Hamas: Obama Mengabaikan Hak Hidup Palestina
Kunjungan presiden AS Barack Obama ke Mesir, pekan lalu dinilai oleh Hamas sebagai sesuatu yang penuh dengan kontradiksi. “Memang, pidato Obama tampaknya berusaha untuk mengubah imej AS, namun penuh kontradiksi,” begitu diungkapkan oleh Fawzi Barhum. “Pidato itu menunjukan kebijakan yang tak seimbang, strategi praktis yang lebih mendukung Israel.”
Barhum menambahkan bahwa Obama yang menyebutkan dukungannya kepada Hamas namun sama sekali tak menyebutkan tentang isolasi dan juga tidak menghargai keberadaan Hamas. “Obama tampaknya kebingungan menggambarkan perlawanan rakyat Palestina, dan juga menyebut perlawanan Hamas sebagai kekerasan. Dia sama sekali tidak membicarakan Holocaus sebenarnya dan juga kejahatan perang yang dilakukan oleh Israel selama ini.” Ujar Barhum.
Dalam pidato itu, Obama juga meminta Hamas untuk mengakui Israel, sesuatu yang mustahil dilakukan oleh Hamas, karena itu berarti mengakui penjajahan Israel atas Palestina. Bukan hanya pada Hamas, Obama juga bersikeras agar Negara-negara Arab menjalin hubungan yang normal dengan Israel selain juga membantunya. Menurut Barhum, jika itu dilakukan, maka negara-negara Arab sama saja dengan membenarkan penjajahan Israel pula.
Ofisial Hamas menyimpulkan bahwa “Kami perhatikan bahwa pidato Obama mengabaikan hak hidup Palestina untuk kembali ke tanah air kami, bahkan ketika hal itu jelas-jelas dibenarkan oleh hokum internasional.” (sa/imr)
Lainnya (Arsip)
- Hillary Bantah Bush Pernah Ijinkan Perluasan Pemukiman Yahudi
Sabtu, 06/06/2009 10:01 WIB - Al-Qassam : Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Sama Dengan Pasukan Zionis
Jumat, 05/06/2009 09:25 WIB - Khaled Misyal: Obama Tak Membawa Terobosan Apapun
Jumat, 05/06/2009 06:08 WIB - Beda Israel Dengan Negara Lain
Kamis, 04/06/2009 15:55 WIB - Otoritas Palestina Larang Anggota Parlemen Hamas Masuk ke Qalqilya
Kamis, 04/06/2009 13:32 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




