Hamas Kaji Tawaran Carter

Jumat, 26/06/2009 16:32 WIB | Arsip | Cetak

Tokoh Hamas Mushir al-Masri menyatakan Hamas sudah menerima surat dari mantan presiden AS Jimmy Carter yang berisi inisiatif Carter untuk menjembatani dialog antara AS dan gerakan Hamas di Palestina. Menurut Masri, Hamas sedang mempelajari tawaran inisiatif Carter yang pekan kemarin berkunjung ke Gaza.

Seorang sumber Hamas mengatakan, insiatif itu berupa sejumlah cara alternatif untuk mempercepat dialog sudah diupayakan Tim Kwartet selama ini. Tim Kwartet adalah tim mediator Israel-Palestina terdiri dari AS, Rusia, PBB dan Uni Eropa. Tim ini meminta Hamas untuk menerima inisiatif Arab dan kesepakatan Peta Jalan Damai untuk perdamaian Israel-Palestina. Dalam inisiatif Arab, negara-negara Arab menyatakan akan mengakui Israel asalkan Israel mundur ke garis perbatasan tahun 1967, termasuk dari Tepi Barat dan Yerusalem.

Inisiatif untuk mempercepat dialog AS-Hamas, sebenarnya sudah diajukan Carter sejak ia berkunjung ke Suriah dan bertemu dengan Kepala Biro Politik Hamas, Khaled Meshaal. Namun Masri yang hadir dalam pertemuan antara Carter dan Perdana Menteri Palestina dari Hamas, Ismail Haniyah kemarin mengatakan, Hamas sedang mengkaji tawaran Carter. Hal yang penting bagi Hamas, inisiatif itu tidak merugikan hak-hak rakyat Palestina.

"Carter mengatakan bahwa presiden Amerika ingin menerabas upaya yang dilakukan tim kwartet, tapi Hamas harus mengajukan usulan juga yang bisa diterima," kata Yahya Moussa, salah seorang pimpinan senior Hamas.

Ia menambahkan, para pimpinan Hamas telah menegaskan pada Carter bahwa Hamas tetap pada sikapnya yang dideklarasikan dalam Dokumen Kesepakatan Nasional tahun 2006 tentang negara Palestina merdeka dan dipulihkannya hak kembali para pengungsi Palestina dan tidak disebutkan bahwa Hamas akan mengakui Israel.

Pada Carter, Hamas juga menyatakan bahwa pihaknya tidak ada masalah untuk berdialog dengan pemerintahan Obama, jika AS mau melakukan dialog dengan menghormati pilihan demokratis rakyat Palestina. (ln/iol)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang