Hamas Desak Uni Eropa Masukkan Israel ke Daftar Negara Teroris

Selasa, 23/02/2010 12:28 WIB | Arsip | Cetak

Hamas mendesak negara-negara Uni Eropa untuk memasukan Israel ke dalam daftar "negara teroris" karena sepak terjang Israel mengancam perdamaian dunia.

Hamas dalam pernyataannya menyambut baik sikap negara-negara Uni Eropa yang ikut mengutuk pembunuhan terhadap pimpinan senior Hamas, Mahmoud Al-Mabhouh dan penyalahagunaan paspor negara mereka oleh para pelaku pembunuhan Al-Mabhouh. Tapi Hamas menyatakan, hanya mengutuk saja tidak cukup dan perlu tindakan yang lebih tegas terhadap Israel yang terindikasi kuat terlibat dalam pembunuhan Al-Mabhouh.

Entitas Zionis Israel, tegas Hamas, harus dinyatakan sebagai negara teroris dan diseret ke pengadilan internasional. "Kami menyerukan Uni Eropa untuk menempatkan entitas Zionis ke dalam daftar negara-negara yang mendukung terorisme yang terorganisir, karena entitas itu merupakan ancaman bagi perdamaian interansional," desak Hamas dalam pernyataannya.

Hamas juga mendesak semua organisasi hak asasi manusia dan organisasi hukum internasional untuk menuntut Israel dan menyeret para pemimpin Israel sebagai teroris dan penjahat perang.

Hamas mengingatkan, jika Israel tidak dituntut dan dibiarkan untuk terus menutupi kejahatannya, dikhawatirkan akan mendorong negara lain melakukan metode yang sama dengan Israel, yang bisa membahayakan keamanan dan kedaulatan negara lain.

Kriteria teroris yang dianut Barat memang masih sumir dan subyektif. Israel yang jelas-jelas berulangkali melakukan kejahatan kemanusiaan terhadap rakyat Palestina, oleh Barat tidak pernah dijatuhi sanksi internasional apalagi dimasukkan ke dalam negara teroris. Sementara Hamas yang memperjuangkan kemerdekaan negara Palestina dan melakukan perlawanan terhadap penjajahan Israel di Palestina, oleh Barat malah disebut teroris. (ln/PIC)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang