Hizbut Tahrir Palestina Kecam Rezim Mesir

Hizbut Tahrir Palestina, mengutuk dengan keras rezim Mesir pasca tewasnya empat warga Palestina di dalam terowongan di perbatasan dengan Gaza, yang di duga kuat dilakukan oleh militer Mesir.
Ibrahim Syarif, anggota Biro Informasi Hizbut Tahrir Palestina dalam pernyataan persnya pada hari Kamis kemarin (29/4) mengatakan: "Rezim Mesir telah kelewat batas melakukan pengkhianatan, masih terasa sakit di tubuh kita karena Palestina dan Al-Aqsha di nodai oleh orang-orang Yahudi, Kairo malah menyatakan perang mereka terhadap Gaza dan kemudian berusaha menuai perang ini dengan berpihak kepada penjajah Yahudi, dengan mengorbankan darah kaum muslimin, belumkah cukup bagi mereka pengepungan dan pembuatan tembok baja, apakah mereka tidak takut kepada Allah? apa mereka tidak malu menjadi budak Yahudi?"
Syarif itu mengatakan bahwa pemerintah Mesir, telah melakukan pemboman terowongan berkali-kali dan membunuh lusinan pekerja yang mempertaruhkan hidup mereka untuk memulihkan mata pencaharian mereka, dan terakhir 4 korban tewas dalam pemboman sebuah terowongan pada Rabu lalu (28/4).
"Rezim Mesir bertindak sebagai agen Yahudi dan pemerintah Amerika tidak melihat hal itu mereka hanya mengirim utusan untuk mengembalikan orang mati dan tawanan orang Yahudi, atau mencari cara untuk menerapkan visi AS dan memberikan tekanan pada gerakan Hamas untuk menerima kondisi persetujuan Quartet secara eksplisit dengan memperketat embargo," tambahnya.(fq/pic)
Lainnya (Arsip)
- Antisipasi Serangan Israel, Sebagian Wanita Gaza Berlatih Militer
Jumat, 30/04/2010 07:36 WIB - Gila, Jip Militer Israel Gilas 2 Bocah Palestina Hingga Mati
Kamis, 29/04/2010 15:09 WIB - Otoritas Palestina Serukan "Boikot" Operator Selular Israel
Kamis, 29/04/2010 14:13 WIB - Berebut Apa, Abbas-Fayyad?
Kamis, 29/04/2010 07:11 WIB - Polisi Mesir Ledakan Terowongan Gaza, Empat Orang Tewas
Kamis, 29/04/2010 06:51 WIB
Berita Palestina
Terkait
Education Corner
Susah Sekolah, Susah Bangun, Mudah Tersinggung
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Bu anak laki-laki saya sekolahnya senin-kamis, 2 hari sekolah terus gak masuk, terkadang rajin, namun tiba-tiba tanpa sebab tidak mau berangkat sekolah …
Badan Wakaf Al-Quran
Wajah Calon Ustadz itu Berseri Kembali
Wajah Umar Faruk (13 tahun) siswa kelas satu SMP Ponpes Panatagama, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, kini berseri-seri dan tidak nampak murung lagi, setelah mendapatkan bantuan biaya pendidikan I…
Aksi Cepat Tanggap
Aksi Relawan Medis di Kampung Bandan
Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman padat Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara sudah hampir sebulan berlalu. Namun, akibatnya masih dirasakan para korban. Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersam…
Layanan Kesehatan Cuma-Cuma
LKC Bantu Korban Banjir Pandeglang
BANTEN – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa menurunkan tim aksi tanggap bencana (Sigab) terdiri dari tim medis dan penunjang untuk membantu korban banjir Pandeglang, Banten. Tim b…




