Haniya Memperingatkan Dampak Pernyataan Perang Ashakenazi
Pemerintah Palestina yang dipimpin Perdana Menteri Ismail Haniyah memperingatkan dampak dari pernyataan Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, Letjen AShakanezi, yang mengancam akan menyerang kembali Gaza. Pernyataan itu disampaikan oleh Haniyah saat memimpin rapagt kabinet, Rabo kemarin di kota Gaza.
Haniyah menyerukan kepada masyarakat internasional untuk menghukum Israel yang telah melakukan banyak kejahatan di Gaza. Pemerintah Haniyah juga mengutuk pernyataan Menlu AS, Hallary Clinton, yang mendukung pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat dan Yerusalem. Hallary tidak mampu menghentikan langkah-langkah Israel yang mengusir penduduk Arab, dan membiarkan Israel mengambil tanah milik warga Arab, yang kemudian di bangun pemukiman Yahudi.
Brigade Al-Qassam yang menjadi sayap militer Hamas menghadapi ancaman Ashkanezi itu, mereka terus meningkatkan kemampuan militernya. Sekarang Brigade Al-Qassam telah mampu menciptakan roket yang menjangkau Tel Aviv. Sementara itu Brigade Abu Ubaidah menyatakan, menanggapi pernyataan perang dari Ashkanezi itu hanya menunjukkan ketakukan Israel, dan mereka gagal mengalahkan Hamas perang di bulan Januari lalu.
Ashkanezi yang berpidato di hadapan para perwira angkatan darat, menyatakan agar tentara Israel tidak merasa bersalah yang sudah melakukan kejahatan perang terhadap anak-anak, wanita dan orang tua Palestina. Seperti yang laporkan oleh Goldstone. (m/pic)
Lainnya (Arsip)
- Juru Runding Palestina: Abbas Harus Batalkan Opsi Solusi Dua Negara
Kamis, 05/11/2009 14:23 WIB - Untuk Hormati Goldstone, Namanya Dibordir di Keffiyeh Palestina
Kamis, 05/11/2009 12:13 WIB - "Demi Keadilan, Kami Akan Seret Israel ke Pengadilan Internasional"
Kamis, 05/11/2009 10:10 WIB - Israel : Roket Hamas Bisa Capai Tel Aviv
Kamis, 05/11/2009 08:02 WIB - Militer Israel : Kami Siap Untuk Menghancurkan Gaza Lagi
Rabu, 04/11/2009 16:35 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




