




