Hamas Desak Uni Eropa Masukkan Israel ke Daftar Negara Teroris
Hamas mendesak negara-negara Uni Eropa untuk memasukan Israel ke dalam daftar "negara teroris" karena sepak terjang Israel mengancam perdamaian dunia.
Hamas dalam pernyataannya menyambut baik sikap negara-negara Uni Eropa yang ikut mengutuk pembunuhan terhadap pimpinan senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhouh dan penyalahagunaan paspor negara mereka oleh para pelaku pembunuhan Al-Mabhouh. Tapi Hamas menyatakan, hanya mengutuk saja tidak cukup dan perlu tindakan yang lebih tegas terhadap Israel yang terindikasi kuat terlibat dalam pembunuhan Al-Mabhouh.
Entitas Zionis Israel, tegas Hamas, harus dinyatakan sebagai negara teroris dan diseret ke pengadilan internasional. "Kami menyerukan Uni Eropa untuk menempatkan entitas Zionis ke dalam daftar negara-negara yang mendukung terorisme yang terorganisir, karena entitas itu merupakan ancaman bagi perdamaian interansional," desak Hamas dalam pernyataannya.
Hamas juga mendesak semua organisasi hak asasi manusia dan organisasi hukum internasional untuk menuntut Israel dan menyeret para pemimpin Israel sebagai teroris dan penjahat perang.
Hamas mengingatkan, jika Israel tidak dituntut dan dibiarkan untuk terus menutupi kejahatannya, dikhawatirkan akan mendorong negara lain melakukan metode yang sama dengan Israel, yang bisa membahayakan keamanan dan kedaulatan negara lain.
Kriteria teroris yang dianut Barat memang masih sumir dan subyektif. Israel yang jelas-jelas berulangkali melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina, oleh Barat tidak pernah dijatuhi sanksi internasional apalagi dimasukkan ke dalam negara teroris. Sementara Hamas yang memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina dan melakukan perlawanan terhadap penjajahan Israel di Palestina, oleh Barat malah disebut teroris. (ln/PIC)
Lainnya (Arsip)
- Warga Palestina di Hebron Protes Pencaplokan Masjid Ibrahimi oleh Israel
Selasa, 23/02/2010 08:32 WIB - Masjid Nabi Ibrahim dan Masjid Bilal bin Rabbah Resmi Diyahudisasi Israel
Senin, 22/02/2010 17:42 WIB - Syaikh Tamimi: Netanyahu Deklarasikan Perang Terhadap Tempat Suci Umat Islam
Senin, 22/02/2010 10:30 WIB - Dipaksa Sujud, Anak Palestina Katakan "Haram Sujud Selain Kepada Allah!"
Minggu, 21/02/2010 10:08 WIB - Dua Warga Palestina Ditembak Pasukan Israel di Tepi Barat
Minggu, 21/02/2010 10:05 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




