Hamas Kecam Acara Peragaan Busana yang Disponsori Otoritas Palestina

Kamis, 24/06/2010 17:27 WIB | Arsip | Cetak

Faksi-faksi pejuang di Palestina termasuk Hamas mengecam acara peragaan busana untuk remaja putri Palestina yang disponsori oleh pemerintahan Otoritas Palestina. Acara tersebut digelar di kota Beit Sahour--kota yang didominasi komunitas Kristen-dekat Bethlehem pekan ini.

Pimpinan Hamas di Tepi Barat, Syaikh Hamid Bittawi menyebut acara itu "tidak bermoral" dan melanggar nilai-nilai dan syariat Islam. Ia juga mengatakan, peragaan busana tidak pantas digelar di wilayah yang penduduknya masih berada dalam kungkungan penjajahan rezim Zionis Israel, di saat sekitar 12.000 warga Palestina masih mendekam di penjara-penjara Israel dan di atas pengorbanan puluhan ribu syuhada yang gugur oleh kekejaman Israel.

Lebih dari itu, tukas Bittawi, peragaan busana oleh perempuan termasuk dosa besar dalam Islam. Ia mengecam keras Otoritas Palestina yang telah mengizinkan terselenggaranya acara itu bahkan mensponsorinya. Sejumlah menteri Otoritas Palestina, seperti Menteri Pariwisata Kholoud Daibes, Menteri Sosial Majeda Al-Masri dan walikota Bethlehem Victor Batarseh, hadir dalam acara peragaan busana itu.

Sejumlah pejabat Hamas lainnya, menuding Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Salam Fayyad tengah menyebarkan "perusakan moral" lewat pagelaran busana itu. Apalagi acara itu dilakukan ditengah kecemasan warga Palestina di Tepi Barat yang sedang menghadapi ancaman penggusuran rumah-rumah mereka oleh rezim Israel.

Bukan sekali ini Otoritas Palestina menggelar acara-acara kontroversial. Tahun lalu, Otoritas Palestina membatalkan kontes putri kecantikan yang rencananya digelar di kota Ramallah karena menuai protes dari Hamas dan mayoritas rakyat Palestina. Sekitar 60 kontestan, kebanyakan warga Arab Israel, sudah tercatat akan ikut acara tersebut.

Sejumlah warga Palestina di Gaza ikut mengecam penyelenggaraan peragaan busana itu. "Kaum Muslimin dan Kristiani di Tepi Barat tak tahu malu. Di Gaza, kami mengorbankan putra-putra terbaik kami untuk melawan Israel, sementara anak-anak perempuan kalian dibiarkan tampil dengan gaya yang memalukan," kecam seorang warga Gaza. (ln/JP)

Lainnya (Arsip)

blog comments powered by Disqus

Berita Palestina

Terkait


Education Corner

Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …


Badan Wakaf Al-Quran

Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali

Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…


Aksi Cepat Tanggap

Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan

Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban.   Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…


Layanan Kesehatan Cuma-Cuma

LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang

BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…


BSM Kembali Menjadi Sponsor Tunggal IBF 2012
Bank Syariah Mandiri (BSM) yang baru saja mendapatkan predikat Bank Syariah Terpopuler versi Marketeers dan Markplus Insight, kembali memberikan komitmen dan dukungan penuh un...

BRI Syariah Raih Top Brand Bank Syariah
PT Bank BRI Syariah menerima penghargaan Top Brand dalam kategori Sharia Banking dari Majalah Marketing. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Budi Wisakseno, Direktur Kepatuh...

BSM Menerima Trophy pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kiri) menerima trophy dari Chief Operating Officer MarkPlus Michael Hermawan, pada acara Indonesia Brand Champion Award 2012, di Jakar...

BSM mendapatkan 2 Penghargaan sekaligus
Direktur Bank Syariah Mandiri Sugiharto (kedua dari kanan) berbincang dengan Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono (kanan) berbincang bersama Michael  Hermawan (kedua dari k...


Peluang