Hamas: Dunia Internasional Cuma Peduli Pada Shalit
.jpg)
Anggota legislatif dari Hamas, Hatim Qufaisheh mengkritik sikap dunia internasional yang menuntut agar Hamas membebaskan Gilad Shalit, prajurit Israel yang tertangkap pejuang Palestina pada tahun 2006 dan kini berada dalam tawanan Hamas.
Qufaisheh menilai masyarakat internasional hanya peduli pada satu orang Israel yang ditawan pejuang Palestina, tapi tidak pernah peduli dengan nasib ribuan warga Palestina yang berada di penjara-penjara Israel.
Shalit dalam kondisi aman dalam tawanan Hamas, berbeda dengan kondisi ribuan rakyat Palestina yang berada di dalam penjara-penjara Zionis. Mereka mengalami penyiksaan dan pelecehan yang dilakukan para sipir penjara Israel.
"Pejabat dan otoritas penjara Israel banyak melakukan pelanggaran norma dan hukum internasional tentang perlindungan terhadap hak-hak para tahanan," tukas Qufaisheh.
Hamas menetapkan persyaratan bagi pembebasan Shalit, yaitu pembebasan lebih dari 1.000 warga Palestina dari penjara-penjara Israel, termasuk 450 tahanan Palestina yang sudah mendekam selama bertahun-tahun di dalam penjara Zionis.
Saat ini, terdapat lebih dari 11.500 warga Palestina termasuk kaum perempuan dan anak-anak di sejumlah penjara Israel. Mereka kebanyakan adalah korban penangkapan semena-mena yang dilakukan tentara-tentara Zionis. (ln/prtv)
Lainnya (Arsip)
- Teroris Yahudi Mengaku Utusan Allah Yang Bertujuan Bunuh Warga Palestina
Selasa, 03/11/2009 08:51 WIB - Zionis Bangun Tembok Rasis di Perbatasan Mesir
Sabtu, 31/10/2009 08:20 WIB - Aparat Keamanan Israel : Menangkap Sheikh Salah
Jumat, 30/10/2009 15:48 WIB - Menipu dan Berdusta, Taktik Zionis Menutupi Kejahatan Perang Israel
Jumat, 30/10/2009 11:16 WIB - Hamas Dilarang Ikut Pemilu 2010, Hamas Memboikot
Kamis, 29/10/2009 06:21 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




