Hamas Kritik Hasil Pertemuan Liga Arab di Qatar

Hamas mengkritik hasil pertemuan tingkat tinggi Liga Arab yang berlangsung selama dua hari di ibukota negara Qatar, Doha. Hamas menilai pertemuan itu tidak menghasilkan langkah-langkah praktis dan gagal mengemban amanat untuk mengakhiri penderitaan rakyat Palestina dibawah penjajahan Israel.
Pimpinan Hamas, Fawzi Barhoum dalam pernyataannya mengatakan bahwa pernyataan final hasil pertemuan tingkat tinggi Liga Arab "lemah, kurang serius dan tidak membawa angin baru bagi rakyat Palestina." Pertemuan itu, kata Barhoum, juga tidak mengedepankan aspirasi-aspirasi rakyat Palestina yang paling mendasar, yang menginginkan agar Liga Arab lebih berperan untuk menghentikan penjajahan, perusakan dan pembunuhan di tanah Palestina.
"Rakyat Palestina berharap pertemuan itu menghasilkan langkah yang pro aktif untuk melindungi rakyat dan tempat-tempat suci di Palestina serta memberi dukungan penuh pada perjuangan Palestina. Kami berharap Liga Arab bisa mengakhiri blokade Israel, dengan tindakan bukan cuma dengan kata-kata," ujar Barhoum.
Tapi, lanjutnya, pertemuan Liga Arab di Qatar yang berakhir hari Senin malam ternyata sama saja dengan pertemuan Liga Arab sebelumnya. Para pemimpin Arab tidak mampu membuat mekanisme yang jitu untuk mengakhiri blokade dan memaksa Israel mengakui legimitasi hak-hak bangsa Palestina. (ln/IMEMC)
Lainnya (Arsip)
- Hamas : Shalit Akan Ditahan Lebih Lama
Selasa, 31/03/2009 10:25 WIB - Beginilah Roket Al Qossam Dibuat
Selasa, 31/03/2009 09:34 WIB - Warga Palestina Peringati 'Hari Tanah Air'
Senin, 30/03/2009 16:01 WIB - Brigade Al-Qassam : Kami Akan Tangkap Lebih Banyak Lagi Prajurit Israel
Senin, 30/03/2009 08:35 WIB - Pertama Kalinya Haniyah Muncul di Depan Publik Gaza
Sabtu, 28/03/2009 14:12 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




